Contoh Analisis Isu ( Misteri Sopir Hantu Uber - China ) - Manajemen Krisis PR - Dunia Public Relations

Terbaru

Wednesday, May 9, 2018

Contoh Analisis Isu ( Misteri Sopir Hantu Uber - China ) - Manajemen Krisis PR

CONTOH ANALISIS ISU ( MISTERI SUPIR HANTU UBER - CHINA )
logo uber, isu uber, lambang uber, uber

Berikut ini adalah sebuah analisi isu kiriman dari Addyta Luthfiani yang bisa teman - teman semua jadikan referensi mengerjakan tugas kuliah terutama mata kuliah Manajemen Krisis Public Relations. Semoga bermanfaat.
Baca juga : 
Contoh Analisis Isu (Iklan GrabBike) 
Contoh Analisis Isu Kartu Kuning Jokowi oleh Ketua BEM UI 

A. LATAR BELAKANG


Saat ini transportasi umum berbasis online terus menjamur dan diminati masyarkat di beberapa negara. Karena, dengan transportasi online ini sangat membantu serta mempermudah segala aktifitas masyarakat luas yang memerlukan jasa transportasi. Saat ini berbagai jasa transportasi umum berbasis online tumbuh subur di beberapa kota besar bahkan di berbagai negara, sehingga bermunculan berbagai macam layanan penyedia jasa trasportasi online dengan menawarkan harga yang bisa dibilang murah serta keamanan dan kecepatan yang tetap diutamakan. Persaingan jasa transportasi berbasis online kini kian ketat, Mulai dari transportasi roda dua hingga roda empat kini saling bersaing. 

Persaingan jasa transfortasi online tak hanya terasa di Indonesia, di beberapa negara pun sama hal nya. Seperti di China, bahkan persaingan jasa transportasi online ini terbilang canggih dan tidak sehat tentunya. Saat ini di negara China sedang marak diperbincangkan mengenai isu jasa transportasi Uber yang di kemudikan oleh hantu. 

Sistem pemesanan layanan Uber ini sama saja seperti halnya jasa transportasi online lainnya, seperti tertera kendaraan, nomor polisi, telepon pengemudi serta fotonya. Namun, yang ganjal adalah foto pengemudi yang menyeramkan berupa hantu dengan riasan serba hitam di sekitar mata. Pelanggan khawatir mereka terjebak dengan kelompok organisir penipu yang dilakukan oleh Ulah sejumlah mitra pengemudi Uber di China 

Dari laporan portal The Guardian, ulah tersebut bertujuan untuk menakut-nakuti para pengguna agar mereka segera membatalkan pesanannya. Di beberapa pasar, Uber akan mengutip biaya denda jika penumpang melakukan pembatalan order, para pengguna bisa terkena denda sekitar Rp 10.000,- yang bisa diklaim pengemudi.

Banyak media lokal juga menyebutkan, aksi tersebut sifatnya terorganisir karena mereka punya tujuan mengumpulkan beberapa yuan China dari biaya pembatalan order. Sedangkan jika pengguna tidak membatalkan, si pengemudi akan menerima order dan mendadak mengakhirinya untuk mendapatkan tarif perjalanan singkat.

Menurut para ahli teknologi, kesamaan adanya insiden 'sopir hantu' di sejumlah kota di China dalam beberapa waktu terakhir diduga merupakan percobaan terorganisir yang mengeksploitasi staf selama serah terima berlangsung. Demikian dilansir Liputan6.com dari Financial Times pada Jumat (23/9/2016).

Pihak Uber mengatakan bahwa insiden itu merupakan "perilaku penipuan terorganisir". Pada saat yang sama, perusahaan itu telah menggunakan teknologi untuk memadamkan aksi tersebut dan memblokir akun terkait. Belum ditemukan siapa yang ada di balik modus 'sopir hantu' itu tapi untuk sementara waktu, Uber mengganti rugi biaya pembatalan tersebut ke para pengguna yang sudah menjadi korban


B. ANALISIS ISU 

  • MediaTempat Isu Berkembang :
    Media Online: kompas.com, detik.com, cnnindonesia.com, liputan6.com, news.xcoid.com.
  • Organisasi yang terkait isu : Layanan jasa transportasi Uber – China
  • Isu yang berkembang : Misteri Supir Uber Berupa Hantu



Mengenai isu yang sedang berkembang di China mengenai supir hantu. Ini merupakan bukan kali pertama, beberapa waktu terakhir warga China memang di hebohkan oleh isu seperti ini. Penipuan yang dilakukan dengan cara mengganti foto profil Uber dengan wajah yang mengerikan ini merupakan ulah oknum supir Uber yang ingin meraup penghasilan lebih dari pembatalan transaksi pengguna. Dengan isu seperti ini tentunya sangat merugikan perusahaan Uber, perusahaan sudah banyak sekali menerima keluhan dan kekecewaan dari penumpang Uber dan ini berdampak ketidak percayaan pengguna terhadap jasa layanan transportasi Uber.

C. HASIL ANALISA ISU YANG SEDANG BERKEMBANG

  • Isu Eksternal
  • Isu mengenai Supir hantu ini sudah berkembang di negara China, bahkan sampai luar negara melalui media cetak maupun media online. Dan isu tersebut tentunya mempengaruhi kepercayaan pengguna kepada perusahaan Uber

  • Defensive Issues
  • Mengenai isu terkait tergolong kedalam jenis isu devensive issues. Karena isu yang berkembang menjadi ancaman bagi perusahaan yang berdampak penurunan citra dan dapat mempengaruhi profit perusahaan yang akan berkurang seiring dengan penurunan kepercayaan publik terhadap Uber dan perusahaan Uber harus membangun strategi untuk kedepan nya agar kepercayaan dan citra dapat diperoleh dlagi dari pengguna

  • Isu Universal
  • isu yang berkembang di khusus nya di China ini bersifat universal. Berkembang nya isu tersebut tentunya mengalami kekecewaan dan mempengaruhi khalayak secara umum maupin personal terutama pengguna setia jasa transportasi online. 

  • Cyber Bullying
  • Isu yang sedang berkembang ini bermula pada para pengguna Uber yang mengungkapkan kekecewaan nya dimedia sosial seperti twitter mengenai penipuan oknum supir Uber. Kekecewaan secara personal pun diungkap kan di berbagai media sosial. Sehingga, perusahaan pun mengalamai Cyber Bullying dari dampak isu yang berkembang tersebut.

D. KESIMPULAN DAN SARAN

  • Kesimpulan 
Kesimpulan dari isu yang telah dibahas adalah prilaku yang tidak bijaksana yang dilakukan oleh oknum Supir Uber yang ingin meraup keuntungan lebih dengan cara menipu identitas dirinya berupa hantu, sehingga pengguna akan membatalkan order. Sedangkan jika pengguna tidak membatalkan, si pengemudi akan menerima order dan mendadak mengakhirinya untuk mendapatkan tarif perjalanan singkat.
  • Saran
Dengan berkembangnya jasa layanan transportasi online perlunya pengguna agar lebih berhati-hati dan waspada. Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika menggunakan jasa transportasi online agar tidak mudah tertipu oleh oknum lain, yaitu:
  1. Sebelum memesan, sebaiknya pengguna harus mengerti langkah dan cara yang tepat untuk bisa menggunakan layanan transportasi Online tersebut.
  1. Pada saat proses pemesanan terdapat foto serta mobil serta nomor kendaraan yang terpampang jelas didalam aplikasi tersebut. Bila perlu catat dan hafalkan nomor kendaraan dan jangan lupa untuk mengingat wajah si pengemudi. Jika semua identitas supir sesuai standar, maka pengguna tidak perlu khawatir untuk melanjutkan perjalan.



Searches related to Contoh Analisis Isu Manajemen Krisis PR

contoh kasus manajemen krisis
perusahaan yang mengalami krisis manajemen
makalah manajemen krisis perusahaan
contoh kasus manajemen isu perusahaan
contoh kasus manajemen krisis public relations
contoh manajemen krisis dalam perusahaan
skripsi manajemen krisis public relations
contoh manajemen krisis dan pemecahannya

" Contoh Analisis Isu ( Misteri Sopir Hantu Uber - China ) "

No comments:

Post a Comment