[ Contoh ] Analisis Program Marketing Public Relations (MPR) - Art Hotel - Dunia Public Relations

Terbaru

Thursday, November 8, 2018

[ Contoh ] Analisis Program Marketing Public Relations (MPR) - Art Hotel

[ CONTOH ] ANALISIS PROGRAM MARKETING PUBLIC RELATIONS [MPR]
ART HOTEL

Berikut ini adalah sebuah Analisis Program Marketing Public Relations dari Art Hote yang dikirim oleh Nabiilah Syafira Aziz. Semoga dapat menjadi refrensi teman - teman semua dalam mengerjakan tugas kuliah terutama mata kuliah Marketing Public Relations

BAB I
PENDAHULUAN


1.1. Latar Belakang Perusahaan

Artotel berasal dari kata “art” dan “hotel” yang merupakan hotel dengan desain yang terinspirasi dari seni yang menampilkan karya asli dari ART oleh seniman lokal berbakat yang muncul dengan cara yang kreatif. Sama seperti “art” yang tidak pernah sama, setiap Artotel disesuaikan dan dirancang secara individual berdasarkan lokasi dan lingkungannya, serta gaya hidup lokal, perilaku target pasar, dan preferensi pemilik.

Dengan pengalaman berbeda yang ditawarkan Artotel di masing-masing properti, konsep ini sangat cocok untuk kalangan millennial travellers yang bosan dengan gaya yang biasa, namun mencari lingkungan yang santai dan sederhana, bergaya serta mencari hotel modern nyaman namun dengan harga yang terjangkau juga dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka terpenuhi di luar standar yaitu tempat tidur yang nyaman hingga akses internet berkecepatan tinggi gratis.

Artotel Thamrin - Jakarta
  • Alamat : Plaza Bank Index 7th Fl, Jl M.H. Thamrin No.57, RT 9/RW 5,
  • Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat
  • Email : happening.thamrin@artotelindonesia.com
  • Mobile : 0816 1610 555 / Phone : 021 3192 5888

Baca : Contoh Program marketing Public Relations - Lomba Mendesain Baju

Berikut adalah foto dari Artotel :

Gambar 1.1. Dining Room 


Gambar 1.2. Swimming Pool 


1.2.Informasi Tentang Jasa

Artotel merupakan sebuah hotel dengan mengusung konsep hotel butik yang sangat mengedepankan sisi seni. Mulai dari lukisan yang tergantung di dinding, grafiti, hingga patung tiga dimensi. Lobi hotel pun difungsikan sebagai galeri rotasi yang menyuguhkan suasana dan pengalaman yang berbeda bagi tamu setiap bulan. Tidak hanya itu, pada sudut-sudut hotel, area publiknya, hingga kamar tamu pun didesain artistik dengan mengusung konsep seni rupa kontemporer.

Ada pun jasa yang disediakan oleh Artotel, yakni:

1. Akomodasi

  • Kamar studio ukuran 20 tanpa breakfast.
  • Kamar studio ukuran 25 dengan breakfast.
  • Kamar studio ukuran 40 dengan breakfast.


2. Kuliner

  • Restaurant of Contemporary Art (ROCA)
    Buka setiap hari dan menyediakan menu-menu modern dan juga masakan lokal.
  • Bar at the Roof Top (BART)
    Berada di lantai ke-7 dengan dominasi warna hitam putih serta tempat yang luas. Buka pukul 17:00 – 01:00 WIB.


3. Akses Transportasi

  • Jasa antar jemput.
  • Transportasi khusus dari bandara.
  • Fasilitas bebas parkir atau valet parking.
  • Jasa persewaan sepeda (dolandolen.com).


BAB II
PEMBAHASAN


2.1. Latar Belakang (Analisis Situasi)

Seni menjadi sesuatu yang sangat digemari banyak orang, dimana individu secara sadar menjadikan seni sebagai wadah berekspresi untuk pencipta seni itu sendiri atau pun untuk penikmat seni. Kini, kebutuhan seni pun mulai berkembang serta merambah masuk ke dunia fashion dan gaya hidup anak muda.

Eri yang merupakan CEO Artotel Indonesia bersama sang kakak, Christine Radjimin, membesut Artotel di bawah payung PT Altar Filadelfia. Tangan dingin keduanya mengantarkan Artotel sebagai pelopor hotel dengan konsep seni kontemporer pertama di Indonesia dengan target pasarnya yakni wisatawan milenial yang bosan dengan hal-hal yang biasa dan mencari lingkungan yang santai dan sederhana, serta para pengusaha yang mencari kenyamanan modern dari hotel yang value for money.

Pada tahun 2017 Artotel mendiversifikasi bisnisnya di bawah Grup Artotel menjadi tiga lini bisnis utama, yaitu hospitality, event management, dan curated merchandise. Di hospitality, ada Artotel dan Bobotel, serta makanan dan minuman (F&B). Di event management, ada Art Project Series, penyelenggara pameran seni dan penyedia jasa desain seni bagi hotel atau kantor. Di curated merchandise, ada Art Of Life yang menjual merchandise barang-barang seni, e-commerce, online, dan lain-lain.

Kini, pertumbuhan Artotel hampir 100%. Tahun lalu, ada lima hotel, tahun ini menjadi delapan hotel. Untuk market penetration index-nya, Artotel berada di atas para kompetitor. Artinya, Artotel memimpin pasar. Tidak hanya itu, untuk menggaet pasar baru pun Artotel juga menyasar korporasi dan pemerintahan, seperti membuka melalui travel agent, baik online maupun offline juga frequent individual travellers atau FIT.

Strategi ini dilakukan karena kini model hotel budget mulai menurun, dan tamu lebih memilih ke hotel butik atau townhouse. Makin lama, tamu pun makin bisa mengefisienkan cara kerja sehingga harga jual kamarnya menjadi tidak terlalu mahal tetapi estetika interior dan pelayanannya tetap bagus. Tidak hanya itu, pengaruh hotel butik terhadap peningkatan pariwisata juga bagus karena pasarnya rata-rata individual, bukan grup (swa.co.id).

2.2. Tujuan

2.2.1. Program Bisnis
Tujuan dari program yang dilakukan yakni untuk mempromosikan bahwa seni kontemporer Indonesia sudah sangat bagus dan sebagai warga Indonesia harus bangga dengan hal ini (beritasatu.com).

2.2.2. Hubungan Masyarakat
Tujuan untuk hubungan masyarakat yakni meningkatkan brand awareness bahwa Artotel adalah hotel butik dengan konsep seni kontemporer sehingga pengalaman yang didapat pun sangat berbeda dari hotel lainnya (marketeers.com).

2.3. Target Sasaran

2.3.1. Geografi
  • Wilayah Indonesia.


2.3.2. Demografi :
  • Unisex (Perempuan dan Laki-Laki).
  • Usia diatas 20 tahun.
  • Kelompok SES menengah keatas.


2.3.3. Psikografi :
  • Wisatawan milenial yang bosan dengan hal yang biasa.
  • Wisatawan yang mencari lingkungan santai.
  • Para pengusaha yang mencari kenyamanan modern dari hotel yang value for money.

Baca : Contoh Riset Humas terkait Program Marketing Public Relations di Perusahaan

2.4. Pesan Kunci

Pesan kunci adalah payung dari isi pesan yang ingin disampaikan kepada publik dan juga untuk menjembatani maksud dan tujuan kepada publik (freecybers.com). Pada Artotel, Artotel pun ingin mengenalkan seni kontemporer Indonesia yang kini sudah sangat bagus dan mempromosikan seni kontemporer Indonesia melalui kamar tamu yang didesain artistik dengan mengusung konsep seni rupa kontemporer serta pelayanan yang bagus.

Tidak hanya itu, target yang dibidik pun merupakan wisatawan milenial yang bosan dengan hal-hal yang biasa dan mencari lingkungan santai dan sederhana, serta para pengusaha yang mencari kenyamanan modern dari hotel yang value for money.

Jadi pesan kunci yang disampaikan adalah “Seni Kontemporer pada Hotel Butik” yang mengartikan bahwa Artotel memberikan pengalaman kepada tamu dengan kamar tamu yang didesain artistik berupa seni kontemporer dan pelayanan yang bagus. Tentu hal ini sangat berbeda dengan hotel lain karena startegi ini dilakukan mengingat kini model hotel budget mulai menurun dan banyak tamu yang lebih memilih ke hotel butik atau townhouse.

2.5. Media

Media merupakan alat yang paling efektif dalam memberikan edukasi atau menyebarkan informasi mengenai jasa yang diberikan Artotel secara cepat kepada para tamu. Berikut adalah media yang menulis tentang Artotel untuk rencana marketing adalah :

1. Online Media
Dalam online media, banyak sekali jurnalis yang menulis tentang Artotel dan tulisannya menghasilkan persepsi positif untuk Artotel. Tentunya Artotel sangat berterimakasih kepada para jurnalis atas hal tersebut. Adapun daftar online media yang membahas tentang Artotel yakni :

  • Swa.co.id
  • VenueMagz.com
  • Thejakartapost.com
  • Kompas.com
  • Marketeers.com
  • Liputan6.com
  • Beritasatu.com
  • Merdeka.com
  • Brilio.net
  • Male.co.id
  • Tribunnews.com
  • Casaindonesia.com
  • Cnnindonesia.com
  • Idntimes.com
  • Kumparan.com
  • Indopos.co.id
  • Dream.co.id
  • Gogirl.id
  • Kontan.co.id
  • Kapanlagi.com
  • Koran-jakarta.com
  • Bisnis.com


2. Website
Website merupakan media yang dapat menyebarkan informasi dengan cepat kepada khalayak sasaran yang tentunya low budget. Adapun nama domain dari website Artotel yakni artotelindonesia.com.

3. Social Media
Social Media merupakan media yang kegunaannya hampir mirip dengan website. Namun pada social media, memiliki keunggulan yakni potensi viral. Adapun daftar dari social media milik Artotel yakni :

  • Facebook : Artotel Group
  • Instagram : @artotel
  • Twitter : @artotel
  • LinkedIn : ARTOTEL group
  • Pinterest : Art’Otel


4. Audio Visual
Pada media ini terdiri dari kaset-kaset, file video, dan film-film dokumenter untuk menarik masyarakat yang ingin melihat dan mengetahui apa saja dan bagaimana Artotel menunjukan hubungan terhadap para tamu. Dalam hal ini, Artotel bekerjasama dengan :

  • Net Lifestyle
  • Darbotz Production
  • RIM TV Indonesia
  • HI Plus Media
  • PWO Studios


5. House Journal
Dalam rencana marketing, tentu Artotel juga membuat semacam jurnal dalam pelayanan sehari-hari supaya dapat memberikan suatu kesan bagi para tamu yang baru berkunjung ke Artotel. Ada pun house journal Artotel yang dapat dilihat di youtube dengan link :

  • https://www.youtube.com/channel/UCSIeImO0CZnIhuPJfNPs9eA


2.6. Strategi dan Taktik

Untuk meningkatkan keberhasilan program marketing, Artotel melakukannya dengan startegi yang kontinyu dan tidak menjualnya secara gamblang atau langsung. Adapun startegi yang dilakukan Artotel adalah mengenalkan Artotel yang merupakan hotel butik dengan konsep seni kontemporer Indonesia.

Menurut Rosady Ruslan didalam bukunya Manajemen Public Relations & Media Komunikasi, strategi seperti ini termasuk kedalam Push Strategy (untuk mendorong) dimana memiliki definisi yakni upaya untuk merangsang (mendorong) pembelian sekaligus dapat memberikan nilai – nilai (added value) atau kepuasan bagi pelanggan (satisfied customer) yang telah menggunakan produk perusahaan (Ruslan 2010:246).

Sedangkan taktik yang dilakukan oleh Artotel adalah dengan mengenalkan seni kontemporer Indonesia melalui kamar tamu yang didesain artistik dengan mengusung konsep seni rupa kontemporer serta pelayanan yang bagus.

2.7. Program

Adapun beberapa program yang dilakukan Artotel untuk kepentingan marketing dan brand awareness yang diambil dari artotelindonesia.com yakni:

  1. Dwellings : 30 April 2015
  2. Fantasia Panorama : 20 Agustus 2015
  3. Plastic Art Exhibition : 4 September 2015
  4. The Cross Over : 16 Oktober 2015
  5. Opposite Attract : 16 Desember 2015
  6. Hello ? : 4 Febuari 2016
  7. Popmart 2016, Mad House : 24 Maret 2016
  8. Colors of Life : 10 Mei 2016
  9. Rise and Grind : 19 Agustus 2016
  10. Hope for Dyslexiart : 1 Desember 2016
  11. Rising Lenght of Light : 9 Desember 2016
  12. The Journey : 13 Januari 2017
  13. Faces of Life :15 Febuari 2017
  14. See Something Strange : 9 Juni 2017
  15. Transforms #3 : 6 September 2017


2.8. Sumber Daya


  1. CEO : Erastus Radjimin
  2. Director : Jonathan Mokalu
  3. Sr. Marketing Communication: Maria Yulia
  4. Manager Marketing Communication: Andri Meilani
  5. Jr. Marketing Communication: Claudia Melani
Artist :
  • Ryan Tandya
  • Oky Rey Montha
  • Darbotz
  • Wisnu Auri
  • Eddie Hara
  • Ykha AmelZ
  • Zaky Arifin

2.9. Evaluasi Program

Berdasarkan analisis dan pilihan strategi bersaing yang telah dilakukan maka evaluasi dari program ini yakni :

1. Strategi bersaing Artotel Indonesia masih efektif dan memiliki peluang besar untuk berkembang dan bersaing walaupun harus menghadapi ancaman bisnis dari pesaing yang sudah ada maupun pesaing lama, hal ini disebabkan karena :

  • Artotel Indonesia memiliki differensiasi sebagai hotel yang mengusung konsep seni rupa kontemporer pertama di Indonesia.
  • Artotel Indonesia mempunyai keunggulan bersaing yang langka dan tidak mudah ditiru.
  • Artotel Indonesia berada pada posisi bersaing yang menguntungkan yang memungkinkan untuk melakukan strategi yang agresif.
  • Artotel Indonesia berada pada posisi market leader sebagai hotel butik dengan konsep seni rupa kontemporer.


2. Artotel Indonesia tepat menerapkan strategi differensiasinya sebagai hotel butik dengan konsep seni rupa kontemporer. Berdasarkan analisis lingkungan eksternal perusahaan dan kondisi internal perusahaan, strategi differensiasi tepat untuk diterapkan.

BAB III
PENUTUP

3.1. Kesimpulan

Berdasarkan pemaparan mengenai analisa program marketing public relations Artotel Indonesia yang telah dipaparkan pada bab sebelumnya, maka dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut :

  1. Marketing Department Artotel Indonesia memiliki tugas pokok untuk menyusun strategi pemasaran supaya tamu tertarik dengan jasa yang ditawarkan. Lingkup pekerjaannya beragam, mulai dari mempersiapkan anggaran biaya pemasaran, melaksanakan strategi pemasaran serta mengantisipasi hambatan dalam kegiatan pemasaran dan menuangkan ide-ide yang akan dituangkan ke tema hotel yang mana Artotel Indonesia adalah hotel yang bergantung pada seni.
  2. Segmentasi pasar di Artotel Indonesia menunjukkan hasil bahwa tingkat kunjungan tamu terbanyak berasal dari turis atau tamu-tamu lokal yang biasanya memang sedang berlibur atau hanya menghabiskan akhir pekan. Segmen tamu corporate, wedding, graduation memiliki potensi untuk dijadikan target pasar, sehingga Artotel Indonesia dapat memposisikan diri sebagai City Hotel, yakni hotel yang lokasinya berada di perkotaan, biasanya hotel ini ditunjukan untuk tamu yang bertujuan untuk tinggal sementara.
  3. Strategi pemasaran Artotel Indonesia yang mengkombinasikan unsur bauran pemasaran meliputi produk, harga, tempat atau jaringan distribusi, dan promosi cukup berpengaruh dalam meningkatkan jumlah kunjungan tamu hotel.

Baca juga: Contoh Perencanaan Program Marketing Public Relations - Hotel Blue Sky

Penelusuran yang terkait dengan [ Contoh ] Analisis Program Marketing Public Relations (MPR) - Art Hotel

strategi marketing public relations dalam mempertahankan loyalitas pelanggan
strategi marketing public relations dalam membentuk citra perusahaan
strategi marketing public relations dalam meningkatkan brand awareness
strategi marketing public relations dalam meningkatkan jumlah customer
skripsi strategi marketing public relations
jurnal marketing public relations
contoh kasus marketing public relations
strategi marketing public relations dalam membangun brand awareness

 " [ Contoh ] Analisis Program Marketing Public Relations (MPR) - Art Hotel "

No comments:

Post a Comment