Konflik dan Masalah komunikasi Dalam Lobi - Tekni Loby & Negosiasi PR

KONFLIK DAN MASALAH KOMUNIKASI DALAM LOBI
TEKNIK LOBY & NEGOSIASI PR

DEFINISI KONFLIK -
Daniel Webster (dalam Pickeringm 2001:1) mendefinisikan konflik sebagai:
  1. Persaingan atau pertentangan antara pihakpihak yang tidak cocok satu sama lain.
  2. Keadaan atau perilaku yang bertentangan (misalnya: pertentangan, pendapat, kepentingan, atau pertentangan antarindividu).
  3. Perselisihan akibat kebutuhan, dorongan, keinginan, atau tuntutan yang bertentangan.
  4. Perseteruan.

Alasan timbulnya konfilk dalam melobi:
  1. Ada perbedaan pendapat di dalam kubu tim Misalnya dalam menetapkan butir-butir persetujuan yang akan dibawa ke lobi dan dalam batas kesepakatan.
  2. Konflik kepentingan
    Tiap individu peserta lobi atau yang mengikuti proses lobi kemungkinan memiliki agenda tersendiri.
  3. Berebut pengaruh
    Untuk menjadi ketua tim, misalnya, sering di antara anggota tim lobi terjadi saling “sikut”, saling mendiskreditkan , dan sebagainya.
  4. Double Agent
    Ada kecurigaan, dalam tim lobi ada agen ganda. Tidak hanya mewakili kepentingan tim dan organisasi , tetapi dia juga mewakili kepentingan pemerintah atau pihak lain karena ia adalah agen pemerintah ataupun agen pihak seteru (lawan).  
  5. Konflik Antara Tim Dengan Pimpinan Atau Salah Satu Pimpinan Organisasi/Perusahaan Tempatnya Bekerja.

Lobi bertujuan mempengaruhi keputusan sasaran lobi. Perlu dipengaruhi karena sasaran lobi berkemungkinan untuk:
  • Menolak.
  • Mendukung.
  • Menyetujui dengan syarat.
  • Menyetujui penuh.


ANGGAPAN SALAH TENTANG KONFLIK


Menurut Pickering:
  1. Alangkah mudahnya jika konflik bisa selesai dengan sendirinya. Konflik harus segera diselesaikan, jika tidak akan semakin sulit dikendalikan.
  2. Dalam menyelesaikan konflik terkadang memang harus dengan konfrontasi. Konfrontasi bukanlah perang melainkan duduk di meja perundingan untuk menyelesaikan masalahnya.
  3. Salah jika beranggapan bahwa konflik dalam perusahaan menandakan pemimpinnya tidak bisa memimpin.
  4. Konflik bisa menunjukkan adanya kepedulian yang besar dalam diri orang itu pada kondisi perusahaan.
  5. Amarah tidak bisa disebut negatif atau positif

loby,diplomasi,negosiasi,teknik loby,negosiasi pr,



Agar lobi tidak mengarah pada konflik dan sebaliknya memperbesar kemungkinan dikabulkannya permintaan kita, maka kita harus mengenali interest dan kepentingan masingmasing Stakeholder.

teknik loby dan negisoasi,konflik komunikasi,konflik lobi komunikasi
kepuasan stakeholder,teknik lobi,komunikasi lobi,konflik lobi komunikasi

Faktor-faktor yang menjadi penghambat lobi dalam komunikasi:
  • Faktor situasional
  • Faktor sosiologis
  • Faktor psikologis


 Baca juga :

Searches related to KONFLIK LOBI

lobi dan negosiasi
faktor penghambat lobi


" Konflik dan Masalah komunikasi Dalam Lobi - Tekni Loby & Negosiasi PR "