[ Contoh ] Laporan Analisis Event | Tugas Management Event - Dunia Public Relations

Terbaru

Tuesday, October 9, 2018

[ Contoh ] Laporan Analisis Event | Tugas Management Event

[ CONTOH ] LAPORAN ANALISIS EVENT
TUGAS MANAGEMENT EVENT
 
analisisi event, event management


Baca : Laporan analisis Event - Jakarta Mau Kerja?

 

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan karena atas rahmatNya kami dapat menyelesaikan makalah analisa Event Launching Single Rere Reina. Didalam makalah ini terdapat analisa tentang event dari label INA MUSIK.

Semoga dengan selesainya makalah ini, tugas pertama dari materi Management Event menghasilkan nilai yang baik untuk kelompok kami.

Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna sehingga kritik dan saran yang membangun sangat dibutukan bagi kesempurnaan makalah ini.

Daftar Isi

Kata Pengantar ……………………………………………………..…………… i
Daftar Isi ………………………………………………………..…………......... ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Penyelenggaraan Event ......……...………………………..... 1
BAB II LANDASAN TEORI
2.1 Teori Public Relations …................................……………………………….. 2
2.1.1 Definisi Public Relations ………………………………….. ........................2
2.1.2 Tujuan Public Relations …………………………………............................ 3
2.2 Konsep Event …………………………………............................................... 4
2.2.1 Event Management …………………………………................................... 4
2.2.2 Pendekatan dan Karakteristik Event ……………………………................. 5
BAB III PEMBAHASAN
3.1 Analisa Event ………………………………………………………………….7
BAB IV KESIMPULAN dan SARAN
4.1 Kesimpulan ………………………………………………………….....……... 9
4.2 Saran ………………………………………………………………….. ............9
Daftar Pustaka ………………………………………………………………….... 10
Lampiran …………………………………………………………………............ 11


BAB I

PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang Penyelenggaraan Event

Penyanyi yang telah dikenal dan malang melintang di Genre Music dangdut dan pop sunda ini mengawali sebagai vokalis dengan kerap membawakan lagu pop dengan performa yang sangat bagus, dan atas permintaan sejumlah fans dan para kerabat di industry music yang menyatakan sudah saatnya Rere membawakan genre music pop, maka akhirnya dirilislah single “Aku Siapa Kamu” yang music dan liriknya dibuat oleh Pradea, musisi berbakat dari kota Bandung dibawah naungan label INA MUSIC.

BAB II

LANDASAN TEORI


2.1 Teori Public Relations

Penelitian komunikasi dan teori PR yang berkembang fokus pada hubungan antara pengirim informasi dan penerimanya dan dalam beberapa kasus hal itu memunculkan definisi paling dasar dari PR.


2.1.1 Definisi Public Relations

Rex Harlow, akademisi Amerika Serikat, mengklaim telah menghasilkan definisi atas rangkuman semua definisi PR untuk pertama kalinya. Penelitiannya mengidentifikasi sebanyak 472 definisi yang telah dihasilkan kemudian ia merangkumnya menjadi satu definis global yaitu :

PR adalah fungsi manajemen yang unik yang membantu membangun dan memelihara jalur komunikasi, memunculkan pemahaman, kerja sama antara organisasi dan publiknya; melibatkan manajemen permasalahan dan isu, membantu manajemen untuk terus menginformasikan dan tanggap terhadap opini publik, mendefinisikan dan menekankan tanggung jawab manajemen untuk melayani kepentingan umum, membantu manajemen untuk tetap mengikuti dan memanfaatkan perubahan secara efektif, melayani sebagai sistem peringatan dini untuk membantu mencegah kecenderungan negatif, dan menggunakan penelitian yang sehat dan etika komunikasi sebagai alat utamanya. (Harlow. Dalam “pengantar publict relations” Keith Butterick. 2011:7).

Kunci penting dari definisi diatas adalah usaha untuk mengembangkan kredibilitas PR dengan menghubungkannya pada ilmu sosial dan menegaskan bahwa PR adalah sebuah pengetahuan ilmiah yang objektif. Pengertian PR di atas bisa dibilang cukup panjang. Pada perkembangannya muncul juga pengertian yang dibuat James Grunig dan Todd Hunt yang membuat definisi lebih fokus “PR adalah manajemen komunikasi antara organisasi dengan publiknya” (Grunig and Hunt, 1984).

Definisi lain dengan penekanan yang berbeda dikemukakan oleh Public Relations Society of America (PRSA) yaitu:
Public Relations membantu suatu organisasi dan publiknya untuk beradaptasi satu sama lain. Public Relations adalah upaya organisasi untuk meraih kerja sama dengan sekelompok orang. Public Relations membantu organisasi berinteraksi dan berkomunikasi secara efektif dengan publik utama mereka.

2.1.2 Tujuan Public Relations

Praktik PR bertujuan untuk membentuk dan mempertahankan perasaan, serta perilaku positif masyarakat luas terhadap organisasi, lembaga, atau perusahaan. Selain itu, tujuan praktik PR (Public Relations) membuat publik dan organisasi, lembaga, atau perusahaan saling mengenal baik kebutuhan, kepentingan, harapan, maupun budaya masing-masing. Menurut Scott M. Cultip & Allen H. Center dalam buku Effective Public Relations (2006) bahwa dari sekian banyak hal yang dijadikan tujuan PR sebuah perusahaan, beberapa hal yang pokok, antara lain :
  1. Untuk mengubah citra umum di mata khalayak sehubungan dengan adanya kegiatan-kegiatan baru yang dilakukan oleh perusahaan.
  2. Untuk meningkatkan bobot kualitas para calon pegawai.
  3. Untuk menyebarluaskan suatu cerita sukses yang telah dicapai oleh perusahaan kepada masyarakat dalam rangka memperoleh pengakuan.
  4. Untuk memperkenalkan perusahaan kepada masyarakat luas, serta membuka pasar-pasar baru.
  5. Untuk mempersiapkan dan mengkondisikan masyarakat bursa saham atas rencana perusahaan untuk menerbitkan saham baru atau saham tambahan.
  6. Untuk memperbaiki hubungan antara perusahaan itu dengan khalayaknya, sehubungan telah terjadinya suatu peristiwa yang mengakibatkan kecaman, kesangsian, atau salah paham di kalangan khalayak terhadap niat baik perusahaan.
  7. Untuk mendidik para pengguna atau konsumen agar mereka lebih efektif dan mengerti dalam memanfaatkan produk-produk perusahaan.
  8. Untuk meyakinkan khalayak bahwa perusahaannya mampu bertahan atau bangkit kembali setelah terjadinya suatu krisis.
  9. Untuk menciptakan identitas perusahaan yang baru.
Menurut penulis bahwa tujuan Public Relations adalah menjalin hubungan antara publik dan perusahaan saling pengertian dan memberikan loyalitas masing-masing baik dari kepentingan, kebutuhan, harapan, maupun budaya yang dimiliki oleh masing-masing pihak sehingga perusahaan mampu membangun dan meningkatkan citra perusahaan/organisasi yang bersangkutan, dan hubungan perusahaan dan publik terjalin dengan baik.

2.2 Konsep Event

Event adalah sebuah tipe lain dalam promosi yang dalam tahun-tahun belakangan ini sering digunakan dalam pemasaran. Event adalah tipe promosi yang sering digunakan perusahaan atau menguhubungkan sebuah merek pada suatu acara atau sebuah pesta yang tematik yang mana dikembangkan dengan tujuan untuk menciptakan suatu pengalaman bagi konsumen dan mempromosikan suatu produk atau jasa tersebut. (Belch, Advertising and Promotion, 2009).


2.2.1 Event Management

Event management didefinisikan sebagai koordinasi dalam sebuah organisasi untuk melakukan beberapa kegiatan yang dikelola secara sistematis, profesional, efektif dan efisien. Kegiatan yang dilakukan meliputi konsep perencanaan, pelaksanaan dan supervisi. Dalam event management setiap anggota organisasi harus turut mengambil peran dan saling berkontribusi untuk menghasilkan kegiatan yang sesuai dengan rencana dan harapan. Kekompakan dalam tim event management akan sangat berpengaruh dalam pelaksanaan kegiatan.

Menurut Goldblatt dalam bukunya Special Event, Twenty First Century Global Event management (2008) menyatakan Event Management adalah kegiatan profesional mengumpulkan dan mempertemukan sekelompok orang untuk tujuan perayaan, pendidikan, pemasaran dan reuni, serta bertanggung jawab mengadakan penelitian, membuat desain kegiatan, melakukan perencanaan dan melaksanakan koordinasi serta pengawasan untuk merealisasikan kehadiran sebuah kegiatan.

Menyelenggarakan sebuah kegiatan merupakan sebuah kebutuhan yang tidak dapat dipungkiri bagi sebuah perusahaan komersial maupun non komersial kegiatan-kegiatan tersebut bertujuan untuk menunjang kegiatan Public Relations (PR) dalam menciptakan citra positif perusahaan dimata internal stakeholder maupun external stakeholder. Selain itu kegiatan-kegiatan tersebut tak dapat dilepaskan dari kegiatan marketing communication di perusahaan, terutama dalam kegiatan-kegiatan below the line.

Pada mulanya, semua kegiatan perusahaan terutama yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan baik internal (seperti: training untuk karyawan, family/employee gathering, pertemuan,dll) maupun eksternal (pameran, kegiatan dengan sponsorship, seminar, product launching, dll) secara langsung dilaksanakan oleh PR atau Marketing Communication Division.

Sementara itu di masyarakat, kegiatan-kegiatan semacam itu dilakukan dengan membentuk semacam kepanitiaan yang ditugaskan menyelenggarakan sebuah acara atau kegiatan tersebut. Dalam buku Special Events, Twenty First Century Global Event Management, Joe Goldblatt menyatakan bahwa lima W membantu menentukan apakah sebuah event layak, bertahan, dan berkembang. Prinsip dalam membuat kegiatan 5W.


Tabel 2.1 Prinsip 5W


WHY
WHO
WHEN
WHERE
WHAT
Penjelasan manfaat
Nasional, regional, audiens local
Jadwal
Keunikan
Jelaskan tujuan event
Latar belakang penyelenggaraan event
Bidang profesi audiens
Waktu
Kenyamanan
Ungkapkan harapan-harapan
Gunakan pendekatan individu
Ketepatan event bagi audiens
Jumlah hari/mingu
Akses perjalanannya
Jelaskan programnya
Kemukakan kebutuhan terhadap event
Tingkat pengalaman (tidak berpengalaman s/d sangat berpengalaman
Jumlah/tahun
Ketersediaan alat transportasi lokal
Kaji prinsip-prinsip “siapa?”


2.2.2 Pendekatan dan Karakteristik Event

Menurut Hoyle Leonard, H dalam bukunya Event Marketing (2006), terdapat tiga pendekatan yang harus diperhatikan dalam menyelenggarakan sebuah event, yang dikenal dengan “3E” yaitu:
  • Entertainment
    Kunci keberhasilan pemasaran event adalah mampu menyediakan hiburan yang menarik audiens untuk keluar dari rumahnya dan mencoba sesuatu yang tidak bisa mereka peroleh di rumah.
     
  • Excitement
    Hal ini adalah kunci agar event yang diselenggarakan selalu dikenang, mengesankan dapat diciptakan dengan memberi penghormatan (award) sebagai perusahaan terbaik, pengenalan logo baru, atau perayaan ulang tahun perusahaan. Setiap event harus dirancang untuk memberi kesan mendalam, dan harus menjadi bagian dalam pemasaran. Jadi event apapun yang dipasarkan, buatlah agar “mengesankan”.
     
  • Enterprise
    Enterprise diartikan sebagai kesiapan untuk menanggung resiko atau mencoba sesuatu yang belum pernah dicoba. Event yang menuntut pengembangan akal, berlayar tanpa diberi petunjuk arah, mengubah cara-cara yang biasa menjadi cara yang lebih imajinatif. Inilah kreativitas dan inovasi yang harus selalu ada dalam event.
Menurut Any Noor (2009:13) menyatakan event memiliki beberapa karakterisitik karena setiap penyelenggaraan event harus memiliki ciri tersendiri. Bagaimanapun karakteristik event hampir sama dengan pelayanan yang diberikan oleh industri pelayanan lainnya. Berikut adalah karakteristik yang mendasari dari evaluasi event:
  • Keunikan
    Kunci utama suksesnya sebuah event adalah pengembangan ide, maka event yang diselenggarakan akan memiliki keunikannya tersendiri.
     
  • Perishability
    Setiap event diselenggarakan tidak pernah sama, apabila event yang sama diselenggarakan lagi, akan tetapi event yang dihasilkan tidak akan sama persis seperti event sebelumnya.
     
  • Intangibility
    Setelah menghadiri event, yang tertinggal di benak pengunjung adalah pengalaman yang telah didapatkan dari penyelenggaraan event. Hal tersebut merupakan proses perubahan dari tangible menjadi intangible.
     
  • Suasana dan Pelayanan
    Suasana dan pelayanan merupakan karakteristik yang penting pada saat keberlangsungan event. Event yang dilaksanakan dengan suasana dan pelayanan yang tepat akan menciptakan event yang sukses.
     
  • Interaksi personal
    Interaksi personal dari pengunjung merupakan kunci sukses penyelenggaraan event, karena pengunjung akan merasa menjadi bagian dalam event tersebut.
Menurut peneliti, pendekatan dan karakteristik pada event harus diterapkan secara unik dan berbeda dari yang lain. Keunikan adalah suatu hal yang akan diingat oleh manusia, maka dari itu jika sebuah perusahaan mengadakan sebuah event hal itu harus dikemas semenarik mungkin sehingga kepuasan konsumen pun didapat. Event yang menarik dan unik akan mudah diingat dan tidak mudah dilupakan.

BAB III

PEMBAHASAN


3.1 Analisa Event

  1. Penyelenggara Event : INA MUSIC
  2. Tujuan Pelaksanaan Event : Atas permintaan sejumlah fans dan para kerabat di industri music yang menyatakan sudah saatnya Rere membawakan genre music pop, maka akhirnya dirilislah single “aku siapa kamu” yang music dan liriknya dibuat oleh Pradea, musisi berbakat dari kota Bandung dibawah naungan label INA MUSIC.
  3. Tema Event : Launching Single Hits “Aku Siapa Kamu”
  4. Peserta Event :
    • Para Media (MNC, INSERT, NET, Muara Radio, Halo Seleberiti, dll)
    • Kerabat
    • Fans
    • Keluarga
  5. Pihak Label Rundown Acara :
  6. Sponsorship : Tidak ada sponsor karena berdiri sendiri
  7. Media Partner : Muara Radio
  8. Media Publikasi : Xbanner Indoor dan Outdoor
  9. Dokumentasi Kegiatan Kunjungan :
  10. Hasil Analisa (Kesimpulan Event) : Event ini berjalan dengan lancar sesuai dengan rundown, dihadiri oleh media dan di meriahkan juga oleh beberapa artist yang masih di bawa naungan label INA MUSIC.

BAB IV

Kesimpulan dan Saran


4.1 Kesimpulan

  1. Event yang dihadiri oleh beberapa rekan media dan fans ini bertujuan untuk memenuhu permintaan sejumlah fans dan para kerabat di industri music yang menyatakan sudah saatnya Rere membawakan genre music pop, maka akhirnya dirilislah single “aku siapa kamu” yang music dan liriknya dibuat oleh Pradea, musisi berbakat dari kota Bandung dibawah naungan label INA MUSIC.
  2. Keberhasilan sebuah organisasi dalam mengadakan sebuah event di perlukan sebuah konsep yang matang untuk melakukan beberapa kegiatan yang dikelola secara sistematis, profesional, efektif dan efisien.
  3. Berdasarkan pengertian dari beberapa ahli maka dapat ditarik kesimpulan bahwa event menurut kelompok kami adalah suatu kegiatan yang digunakan perusahaan dengan adanya unsur promosi akan sebuah merek pada suatu acara atau sebuah pesta yang tematik, yang mana dikembangkan dengan tujuan untuk menciptakan suatu pengalaman bagi konsumen dan mempromosikan suatu produk atau jasa tersebut.

4.2 Saran

  1. Event yang di selenggarakan oleh INA MUSIC sudah berjalan dengan lancar sesuai dengan rundown, ada baiknya jika dalam event management setiap anggota organisasi harus turut mengambil peran dan saling berkontribusi untuk menghasilkan kegiatan yang sesuai dengan rencana dan harapan. Kekompakan dalam tim event management akan sangat berpengaruh dalam pelaksanaan kegiatan.
  2. Diharapkan event seperti ini harus di buat semenarik mungkin, pendekatan dan karakteristik pada event harus diterapkan secara unik dan berbeda dari yang lain. Keunikan adalah suatu hal yang akan diingat oleh manusia, maka dari itu jika sebuah perusahaan mengadakan sebuah event hal itu harus dikemas semenarik mungkin sehingga kepuasan konsumen pun didapat. Event yang menarik dan unik akan mudah diingat dan tidak mudah dilupakan.

Daftar Pustaka


Penelusuran yang terkait dengan [ Contoh ] Laporan Analisis Event | Tugas Management Event

jurnal manajemen event pdf
teori manajemen event
makalah manajemen event
makalah event organizer pdf
skripsi manajemen event
pengertian manajemen event
contoh event organizer musik
pengertian event menurut para ahli

 " [ Contoh ] Laporan Analisis Event | Tugas Management Event "

No comments:

Post a Comment