Makalah Character Building Motivasi, Sikap dan Perilaku Sosial

MAKALAH CHARACTER BUILDING
MOTIVASI, SIKAP DAN PERILAKU SOSIAL

A. Pengertian Motivasi

Kekuatan atau daya dorong yang menggerakkan sekaligus mengarahkan kehendak dan perilaku seseorang dan segala kekuatannya untuk mencapai tujuan yang diinginkannya, yang muncul dari keinginan memenuhi kebutuhannya.

Hirarki kebutuhan
menurut Maslow terbagi menjadi :
  1. Kebutuhan fisiologis
    Kebutuhan fisiologis merupakan kebutuhan yang sangat primer dan mutlak harus di penuhi untuk memelihara homeostatis biologis dan kelangsungan hidup bagi setiap manusia. kebutuhan ini dapat mengakibatkan sakit bahkan sampai mati jika tidak terpenuhi. Oleh karena itu kebutuhan fisiologis berada di urutan pertama atau teratas menurut Abraham maslow.

    Kebutuhan fisiologis bersifat falid yaitu anatomi kebutuhan tubuh kita untuk mempertahankan hidup. jadi kebutuhan fisiologis merupakan kebutuhan yang sangat mutlak harus di penuhi manusia untuk kelangsungan hidupnya. kebutuhan fisiologis meliputi
    • Oksigen
      Oksigen sangat di butuhkan manusia untuk bernafas dan di perlukan dalam proses metabolisme dalam tubuh.
       
    • Cairan Tubuh
      Manusia sebagian besarnya merupakan cairan.itulah sebabnya tubuh kita sangat memerlukan minuman untuk memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh.
       
    • Eliminasi
      Eliminasi merupakan pembuangan zat sisa dalam tubuh yang harus di keluarkan karena zat sisa mengandung racun yang apabila tidak di keluarkan akan menyebabkan penyakit.
       
    • Istirahat
      Istirahat dibutuhkan tubuh kita agar energy kita tidak terlalu banyak terbuang dalam proses metabolisme. istirahat merupakan kebutuhan yang paling pokok dari manusia untuk menjaga kesehatannya.
    • Bebas dari rasa nyeri
      Manusia ingin selalu terhindar dari berbagai penyakit atau luka yang dapat menyebabkan nyeri. salah satu contohnya adalah meminum obat. minum obat bertujuan untuk menghilangkan rasa sakit tersebut.
       
    • Stimulasi
      Stimulasi adalah rangsangan yang di terima manusia.manusia memiliki rangsangan baik internal maupun eksternal.
       
    • Regulasi
      Regulasi merupakan keteraturan atau keseimbangan pada tubuh untuk mepertahankan suhu tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit.
       
    • Eksplorasi dan manipulasi
      Dengan cara yang berbeda-beda manusia ingin mengungkapkan apa yang ada pada dirinya masing-masing. selain itu pula manusia melakukan rekayasa dalam hidupnya.
       
    • Seksual
      Setiap orang pasti memerlukan kebutuhan seksual untuk mendapatkan rasa aman dan nyaman dari orang yang sangat di cintainya. ini merupakan bentuk ekspresi yang setiap manusia memilikinya agar manusia tersebut mendapat pengakuan dari yang di cintainya.

    Tetapi setelah manusia memenuhi atau mendapatkan kebutuhan fisiologis tersebut, kebutuhan fisiologis manusia belum lengkap tanpa:
     
  2. Kebutuhan keamanan dan keselamatan
    Ketika manusia sudah terpuaskan sebagai kebutuhan fisiologisnya, mereka mulai termotivasi oleh kebutuhan akan rasa aman, termasuk rasa aman fisik, stabilitas, ketergantungan, perlindungan dan kebebasan dari daya-daya mengancam, seperti perang, terorisme, penyakit, rasa takut, rasa cemas, bahaya, kerusuhan, dan bencana alam.

    Kebutuhan terhadap hukum, aturan dan struktur juga menjadi bagian dari kebutuhan akan rasa aman (Maslow, 1970).

    Kebutuhan fisiologis dan kebutuhan rasa aman pada dasarnya adalah kebutuhan mempertahankan kehidupan. Kebutuhan fisiologis adalah pertahanan hidup jangka pendek, sedangkan kebutuhan rasa aman adalah pertahanan hidup jangka panjang
     
  3. Kebutuhan rasa memiliki
    Sesudah kebutuhan fisiologis dan keamana relatif terpuaskan, kebutuhan dimiliki atau menjadi bagian dari kelompok sosial dan cinta menjadi tujuan yang dominan. Kebutuhan dimiliki ini terus penting sepanjang hidup.

    Menurut Maslow kegagalan memenuhi kebutuhan dimiliki dan dicintai menjadi sebab hampir semua bentuk psikopatologi. Pengalaman kasih sayang anak-anak menjadi dasar perkembangan kepribadian yang sehat. Gangguan penyesuaian bukan disebabkan oleh frustasi keinginan sosial, tetapi lebih karena tidak adanya keintiman psikologik dengan orang lain.
     
  4. Kebutuhan akan penghargaan
    Setelah kebutuhan dicintai dan dimiliki tercukupi, kekuatan motivasinya melemah, diganti motivasi harga diri. Ada dua jenis harga diri :

    Menghargai diri sendiri
    Harga diri adalah perasaan seseorang terhadap keberhargaan dan keyakinan dirinya.

    Mendapat penghargaan dari orang lain

    Penghargaan dari orang lain merupakan persepsi tentang prestise, pengakuan atau ketenaran yang berhasil dicapai seseorang dimata orang lain.
     
  5. Kebutuhan aktualisasi diri
    Aktualisasi diri adalah keinginan untuk memperoleh kepuasan dengan dirinya sendiri untuk menyadari semua potensi dirinya, untuk menjadi apa saja yang dia dapat melakukannya, dan untuk menjadi kreatif dan bebas mencapai puncak prestasi potensinya. Siapapun yang sudah mencapai tingkat aktualisasi diri berarti menjadi manusia seutuhnya.

B. Cara memotivasi diri

  1. Memotivasi diri melalui rasa percaya diri:
    Hindari mencari-cari alasan
    Gunakan daya imajinasi
    Jangan takut gagal
    Perhatikan penampilan
     
  2. Memotivasi diri dengan menentukan sasaran
     
  3. Memotivasi diri dengan menyusun catatan mengenai sukses yang pernah diraih
    Johari Window atau Jendela Johari merupakan salah satu cara untuk melihat dinamika dari self-awareness, yang berkaitan dengan perilaku, perasaan, dan motif kita.

    Model yang diciptakan oleh Joseph Luft dan Harry Ingham di tahun 1955 ini berguna untuk mengamati cara kita memahami diri kita sendiri sebagai bagian dari proses komunikasi. Joseph Luft dan Harrington Ingham, mengembangkan konsep Johari Window sebagai perwujudan bagaimana seseorang berhubungan dengan orang lain yang digambarkan sebagai sebuah jendela.

    Jendela‟ tersebut terdiri dari matrik 4 sel, masing-masing sel menunjukkan daerah self (diri) baik yang terbuka maupun yang disembunyikan. Keempat sel tersebut adalah daerah publik, daerah buta, daerah tersembunyi, dan daerah yang tidak disadari.
Keempat gambar dapat dilihat sebagai berikut:

johari windows, teori window, character building,motivasi sikap dan perilaku sosial

  • Open area
    adalah informasi tentang diri kita yang diketahui oleh orang lain seperti nama, jabatan, pangkat, status perkawinan, lulusan mana, dll. Area terbuka merujuk kepada perilaku, perasaan, dan motivasi yang diketahui oleh diri kita sendiri dan orang lain.

    Bagi orang yang telah mengenal potensi dan kemampuan dirinya sendiri, kelebihan dan kekurangannya sangatlah mudah untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain sehingga orang dengan Type ini pasti selalu menemui kesuksesan setiap langkahnya, karena orang lain tahu kemampuannya begitu juga dirinya sendiri.

    Ketika memulai sebuah hubungan, kita akan menginformasikan sesuatu yang ringan tentang diri kita. Makin lama maka informasi tentang diri kita akan terus bertambah secara vertikal sehingga mengurangi hidden area. Makin besar open area, makin produktif dan menguntungkan hubungan interpersonal kita.
     
  • Hidden area
    berisi informasi yang kita tahu tentang diri kita tapi tertutup bagi orang lain. Informasi ini meliputi perhatian kita mengenai atasan, pekerjaan, keuangan, keluarga, kesehatan, dll. Dengan tidak berbagi mengenai hidden area, biasanya akan menjadi penghambat dalam berhubungan.

    Hal ini akan membuat orang lain miskomunikasi tentang kita, yang kalau dalam hubungan kerja akan mengurangi tingkat kepercayaan orang. merujuk kepada perilaku, perasaan, dan motivasi yang diketahui oleh orang lain, tetapi tidak diketahui oleh diri kita sendiri.
     
  • Blind area
    yang menentukan bahwa orang lain sadar akan sesuatu tapi kita tidak. Pada daerah ini orang lain tidak mengenal kita sementara kita tahu kemampuan dan potensi kita, bila hal tersebut yang terjadi maka umpan balik dan komunikasi merupakan cara agar kita lebih dikenal orang terutama kemampuan kita, hilangkan rasa tidak percaya diri mulailah terbuka. Misalnya bagaimana cara mengurangi grogi, bagaimana caranya menghadapi dosen A, dll.

    Sehingga dengan mendapatkan masukan dari orang lain, blind area akan berkurang. Makin kita memahami kekuatan dan kelemahan diri kita yang diketahui orang lain, maka akan bagus dalam bekerja tim. merujuk kepada perilaku, perasaan, dan motivasi yang diketahui oleh diri kita sendiri, tetapi tidak diketahui oleh orang lain.
     
  • Unknown area
    adalah informasi yang orang lain dan juga kita tidak mengetahuinya. Sampai kita dapat pengalaman tentang sesuatu hal atau orang lain melihat sesuatu akan diri kita bagaimana kita bertingkah laku atau berperasaan. Misalnya ketika pertama kali seneng sama orang lain selain anggota keluarga kita.

    Kita tidak pernah bisa mengatakan perasaan “cinta”. Jendela ini akan mengecil sehubungan kita tumbuh dewasa, mulai mengembangkan diri atau belajar dari pengalaman.


Target Rencana dan Pencapaiannya

Jangka waktu
Target
Rencana Pencapaian
10 Tahun


8 Tahun


6 Tahun


4 Tahun


2 Tahun


1 Tahun




Penelusuran yang terkait dengan Makalah Character Building Motivasi

contoh makalah character building lingkungan dan interaksi sosial
makalah character building pengabdian masyarakat
materi character building
makalah character building pengembangan diri
makalah character building sikap dan perilaku sosial
contoh makalah character building pengabdian masyarakat
makalah character building pemulung
artikel contoh makalah character building

" Makalah Character Building Motivasi, Sikap dan Perilaku Sosial "