Pengertian Lobi - Teknik Loby & Negosiasi Public Relations - Dunia Public Relations

Terbaru

Saturday, March 10, 2018

Pengertian Lobi - Teknik Loby & Negosiasi Public Relations

PENGERTIAN LOBI
TEKNIK LOBY & NEGOSIASI PUBLIC RELATIONS

DEFINISI LOBI - Beberapa definisi tentang lobi:
  1. Menurut Kamus Inggris-Indonesia (John M. Echols):
    a. Lobi adalah:
    - Ruang masuk (gedung)
    - Mencoba mempengaruhi
    b. Lobbyist adalah seseorang yang mencoba memengaruhi pembuat undang-undang, danlain-lain.
  2. Menurut Kamus Bahasa Indonesia:
    a. Lobi adalah ruang uang teras di dekat pintu masuk hotel (bioskop, dan sebagainya), dilengkapi dengan beberapa perangkat meja-kursi, yang berfungsi sebagai ruang duduk atau ruang tunggu.
    b. Melobi adalah melakukan pendekatan secara tidak resmi.
    c. Pelobian adalah bentuk partisipasi politik yang mencakup usaha individu atau kelompok untuk menghubungi para pejabat pemerintah atau pemimpin politik dengan tujuan memengaruhi keputusan atau masalah yang dapat menguntungkan sejumlah orang.
     
  3. Menurut Tarsis Tarmudji - Lobi adalah suatu (bentuk) pressure group yang mempraktikkan seni mendapatkan teman yang berguna, dan memengaruhi orang lain.
     
  4. Menurut A.B. Susanto - Melobi pada dasarnya merupakan usaha yang dilaksanakan untuk memengaruhi pihak-pihak yang menjadi sasaran agar terbentuk sudut pandang positif terhadap topik lobi.

Maka dapat ditarik beberapa pokok pikiran yang menjelaskan tentang lobi, yaitu:
  1. Kegiatan lobi melibatkan beberapa pihak, yaitu pelobi dan yang dilobi.
  2. Sasaran pelobi, orang atau pihak yang dilobi (biasanya pemerintah, politisi, tokoh yang memiliki kekuasaan atau pengaruh yang besar).
  3. Kegiatan lobi dapat dilakukan secara individual ataupun berkelompok, dengan sasaran berupa individu berpengaruh, kelompok, lembaga pemerintahan, lembaga nonpemerintah, perusahaan swasta, dan sebagainya.
  4. Pelobi melakukan kegiatan lobinya dengan tujuan untuk mememngaruhi mereka yang menjadi sasaran lobi.
  5. Kegiatan lobi juga dimaksudkan untuk memperoleh teman yang berguna.
  6. Ada unsur pressure (tekanan) pada saat kegiatan lobi tengah berlangsung untuk memperoleh hal yang diinginkan dengan cara-cara yang halus.
  7. Lobi adalah kegiatan yang bersifat infomal atau tidak resmi.
  8. Melihat asal katanya, lobi adalah ruang teras di dekat pintu masuk hotel, bioskop, dan sebagainya.

Baca juga :

 

Fungsi Lobi

lobi,pengertian lobi,fungsi lobi,manfaat lobi,defininisi lobi,lobi menurut para ahli
Pengertian dan funsi Lobi
 
Menurut Grunig dan Hunt (1984), kegiatan melobi meliputi:
  • Membangun koalisi dengan organisasi-organisasi lain, berbagai kepentingan dan tujuan-tujuan untuk melakukan usaha bersama dalam memengaruhi wakil-wakil legislatif.
  • Mengumpulkan informasi dan mempersiapkan laporan untuk legislator yang mewakili posisi organisasi dalam isu-isu kunci.
  • Melakukan kontak dengan individu-individu yang berpengaruh, dan wakil-wakil dari agensi yang menyatu.
  • Mempersiapkan pengamat dan pembicara ahli untuk mewakili posisi organisasi terhadap legislator.
  • Memusatkan debat pada isi kunci, fakta, dan buktibukti yang mendukung posisi organisasi.
  • Mempengaruhi keputusan atau kebijakan pihak lain sehingga baik keputusan maupun kebijakan yang diambil akan menguntungkan pelobi, organisasi ataupun pelobi.

SASARAN LOBI

  1. Golongan masyarakat yang biasa disebut dengan Kalangan Kosmopolit. Mereka adalah orang yang memiliki wawasan dan pengetahuan yang cukup luas, yang tidak diragukan lagi kemampuan maupun kecakapannya.
  2. Anggota organisasi yang memiliki kontak paling penting dengan pihak-pihak legislatif, eksekutif maupun yudikatif.
     
  3. Tokoh masyarakat yang sudah dikenal kredibilitasnya, integritas maupun reputasinya, tokoh LSM, dan individu-individu berpengaruh lainnya.
  4. Kalangan jurnalis (wartawan dan redaktur) yang memiliki networking dan jaringan informasi cukup luas, serta memiliki power untuk membentuk opini.
  5. Pejabat tinggi negara seperti anggota legislatif (DPR/D), eksekutif (pejabat pemerintah, seperti menteri, dirjen, gubernur, walikota, dan sebagainya) dan yudikatif (MA, Departemen Kehakiman dan HAM), yang keputusan-keputusannya bisa mengubah segalanya baik di bidang politik, hukum, perundang-undangan, sosial ekonomi, dan sebagainya.

TUJUAN LOBI

  1. Mencapai laba - Pada organisasi nirlaba, laba adalah mendapatkan dukungan moral, materi dan dukungan pendanaan, organisasi nirlaba tidak akan dapat menjalankan organisasinya.
  2. Berkesinambungan (sustainable)
  3. Memberikan keuntungan kepada masyarakat dan negara 
" Pengertian Lobi - Teknik Loby & Negosiasi Public Relations "

No comments:

Post a Comment