[ Contoh ] Proposal Pengajuan Riset Untuk perusahaan

[ CONTOH ] PROPOSAL PENGAJUAN RISET UNTUK PERUSAHAAN


Proposal Riset - Adalah rencana pengajuan terkait riset yang akan dilakukan di perusahaan terkait atau yang dituju, Hampir sama seperti proposal pada umumnya untuk proposal riset yang ditujukan ke perusahaan ini biasanya juga berisi Latar belakang, Maksud serta tujuan hingga bab penutup.

Yang berbeda biasanya di proposal riset disini dicantumkan keterangan mengenai data apa saja yang dibutuhkan bagaian dari perusahaan mana yang ingin dituju seperti Bagian keuangan, SDM dll.

Untuk kamu yang membutuhkan refrensi mengenai seperti apa kira-kira bentuk proposal yang diajukan keperusahaan dalam rangka riset, berikut sudah Dunia Public Relations sediakan contohnya dibawah ini :

Proposal riset, contoh proposal riset, riset ke perusahaan, proposal permintaan data perusahaan

1. Latar Belakang Riset

Dalam era modernisasi ini, perkembangan dalam bidang teknologi informasi semakin cepat. Dampak dari pesatnya kemajuan teknologi informasi ini memperketat persaingan bisnis yang sudah ada dan menggeser paradigma dunia bisnis ke arah customer oriented, menuntut setiap badan usaha untuk dapat menyediakan produk dan jasa yang inovatif, lebih baik, lebih murah, lebih cepat dan sesuai dengan ekspektasi dan kebutuhan pelanggan yang semakin kompleks seiring majunya zaman. Sangat penting bagi sebuah perusahaan untuk dapat memenangkan persaingan bisnis dari para kompetitornya, terutama di saat kondisi ekonomi yang menurun. Dalam usaha memenangkan persaingan tersebut, perusahaan-perusahaan pelaku bisnis berlomba-lomba memberikan lebih banyak customer value dalam produk yang ditawarkannya. Customer value telah menjadi sebagian besar perhatian pelanggan terhadap suatu barang atau jasa dikarenakan semakin selektifnya konsumen dalam menentukan produk yang sesuai dan tepat dengan kebutuhannya.

Strategi penetapan standar harga menjadi penting ketika perusahaan ingin selalu mengembangkan dan meciptakan inovasi-inovasi baru untuk produk-produk yang dihasilkannya guna menyamai ekspektasi pelanggan namun tidak ingin melakukan pemborosan dalam pengembangannya, serta produk yang dihasilkan tetap mampu bersaing di pasar. Pendekatan penetapan harga akan bervariasi untuk masing-masing bidang bisnis yang berbeda. Faktor yang mempengaruhi pemilihan pendekatan penetapan harga adalah kondisi lingkungan bisnis di sekitar entitas yang dilatarbelakangi oleh tujuan yang ada dalam strategi perusahaan, sehingga proses penetapan harga pun menjadi semakin rumit, tergantung pada tingkat keunikannya, level kompetisi dan waktu.

Pentingnya penetapan harga dikarenakan strategi ini merupakan salah satu atribut utama bagi sebuah produk yang diharapkan dapat menang dalam persaingan disamping kulaitas, fungsi, dan desainnya. Selain itu, penetapan harga digunakan untuk memproyeksikan margin yang ingin dicapai oleh perusahaan melalui penjualan barang atau jasa dalam anggaran kegiatan perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan sebuah perencanaan yang matang dalam pemilihan pendekatan penetapan harga guna mencapai harapan customer.

Penetapan harga yang efektif dapat menciptakan suatu efisiensi bagi perusahaan melalui cost reduction yang didapat dari continuous improvement. Cost reduction dapat didefinisikan sebagai pengurangan yang sebenarnya dan bersifat permanen dalam satuan cost per unit produksi tanpa menurunkan kualitas (Karuppannan, 2012:11). Hasil akhir yang merupakan efek dari cost reduction nantinya adalah profit yang meningkat.

Penelitian ini memiliki maksud untuk menungungkap berbagai perbedaan yang dapat dihasilkan dari penerapan metode-metode penetapan biaya (costing) yang berbeda-beda pada studi kasus yang sama dengan disertai analisis kelemahan dan kelebihan atas tiap-tiap penerapan.

2. Fokus Penelitian

Berdasarkan latar belakang di atas maka fokus penelitian ini adalah: Bagaimana “Strategi Costing yang Diterapkan dalam PT. Perkebunan Nusantara XII Menciptakan Cost Reduction”.

3. Maksud dan Tujuan Penelitian

3.1. Maksud Penelitian
Maksud dari penelitian ini, yang pertama adalah untuk memperoleh data dan informasi mengenai hal-hal yang berhubungan dengan metode costing yang dapat memberikan cost reduction bagi perusahaan tanpa menurunkan kualitas produknya. Yang kedua, adalah menjadi bahan pendukung dalam penyusunan skripsi sebagai salah satu syarat lulus pada Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga.

3.2. Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari metode costing serta data-data keuangan dan kebijakan-kebijakan terkait yang diterapkan dalam PT. Perkebunan Nusantara XII untuk menetapkan cost per unit untuk setiap produk yang dihasilkan.

4. Manfaat Penelitian

4.1. Manfaat Akademis
Diharapkan melalui penelitian ini dapat bermanfaat sebagai bahan referensi atau bahan untuk menambah wawasan serta pemikiran bagi penulis dan para akademisi yang akan melakukan penelitian yang berkaitan dengan penelitian ini.

4.2. Manfaat Praktis

Diharapkan melalui penelitian ini dapat bermanfaat dan berkontribusi sebagai bahan referensi, evaluasi dan pertimbangan untuk metode costing perusahaan.

5. Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian Analisis Product Costing dalam Usaha Pencapaian Cost Reduction dan Meningkatkan Efisiensi Fungsi Produksi Perusahaan akan dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:
  • Nama Lembaga : PT. Perkebunan Nusantara XII (Perkebunan The Wonosari)
  • Alamat : Dusun Wonosari, Desa Toyo Marto, Kec. Singosari, Malang
  • Waktu : 5 November – 31 Desember 2015
  • Lama : 2 Bulan
Ketentuan tempat dan waktu penelitian dapat berubah sesuai dengan kesepakatan yang dikehendaki pihak perusahaan dan peneliti.

6. Data yang Diperlukan dalam Penelitian

Berikut adalah data dari perusahaan yang kami perlukan dalam penelitian ini:
  1. Profil perusahaan
  2. Struktur organisasi
  3. Proses bisnis produksi dan aktivitas produksi
  4. Laporan Total biaya-biaya per produksi (harga material, tenaga kerja, dan overhead pabrik serta biaya lain terkait produksi)
  5. Laporan keuangan perusahaan
  6. Metode penetapan harga perusahaan
Penyediaan data yang dibutuhkan dapat dipertimbangkan lebih lanjut oleh pihak penulis dan PT. Perkebunan Nusantara XII.

7. Metodologi Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode penilitian kualitatif dengan dengan pendekatan studi kasus. Pendekatan studi kasus, yang merupakan suatu inkuiri empiris yang menyelidiki fenomena di dalam konteks kehidupan nyata bilamana batas-batas antara fenomena dan konteks tidak tampak dengan tegas dan dimana multi sumber bukti dimanfaatkan. (Yin, 2008).

Definisi ini tidak hanya membantu dalam memahami studi kasus secara lebih jelas, melainkan juga membedakannya dengan strategi-strategi yang lainnya. Eksperimen misalnya, secara sengaja menceraikan fenomena dari konteksnya, agar perhatian dapat difokuskan pada beberapa variable (biasanya konteksnya dikontrol dengan lingkungan laboratoris). Historis sebagai bandingannya, justru berkenaan dengan situasi yang terjerat diantara fenomena dan konteks, tetapi biasanya dengan peristiwa-peristiwa non kontemporer. Kemudian, survei mencoba berurusan dengan fenomena dan konteks, tetapi kemampuannya untuk meneliti konteks tersebut sangat terbatas. Perancang survei, senantiasa berjuang untuk membatasi jumlah variabel yang harus dianalisis (dan karenanya juga jumlah pertanyaan yang dapat diajukan), untuk diterapkan secara aman pada jumlah responden yang dapat disurvei.

Definisi lainnya dari studi kasus yaitu penelitian terhadap latar belakang dan kondisi individu, kelompok atau komunitas tertentu dengan tujuan untuk memberikan gambaran yang lengkap mengenai subjek atau objek, dan suatu kejadian yang diteliti (Ruslan: 2003).

Pada beberapa penelitian pendekatan studi kasus lebih dikehendaki untuk melacak peristiwa-peristiwa kontemporer, bila peristiwa–peristiwa yang bersangkuatan tidak dapat dimanipulasi. Karena itu studi kasus mendasarkan diri kepada tekhnik-tekhnik yang sama dengan kelaziman yang ada pada strategi historis, tetapi dengan menambahkan dua sumber bukti yang biasanya tidak termasuk ke dalam pilihan para sejarawan, yaitu observasi dan wawancara sistematik. Sekali lagi, walaupun studi kasus dan historis bisa tumpang tindih, kekuatan yang unik dari studi kasus adalah kemampuannya untuk berhubungan sepenuhnya dengan berbagai jenis bukti, dokumen, peralatan, dan observasi. Lebih dari itu, dalam beberapa situasi seperti observasi partisipan, manipulasi informasi juga dapat terjadi.

Untuk mendapatkan data yang lengkap, peneliti menggunakan teknik triangulation (triangulasi) sebagai salah satu bentuk pengumpulan data kualitatif. Menurut Alwasilah (2003), dalam penelitian kualitatif, triangulasi ini merujuk pada pengumpulan informasi (data) sebanyak mungkin dari berbagai sumber (manusia, latar dan kejadian) melalui berbagai metode.

Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
  • Wawancara
    Wawancara yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah wawancara tak terstruktur, atau sering juga disebut sebagai wawancara mendalam, wawancara intensif, wawancara kualitatif, dan wawancara terbuka (Opended interview), wawancara etnografis. Wawancara adalah bentuk komunikasi antara dua orang, melibatkan seseorang yang ingin memperoleh informasi dari seseorang dengan mengajukan pertanyaan- pertanyaan berdasarkan tujuan tertentu (Mulyana, 2001).

    Wawancara ini dapat digunakan untuk mengumpulkan informasi yang tidak mungkin diperoleh lewat observasi. Melalui wawancara peneliti bisa mendapatkan informasi yang mendalam sehubungan dengan strategi komunikasi pemasaran di Media Online Detik.com.

    Pihak yang menjadi narasumber antara lain yaitu Direktur Detik.com, Divisi Marketing pada media tersebut, staff serta orang-orang yang terkait dengan bidang pemasaran di Detik.com. Data yang diperoleh dari hasil wawancara tersebut dijadikan sebagai data primer, yaitu data yang diperoleh dari informan melalui wawancara langsung yang dilakukan oleh peneliti di lokasi penelitian.
     
  • Observasi
    Yaitu pemilihan, pengubahan, pencatatan dan pengkodean serangkaian perilaku dan suasana yang berkenaan dengan organisasi, sesuai dengan tujuan-tujuan empiris. Observasi berguna untuk menjelaskan dan merinci gejala-gejala yang terjadi.

    Observasi ialah teknik pengumpulan data dengan mengadakan peninjauan secara langsung penerapan strategi komunikasi pemasaran di Media Online Detik.com. Untuk mendapatkan data yang dibutuhkan peneliti dalam penelitian ini, peneliti mengamati segala sesuatu yang berhubungan dengan strategi komunikasi pemasaran pada kedua surat kabar tersebut. Mulai dari acara-acara yang diselenggarakan, komunikator, pesan yang disampaikan, sampai dengan respon publik terhadap kegiatan ini, serta meninjau langsung tempat-tempat yang dijadikan sasaran pemasaran tersebut, baik itu di beberapa pusat dan sarana yang digunakan kedua surat kabar dalam memasarkan produknya.
     
  • Dokumentasi
    Yaitu menggali informasi atau pengetahuan yang ada hubungannya dengan penelitian melalui dokumentasi kegiatan. Dalam hal ini, yakni kegiatan yang dilakukan oleh Detik.com dalam melakukan strategi komunikasi pemasaran.
     
  • Kepustakaan
    Yaitu mencari atau menggali informasi atau pengetahuan yang berhubungan dengan penelitian ini melalui sumber-sumber ilmiah seperti buku-buku, jurnal dan lainnya.

8. Data Peneliti

Berikut merupakan data peneliti secara singkat:
  • Nama : Alan Bagus 
  • SyahputraNIM : 041211332127Jurusan/Fakultas : S1 Akuntansi / 
  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  • Universitas : Universitas Airlangga
  • Alamat : Griya Citra Asri RM 29 / 17, Surabaya
  • Telepon : 0812 946 *** ***
  • Email : ****@gmail.com

9. Penutup

Penulis berharap bahwa penelitian ini dapat menjadi sebuah sumbangsih penulis atas wawasan mengenai profit maximization dalam perkembangan industri frozen foods. Secara khusus, semoga penelitian ini juga dapat menambah referensi aplikasi teoritis mengenai Strategi Penetapan Harga Produk dalam Usaha Pencapaian Cost Reduction PT. Perkebunan Nusantara XII dalam bersaing dengan kompetitornya dalam industri yang dijalani. Oleh karena itu, penulis menjamin kerahasiaan data-data perusahaan yang didapat selama melakukan kegiatan penelitian. Tak lupa, penulis akan memberikan satu hasil penelitian skripsi yang telah disahkan oleh Universitas Airlangga sebagai arsip untuk PT. Perkebunan Nusantara XII. Atas kesempatan yang diberikan penulis ingin menyampaikan ucapan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya untuk PT. Perkebunan Nusantara XII.

Searches related to [ Contoh ] Proposal Pengajuan Riset Untuk perusahaan

contoh proposal pengajuan penelitian pada perusahaan pdf
proposal pengajuan penelitian skripsi ke perusahaan pdf
contoh proposal pengajuan penelitian. pdf
contoh proposal pengajuan penelitian ke sekolah
contoh proposal pengajuan pengambilan data
contoh proposal penelitian ke perusahaan doc
proposal permohonan data skripsi
contoh proposal permintaan data

" [ Contoh ] Proposal Pengajuan Riset Untuk perusahaan "