[ Contoh ] Perencanaan program Marketing Public Relations [MPR] - Dunia Public Relations

Terbaru

Sunday, May 6, 2018

[ Contoh ] Perencanaan program Marketing Public Relations [MPR]

[ CONTOH ] PERENCANAAN PROGRAM MARKETING
PUBLIC RELATIONS [MPR]



BAB I

PENDAHULUAN


1.1. Latar Belakang Perusahaan
Unicharm Corporation adalah perusahaan asal Jepang yang memproduksi produk kebersihan sekali pakai, produk pembersih rumah tangga, yang mengkhususkan pada pembuatan popok untuk bayi dan untuk usia dewasa, produk kebersihan wanita dan produk perawatan hewan peliharaan.

Tidak hanya di jepang perusahaan ini kini juga merambah ke kawasan Asia termasuk juga Indonesia dan juga merambah pasar Global atau dunia. Perusahaan ini memiliki sejumlah merek terkemuka dalam portofolionya, termasuk MamyPoko, Charm, Moony, BabyJoy, Babylove, Sofy dan Lifree dan juga Teemo.

1.2.Produk / Jasa Perusahaan

A. Lifree Popok Celana


Lifree Popok Celana adalah produk kesehatan Unicharm yang dikeluarkan pada tahun 2008, yang kemudian diperbarui kembali pada tahun 2012 hingga terbagi menjadi 2 tipe baru pada saat itu, yaitu Tipe dengan dayaserap regular dan Tipe dengan daya serap ekstra.

Hingga pada akhir tahun 2012 lifree kembali diperbarui dengan menerapkan konsep kesesuaian dengan konsumen atau positioning product . Produk yang baru diperbarui ini memiliki keunggulan seperti adanya tambahan perekat yang memungkinkan penggunanya untuk merekatkan popok celana secara berulang kali.

Tidak hanya untuk orang tua atau lansia saja, Lifree Popok celana juga diguakan untuk remaja atau orang dengan kebutuhan khusus seperti hanya mengalami masalah kesehatan. Atau dalam rangka membantu proses rehabilitasi.

Hingga kini Unicharm masih terus berinovasi dengan produk Lifree untuk menyediakan produk yang mampu memberikan kenyamanan pada konsumen demi memenuhi berbagai kebutuhan konsumen baik di Indonesia maupun konsumen Global.

Contoh program Marketing Public Relations - Hotel blue Sky

BAB II

RENCANA MARKETING PUBLIC RELATIONS


2.1. Latar Belakang/Analisis Situasi

Pemeliharaan kebersihan diri sangat menentukan status kesehatan, dimana individu secara sadar dan atas inisiatif pribadi menjaga kesehatan dan mencegah terjadinya penyakit. Upaya ini lebih menguntungkan bagi individu karena lebih hemat biaya, tenaga dan waktu dalam mewujudkan kesejahteraan dan kesehatan.

Namun masuknya usia tua terntu akan membuat masalah kebersihan akan sukar untuk terjaga mengingat fungsi tubuh yang semakin menua ini akan membuat lansia susah untuk mengontrol kondisi tubuh agar tetap bersih.

2.2. Analisis Produk

Lifree Popok dewasa adalah salah satu produk Unicharm yang dikhususkan untuk perawatan kesehatan bagi orang dalam masa lanjut usia (lansia), tidak hanya untuk lansia saja Lifree juga digunakan untuk orang dewasa yang mengalami masalah sekehatan seperti masalah tidak terkontrolnya saat buang urin atau kotoran.

2.2.1. Reset Berdasarkan Produk

Riset merupakan upaya yang dilakukan dalam rangka mendapatkan fakta-fakta maupun data yang akurat dan objektif terkait suatu objek, peristiwa maupun suatu masalah. Riset merupakan hal yang harus dilakukan seorang perancang strategi pemasaran dimana nantinya perancang riset akan dapat menyesuaikan strateginya dengan berdasarkan fakta-fakta yang ada.
  • Jenis Riset
    Pada riset kali ini kita memilih jenis riset Kualitatif dimana kita menginkan data yang akurat dari berbagai sample dengan kondisi psikologis maupun demografis yang berbeda sehingga kami dapat mengambil kesimpulan untuk kemudian mengambil langkah dalam penyusunan plan marketing public relations yang sesuai dan efektif.
     
  • Tujan Riset
    Riset tersebut bertujuan untuk mengetahui rata-rata pengetahuan konsumen terhadap profuk Lifree sehingga dapat kita tarik kesimpulan sampai sejauh mana masyarakat mengetahui (Brand Awarness) berkenaan produk Lifree maupun Unicharm.

    Selain itu riset juga bertujuan untuk mengetahui media apa yang rata-rata digunakan oleh calon konsumen untuk menentukan media yang tepat dalam menyusun perencanaan program marketing Public Relations.

    C. Rincian Riset

    Demi mencari sebuah plan pemasaran yang baik kami melakukan riset terkait produk Lifree dengan menyebarkan Kuisioner ke berbagai kalangan dengan rincian seperti :
    • Target Kuisioner : Laki-laki dan perempuan dengan usia mulai dari 45 tahun keatas.
    • Jumlah pertanyaan : 6 Pertanyaan
    • Jenis Kuisioner : Yes or No Question yaitu kuisioner dengan jenis pertanyaan dengan 2 jawaban saja yaitu Ya atau Tidak
    • Jumlah kusisioner : 26 berkas
    Pertanyaan Kuisioner : Elemen pertanyaan dengan jumlah 6 pertanyaan ini memiliki elemen pertanyaan sebagai berikut :
    1. Apakah anda tahu bahwa ada produk Popok Celana untuk Lansia?
    2. Apakah anda tertarik untuk membeli Popok Celana Untuk Lansia?
    3. Apakah Anda tahu mengenai produk Lifree?
    4. Apakah Anda pernah mengetahui / membaca tentang Produk Lifree?
    5. Apakah Anda tahu tentang perusahaan Unicharm?
    6. Media apa yang sering Anda gunakan?

    Hasil Kuisioner 

    Elemen Pertanyaan :
    1. Apakah anda tahu bahwa ada produk Popok Celana untuk Lansia?
      Jumlah jawaban Ya : 23 Suara
      Jumlah Jawaban Tidak : 3 Suara
       
    2. Apakah anda tertarik untuk membeli Popok Celana Untuk Lansia?
      Jumlah jawaban Ya : 12 Suara
      Jumlah jawaban Tidak : 14 Suara
       
    3. Apakah Anda tahu mengenai produk Lifree?
      Jumlah jawaban Ya : 13 Suara
      Jumlah jawaban Tidak : 13 Suara
    4. Apakah Anda pernah mengetahui / membaca tentang Produk Lifree?
      Jumlah jawaban Ya : 6 Suara
      Jumlah jawaban Tidak : 20 Suara
       
    5. Apakah Anda tahu tentang perusahaan Unicharm?
      Jumlah jawaban Ya : 23 Suara
      Jumlah jawaban Tidak : 3 Suara
       
    6. Media apa yang sering Anda gunakan?
      Menjawab Televisi : 20 Suara
      Menjawab Radio : 1 Suara
      Menjawab Media Sosial: 5 Suara
      Menjawab Majalah : 0 Suara
      Menjawab Koran : 0 Suara 
      Menjawab Tidak Punya: 0 Suara
       
    Kesimpulan
    Dari kusisioner yang kami serbarkan ke masyarakat, dapat kami simpulkan bahwa :
    1. Masyarakat banyak mengetahui adanya popok celana untuk dewasa
    2. Ketertarikan masyarakat terkait produk masih sedikit kurang 
    3. Sebagian masyarakat tahu bahwa ada produk lifree dan sebagian tidak 
    4. Ketersediaan informasi seperti bacaan masih sukar dibaca / ditemukan oleh masyarakat. 
    5. Media yang potensial digunakan oleh masyarakat adalah TV yang masih mendominasi sedangngkan sedikit sisanya menggunakan Medsos.

2.2.2. Online Riset

A. Social Media Analisis

Analisis online dilakukan dengan tujuan menganalisis siapa audiens atau follower yang memiliki potensi untuk membeli produk Lifree. Disini kami melakukan analisis online berupa Fanspage Facaebook Lifree yaitu Mengerti Orang Tua.



Dari sini kami menemukan fakta bahwa audiens atau follower dari fanspage tersebut ternyata tidak hanya kaum lansia saja, melainkan juga dari berbagai usia.

Sehingga dapat kami simpulkan bahwa calon pembeli dari produk tidak hanya dari lansia saja melainkan juga dari masyarakat berbagai umur yang kemungkinan tertarik dan membeli produk untuk orang tua mereka, ini dapat dilihat dari pengguna yang komentar pada fanspage tersebut.







B. Google Analisis

Mesin pencari yang paling favorit dan paling banyak digunakan saat ini adalah Google disanalah pusat informasi tersedia dan disini kita mencoba melihat jumlah ketersediaan informasi yang ada di mesin pencari Google.

Dari analisis tersebut dapat kami simpulkan bahwa ketersediaan informasi terkait dengan produk Lifree masih sangat kurang. Dari pencarian yang kami masukan dengan mengetik kata “Lifree Popok Celana” hanya terdapat 25.000 hasil pencarian saja.








Hal ini masih berbanding terbalik dengan produk Unicharm sejenis yaitu Charm yang kami coba analisis dengan mengetikan kata “Charm Body Fit” dari hasil pencarian terdapat cukup banyak hasil yaitu 11.200.000 hasil. Jadi dapat kami simpulkan bahwa ketersediaan informasi di Internet terkait produk Lifree masih kurang.




2.2.3. Analisis Haris Grid
Haris Grid merupakan teori yang menggambarkan posisi perusahaan atau produk perusahaan terhadap ketertarikan antara media dan komsumen. Karena keberhasilan satu pemasaran tidak pernah lepas dari peran Media dan selain itu harus didampingi dengan pengemasan strategi yang baik agar konsumen tertarik dengan produk yang ditawarkan.


Ketertarikan Media
Ketertarikan Tinggi
Ketertarikan Rendah

Ketertarikan Ringgi
(A)
(B)
Ketertarikan Rendah
(C)
(D)






Keterangan :
  1. Garis horizontal menunjukan ketertarikan media terkait suatu produk atau topik tertentu
  2. Garis vertical meninjukan ktetertarikan konsumen terhadap suatu produk dalam kategori tertentu.
    • Bagian atas kiri quadran A : Terdiri dari produk yang banyak diminati, baik kepada konsumen maupun media
    • Bagian atas kanan quadran B : Adalah minat yang kurang terhadap media namun tidak dengan konsumen. 
    • Bagian bawah kiri quadran C : Adalah minat kepada konsumen tetapi tidak kepada media. 
    • Bagian bawah kanan quadran D : Adalah minat yang rendah baik kepada konsumen maupun media.
A. Saran Stategi Berasarkan Kuadran :
  • Strategi Kuadran A : Perusahaan harus melakukan kampanye dengan menampilkan produk yang terbuka untuk umum.
  • Strategi Kuadran B : Strateginya adalah kita harus mensponsori kegiatan-kegiatan yang bernilai berita dan progam-program yang memperkuat posisi dan citra produk 
  • Strategi Kuadran C : Pihak perusahaan harus berusaha mengembangkan “berita” baru mengenai produk-produk mereka untuk menarik perhatian konsumen. 
  • Strategi Kuadran D : Strategi yang harus dilakukan pada produk adalah “Borrow interest” (membangkitkan daya tarik) dengan menghubungkan produk dengan program-program atau peristiwa yang menarik perhatian konsumen dan media : Co. Mensponsori program yang mempunyai tujuan tertentu untuk memberikan kesan pada konsumen dan menarik minat media massa. 
Segmentasi Target dalam Marketing public Relations

B. Posisi Produk Perusahaan Pada Kuadran (Haris Grid)
Produk Lifree merupakan produk yang masuk kedalam produk kesehatan dimana produk yang merupakan Popok Dewasan ini membantu konsumen dalam mengatasi masalah kesehatan atau seputar reproduksi

Berdasarkan Kuadran Haris Grid produk Lifree termasuk kedalam Kuadran C dimana media mempunyai ketertarikan tinggi sedangkan konsumen kurang tertarik pada produk Lifree

2.2.4. Analisis Target Sasaran

Target sasaran merupakan orang yang potensial untuk menjadi komsumen atau kemungkinan untuk tertarik atau membeli produk Lifree. Konsumen yang kami analisis berdasarkan media dimana kami melakukan analisis di media social tempat potensial calon konsumen.

Di media social kita lakukan analisis berdasarkan profil mereka sehingga dapat kita simpulkan bahwa target potensial untuk Produk Lifree adalah sebagai berikut :
  • Geografi
    Taget berdasarkan Letak geografis ini adalah calon konsumen yang kami targetkan berdasarkan wilayah tertentu dimana taget berdasarkan Geografis ini kita sesuaikan untuk keterjangkauan dan kebutuhan masyarakat akan produk lifree berdasarkan satu wilayah potensial.

    Unicharm adalah salah satu perusahaan multi nasional asal jepang yang penjualan produknya tidak haya di jepang dan asia saja melainkan sudah merambah ke pasar global. Dengan reputasi perusahaan yang kredibel ini tentu tembuat produk-produk Unicharm seperti Lifree akan sangat mudah diterima pasar tidak hanya di Indonesia saja tapi juga diseluruh dunia.
     
  • Demografi Target berdasarkan demografi merupakan terget paling akurat dalam menentukan calon konsumen potensial dimana kita dapat menempatkan pemasaran produk pada keadan konsumen seperti Jenis Kelamin, Usia, yang kami rasa akan lebih tepat untuk dieksekusi.

    Terkait dengan produk lifree adalah produk kesehatan yang dikhususkan untuk masyarakat Lansia namun tidak hanya lansia saja melainkan juga dipakai orang yang mengalami masalah kesehatan seperti reproduksi.

    Berikut adalah target audiens Produk Lifree berdasarkan demografi :
    • Berdasarkan Usia : 40 tahun keatasBerdasarkan
    • Gender : Laki-laki dan perempuan
  • Psikografi
    Sasaran dilihat dari sisi Psikografi, dikelompokkan menjadi kelas sosial, personalitas, gaya hidup. Jika dilihat dari kemampuan atau daya beli, kami mentargetkan masyarakat dengan kelas menengah keatas. Sedangkan ketika ditunjau dari segi personalitas kita akan targetkan untuk orang-orang dengan gaya hidup tinggi seperti pensiunan yang memiliki tabungan atau tunjangan dihari tua.

2.2.5. Analisis Lingkungan

A. PEST

  • Politik : Dilihat dari segi politik, saat ini tidak ada regulasi pemerintah ataupun larangan dalam menjual produk seperti Lifree atau produk kesehatan produksi Unicharm lainya. Selain itu Unicharm adalah perusahaan Multi Nasional sudah pasti memiliki izin resmi dan legal dari pemerintah.
     
  • Ekonomi : Kondisi Ekonomi di Insonesia saat ini sedang mengalami kenaikan, tercatat terjadi kenaikan sebesar 5,06% pada kuartal tiga ini. Kondisi ini akan berpengaruh terhadap harga beli masyarakat terhadap komoditas tertentu dan kondisi ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan penjualan.
     
  • Sosial : Tingkat pendidikan yang semakin tinggi akan berpengaruh terhadap kepedulian terhadap kebersihan tubuh seshingga akan berpengaruh terhadap minat untuk membeli produk Unicharm.
     
  • Teknologi : Pesatnya perkembangan ilmu teknologi di dunia pada saai ini berkembang pesat di era digital seiring menjamurnya media social. Kondisi ini bisa dimanfaatkan untuk memperluas pengetahuan masyarakat akan manfaat maupun kegunaan produk Lifree dengan memanfaatkan platform di media social.

B. SWOT

  • STRENGTHS (Kekuatan)
    1. Preruhsahaan Asing resmi yang kredibel dan memiliki Izin dari pemerintah
    2. Perusahaan multinasional ternama yang sudah terkenal 
    3. Memiliki peralatan modern. 
    4. Kantor cabang & Produksi yang terebar tidak hanya di Indonesia & Asia melainkan juga diseluruh dunia. 
    5. SDM yang berkualitas. 
    6. Manajemen yang handal.
  • Weakness (Kelemahan)
    1. Masyarakat masuh kurang mengerti / Kurangnya Brand Awarness akan produk Lifree.
    2. Kurang memanfaatkan media social atau internet sebagai media promosi (Untuk produk Lifree)

  • Opportunities (peluang)
    1. Memperluas pangsa pasar di Indonesia
    2. Peningkatan penjualan 
    3. Membuka kantor cabang dan pemasaran baru,
  • Threats (Ancaman)
    1. Adanya produk lain yang sejenis dengan lifree dan produk Unicharm lainya

2.2. Marketing Goal
Merketing Goal adalah tujuan atau harapan pencapaian dalam melaksanakan kegiatan marketing. Pada kegiatan ini marketing goal disini tidak hanya berorientasi pada penjualan produk semata melainkan peningkatan citra & brand awarnes perusahaan / produk juga harus terus ditingkatkan sehingga menciptakan suatu loyalitas pelanggan terhadap produk-produk perushaan.

Dengan diadakan nya kegiatan marketing tersebut diharapkan tercapainya hal-hal sebagai berikut :
  1. Peningkatan jumlah penjualan produk perusahaan terutama Produk Lifree.
  2. Merangsang penjualan ke berbagai pasar maupun daerah baru. 
  3. Membangun Brand Awarness terutama untuk produk Lifree. 
  4. Meningkatkan citra perusahaan.

2.3. Rencana Marketing Public Relations

Berikut ini adalah rencana kegiatan Marketing Public Relations untuk PT. Unicharm terutama untuk produk Lifree yaitu mengadakan Special Event yang dikhususkan untuk menarik perhatian public dan media special event tersebut adalah “Eledry Fashion Show” yaitu pertunjukan kostum dengan pesertanya yang terdiri dari kaum Lanjut Usia (Lansia). Event ini memiliki rincian sebagai berikut :
  • Mengadakan event yang menarik perhatian masyarakat dan media
  • Mengadakan event dengan tujuan menyediakan informasi terkait produk

2.3.1. Strategi Marketing Public Relations

Untuk meningkatkan keberhasilan program-program Marketing dari sebuah perusahaan, Divisi Public Relations juga dibutuhkan untuk melengkapi program atau rencana marketing perusahaan. Kanrena berbeda dengan divisi periklanan dan marketing yang menjual produk secara gambling atau langsung.

Maketing Public Relations menawarkan produk-produk perusahaan secara terselubung dengan berlandaskan saling pengertian yaitu dengan memberikan edukasi kepada masyarakat seperti memberikan informasi yang kredibel dll, berikut adalah strategi MPR untuk produk Lifree :
  • Push Strategy (Strategi Mendorong)
    Adalah stategi yang bertujuan untuk merangsang konsumen untuk membeli produk/jasa dengan memberikan informasi seperti halnya memberikan edukasi kepada masyarakat terkait Produk Lifree seperti kegunaan produk, manfaat produk, cara pemakaian dll, sehingga masyarakat yang teedukasi akan tertarik lalu kemudian membeli produk.
     
  • Pull Strategy (Staregi Menarik)
    Adalah strategi marketing yang menarik perhatian masyarakat atau calon konsumen seperti dengan menggelar event, membuat media publikasi, melaksanakan kampanye maupun mendesain ulang kemasan produk.
     
  • Pass Strategy (Strategi Membujuk)
    Staregi ini merupakan metode gabungan dari Push strategy dan Pull strategy dimana strategi ini menekankan agar konsumen mau membeli produk perusahaan. Ketikan menggunakan strategi ini kita dapat memanfaatkan Brand Ambassador atau Influencer yang bisa dikolaborasikan dengan event special dan juga dengan bantuan media social tentu akan lebih efektif dalam menjaring konsumen.

2.3.2. Rekomendasi Program Marketing


A. Pesan

Memberikan pengertian tentang pentingya menjaga kesehatan dan mengkampanyekan gerakan memberikan edukasi seputar manfaat dan kegunaan produk lewat event yang dilaksanakan.

Serta menyesuaikan dengan target audiens yang sebagian besar adalah Lansia, jadi pesan yang akan disampaikan adalah “Do everyting you want to do” yang mengartikan bahwa usia lanjut bukan batasan untuk tidak melakukan apa-apa, usia tua bukan saatnya untuk berhenti berkarya melainkan kita masih bisa keluar dan melakukan apapun yang mereka mau tanpa terbatas usia.

B. Media

Media adalah alat yang paling efektif dalam memberikan edukasi atau menyebarkan informasi secara cepat kepada khalayak luas, dan berikut adalah media yang tepat untuk rencana marketing ini :
  • Website : Wesite adalah media yang dapat menyebarkan informasi yang isinya tidak hanya Tulisan saja melainkan juga bisa berupa video maumpun konten audio (suara). Kenapa mengguanak website? Disini produk Lifree berdasarkan riset menggunakan kuisioner yang kami laksanakan disini masyarakat masih kurang akan informasi ataupun edukasi terkait produk.

    Jadi, media website adalah media yang tepat sebagai sumber informasi akurat untuk konsumsi public.
     
  • Media Sosial
    Media social adalah media yang memiliki potensi viral dan jika dilihat dari segi pembiayaan, memanfaatkan media social sebagai alat promosi merupakan sesuatu yang Low Budget dengan jangkauan unik diseluruh dunia.

C. Time Table Kegiatan 

TANGGAL

01/01/2018
07/01/2018
21/02/2018
20/02/2018
25/02/2018
10/03/2018
15/03/2018
17/04/2018
24/04/2018
Rapat Fixasi &
pembentukan Panitia









Pembuatan Media
Publikasi & Iklan,









Pembukaan event riview competition









Pembukaan pendaftaran
Peserta









Penutupan pednaftaran









Interview Peserta









Pengiram undangan untuk
media & Tamu undangan









Rapat sebelum hari H









Hari pelaksanaan
Kegiatan









Evaluasi









Laporan Pertanggung
Jawaban & Pembubaran
Panitia













D. Evaluasi
Keberhasilan suatu kegiatan Marketing Public Relations tidak dapat dilihat dari satu indicator saja seperti peningkatan penjualanya misalnya, tidak hanya itu, kegiatan public relations tidak hanya berkenaan dengan marketing melinkan juga citra dan juga kredibilitas perusahaan yang meninggkat sehingga akan menciptakan iklim pemasaran yang mendukung untuk penjualan produk agar lebih mudah diterima di pasar.

E. Kesimpulan

Perusahan dengan orientasi profit pada umunya bertumpu pada kegiatan pemasaran yang mendukung, disini posisi divisi Humas dalam membantu pemasaran adalah menciptakan suatu konsep Marketing public Relations yang Based On Line dalam artian disesuaikan dengan kondisi di masyarakat agar program-program tersebut dapat berjalan dengan efektif.

Untuk itu riset adalah hal yang paling utama dan harus dilakukan sebelum menyusun suato program Marketing agar tepat sasaran, sesuai dengan misi pemasaran dan juga tikak membuang-buang waktu maupun materi untuk kegiatan marketing yang tidak efektif.

BAB III

TAKTIK ATAU PROGRAM MPR


3.1. Special Event

Event special adalah kegiatan dengan tujuan tertentu untuk menarik minat khalayak dengan mengadakan pertunjukan, pameran, panggung hiburan dll. Event special dalam fungsinya kini juga dapat menjadi satu ajang promosi yang efektif karena kita dapat menyesuaikan audiens tertentu.

Pada kegiatan marketing Public Relations kali ini kami akan mengadadakan event special yang disuaikan dengan segmen pasar atau audiens untuk produk lifree yaitu kaum lanjut usia (lansia) untuk itu event yang akan kami selenggarakan adalah :

3.1.1. Bloger Review Competition
Adalah perlombaan yang dikhususkan untuk para pengembang blog (Blogger) untuk meriview atau mengulas produk Lifree seperti keunggulan produk, kegunaan produk, hingga cara pemakaian.

A. Kenapa Membuat Kompetisi Blogger?
  • Blogger bisa dikatakan sebagai agen media yang bergerak di Internet dengan menyediakan informasi tertulis berkaitan suatu Niche atau pokok bahasan tertentu
  • Blogger adalah target yang efektif untuk membantu perusahaan dalam menyediakan informasi terkait produk perusahaan. 
  • Dengan banyaknya blogger yang ikut kompetisi dengan mempublish review mereka terkait perusahaan ini akan membuat informasi terkait produk melimpah di berbagai blog, tergantung jumlah peserta rivew 
  • Kompetisi blog tidak memerlukan biaya yang besar jika disbanding menyewa jasa riview ataupun mengirim advertorial di berbagai blog.

B. Deskripsi Kegiatan

  • Persyaratan & Ketentuan :
    1. Memiliki blog aktif
    2. Membuat riview minimal 500 kata dan menyisipkan 2 - 3 gambar pendukung 
    3. Artikel riview yang dibuat tidak mengandung unsur SARA & Pornografi 
    4. Hasil karya original 
    5. Tidak diperkenankan menghapus artikel yang telah di publish.
  • Waktu kompetisi
    1. Pengiriman artikel : 7 Januari hingga 30 februari 2018
    2. Tahap penjurian : 1 Februari 2018 
    3. Pengumuman pemenang : 1 Maret 2018
  • Kategori Pemenang :
    1. Kategori artikel terbaik
      • Dinilai berdasarkan penulisan
      • Dinilai berdasarkan kelengkapan informasi
      • Dinilai berdasarkan keunikan artikel
       
    2. Kategori SEO
      • Dinilai berdasarkan Indeks di Google
Pemenang dari masing-masing kategori pemenang akan diambil juara 1, 2 dan 3.

C. Pendanaan

No
Pengeluaran
Kuantitas
Jumlah
1
Pasang iklan Facebook
1 bulan
Rp. 1.000.000
2
Hadiah pemenang
2 kategori juara
Rp. 6.000.000
3
Sekretariat
-
Rp. 500.000
4
Pembuatan media promosi dan publikasi
-
Rp. 500.000
Jumlah
Rp. 8.000.00

3.1.2. Elderly Fashion Show
Pada event kali ini kita akan memilih tema Fasion Show yang dikhususkan untuk kaum Lansia yang akan kami beri nama “Elderly Fashion Show” dengan tagline yanag akan kami ambil yaitu “ Old is not bad old is “ dengan akan dilaksanakanya even ini kami bermaksud untuk menunjukan bahwa masa tua bukan masa kita untuk berhenti berkarya karena Batasan usia, namu diusia ini mereka masih bisa berkarya dan melakukan apa yang mereka mau.

A. Latar belakang Kegiatan
Banyak orang menganggap bahwa masa tua adalah masa mereka untuk berhenti dari kehidupan dunia luar, factor ini lebih disebabkan karena masalah kesehatan namun disini kami berusaha menunjukan kepada public bahwa disaat tua pun kita masih bisa berkarya, masih bisa bebas melakukan hal-hal yang mereka sukai tanpa terbatas usia.
  • Posisi produk perusahaan pada Hariss Grid yang berada pada kuardan C yang berarti minat konsumen yang rendah sedangkan ketertarikan media yang tinggi
  • Ketertarikan media dapat dimanfaatkan dengan menggelar event-event atau acara yang menarik untuk diliput media. 
  • Selain media disini kita juga ingin menarik minat masyarakat dimana terdapat konsumen potensial.
B. Deskripsi Kegiatan
  • Waktu & Tempat Kegiatan : Tanggal pelaksanaan kegiatan adalah 17 maret 2018 bertempat di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu DKI Jakarta.
  • Pukul : 14.00 s/d 17.00 WIB

1) Syarat & Ketentuan
  • Laki-laki atau perempuan
  • Berdomisili di DKI Jakarta dan Sekitarnya 
  • Usia minimal 55 tahun keatas. 
  • Sehat jasmani dan rohani 
  • Peserta mendaftar ke panitia paling lambat tanggal 20 Februari 2018 
  • Peserta wajub memakai pakaian adat nusantara
2) Kategori Pemenang
  • Juara dengan kostum terbaik : dinilai berdasarkan kostum yang dikenakan saat fashion show
  • Juara Favorit : Dinilai berdasarkan penampilan, pembawaan ekspresi serta penguasaan panggung.
Dari pemenang yang terpilih nantinya akan mendapatkan tropi + uang tunai dan juga berhak menjadi Brand Ambassador dari Lifree Popok Desawa.

C. Susunan Acara

No
Waktu
Kegiatan
Keterangan
1
07.00
Crew & Pendukung Acara berkumpul
Briefing Crew, Do’a sebelum acara dimulai.
2
08.00
Cros Check kesiapan perlengkapan acara
Memastikan semua perlengkapan siap digunakan

08.30
Menyambut tamu udangangan dan rekan media
Seksi acara dan akomodasi melakukan jobdesknya
3
09.00
Waktu pelaksanaan kegiatan
Menjalankan rundown acara hingga selesai
4
15.00
Kegiatan selesai

5
16.00
Evaluasi awal
Masing-masing panitua/penanggung jawab mencatat kekurangan & kelebihan acara
6
17.00
Packing perlengkapan
Masing-masing seksi membenahi peralatan & perlengkapan
7
18.30
Berdo’a & beriap pulan
-
8
19.00
Pulang / meninggalkan tempat
-

D. Rundown Acara Elderly Fashion Show

No
Waktu
Kegiatan
Keterangan / Penanggung Jawab
1
13.00
Pembukaan
MC
2
13.15
Penampilan peserta
Seksi Acara
3
16.30
Penampilan Bintang Tamu
Seksi Acara
4
17.00
Penutup
MC
     
E. Susunan Panitia



F. Budgeting


No
Pengeluaran
Harga
1
Sekretariat
Rp.    1.500.000,-
2
Akomodasi
Rp.  10.000.000,-
3
Pembuatan Media
Rp.    3.000.000,-
4
Biaya Iklan
Rp.    8.000.000,-
3
Sewa Tempat
Rp.  15.000.000,-
4
Fee Artist
Rp.  15.000.000,-
5
Perlengkapan
Rp.    9.000.000,-
6
Transportasi
Rp.    5.000.000,-
7
Lain-lain
Rp.    3.000.000,-
4
Jumlah
Rp.          69.000.000

G. Media Publikasi 
  1. Spanduk
  2. X Banner
  3. Framepress
  4. Brosur
 
Iklan Radio 


A. Script Radio
Anda seorang lansia yang masih ingin berkarya?// Seoang lanjut usia yang tidak ingin terbatasi oleh umur?//Ini saatnya Anda ikuti Alderly Fashion Show/ salah satu event khusus buat anda yang sudah lanjut usian namun masih ingin tetap eksis dan terus berkarya///

Persyaratan Usia minimal 50 tahun/ tinggal di JABODETABEK atau sekitarnya/ sehat jasmani maupun rihani serta memiliki pasion untuk tapil di depan umum// Segera daftarkan diri Anda paling lambat hingga 20 februari 2018// Info lebih lanjut hubungi 021 299 376///


BAB IV

PENUTUP


4.1. Kesimpulan

Keberhasilan suatu program Marketing Public relations tidak hanya dapat diukur dari peningkatan jumlah penjualan produk semata namun keberhasilan marketing yang dilakukan oleh divisi Humas lebih kepada citra perusahaan yang harus terus ditingkatkan sehingga dapat mempermudah masuknya produk dipasaran.

4.2. Saran
Perusahaan dengan orientasi profit pada umumnya bertumpu pada pemasaran, disinilah strategi dalam memasarka produk benar-benar harus dipersiapkan secara matang karena keberlangsungan dari sebuah perusahaan tergantung strategi pemasaran yang mereka jalankan.

Fungsi PR dalam sebuah perusahaan kini tidak hanya menjalin relasi dengan orientasi non profit saja melainkan bentuk pemasaran dengan mengedepankan rasa saling percayalah yang akan membawa keberhasilan disamping iklan sebagai penggerak, ada Marketing public relations yang akan merangsang penjualan produk.

Lampiran-lamiran

A. Dokumentasi Riset
  • Kuisioner

Searches related to [ Contoh ] Perencanaan program Marketing Public Relations [MPR]

contoh marketing public relations
contoh kegiatan marketing public relations
contoh kasus marketing public relations
makalah marketing public relations
strategi marketing public relations
buku marketing public relations
teori marketing public relations
contoh iklan mpr

" [ Contoh ] Perencanaan program Marketing Public Relations [MPR] "

No comments:

Post a Comment