Diplomasi dan Negosiasi - Tenik Loby Public Relations - Dunia Public Relations

Terbaru

Tuesday, March 13, 2018

Diplomasi dan Negosiasi - Tenik Loby Public Relations

DIPLOMASI DAN NEGOSIASI
TEKNIK LOBY PUBLIC RELATIONS

DEFINISI DAN PENGERTIAN
- Pengertian Diplomasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia:
  1. Urusan atau peyelenggaraan perhubungan resmi antara satu negara dengan negara lain.
  2. Urusan kepentingan sebuah negara dengan perantaraan wakil-wakilnya di negeri lain.
  3. Pengetahuan dan kecakapan dalam hal perhubungan antara dan negara.
  4. Kecakapan menggunakan pilihan kata yang tepat bagi keuntungan pihak yang bersangkutan (dalam perundingan, menjawab pertanyaan, mengemukakan pendapat, dan sebagainya.

Pengertian diplomasi ada tiga jenis, yaitu:
  1. Ilmu dan seni dalam mewakili negara dan bernegosiasi.
  2. Kata yang sama dipergunakan untuk mengekspresikan suatu konsep yang cukup kompleks serta upaya mewakili negara, termasuk Kementerian Luar Negeri atau salah seluruh agen-agen politik.
  3. Diplomasi diartikan sebagai karier atau profesi seorang diplomat. Seorang yang mengangkat sumpah untuk menjadi pengacara, atau juga jadi prajurit (prinsip-prinsip hak kewajiban rakyat).

APA ITU NEGOSIASI

  • Untuk orang Amerika, negosiasi merupakan kesukaran dalam mencari bentuk tertentu. Negosiasi termasuk eksplorasi dan disiapkan untuk menyatakan pendirian serta perencanaan areal persetujuan atau konsesi, atau ditujukan pada pekerjaan di luar peraturan praktek.
  •  Jadi negosiasi adalah proses untuk menyerahkan dan mempertimbangkan penawaran-penawaran sampai suatu penawaran diterima.
  • Negosiasi juga bisa berarti pertimbangan, diskusi, atau konferensi dengan mengacu pada suatu rancangan perjanjian.
  • Bisa juga negosiasi berarti tindakan untuk menyelesaikan atau mengurus ketentuanketentuan serta syarat-syarat bagi suatu tawar-menawar, jual beli atau transaksi bisnis lainnya.
  • Bentuk pertemuan antara dua pihak, yaitu pihak kita dan pihak yang lain. Sasaran dari kebanyakan negosiasi adalah mencapai suatu persetujuan.

MACAM-MACAM NEGOSIASI


macam komunikasi,teknik lobi,lobi negosiasi,negosiasi,diplomasi,diplomasi dan negosiasi 
 
DASAR-DASAR NEGOSIASI
  • Negotiator (kaum perunding) yang menyiapkan diri, yang menggarap pekerjaan rumahnya, yang mempelopori permainan.
  • Negosiasi yang sukses dapat saja tergantung pada asumsi Anda dan antisipasi (hati nurani) Anda dari sisi yang lain.
  • Teknik negosiasi dan taktik datang bagaikan sebuah permainan.

Fungsi Negosiasi adalah:
  • Fungsi yang utama karena mencapai tujuan nasional dengan agreement, dengan persetujuan bersama, jauh lebih aman dan lebih menguntungkan daripada dengan paksaan atau kekerasan.

BEBERAPA HAL PENTING DALAM NEGOSIASI
  • Komunikasi kelompok, merupakan hal yang sangat penting dalam negosiasi, karena berhasil tidaknya negosiasi sangat tergantung dari kemampuan komunikasi negosiator.
  • Pahami pihak lain, memahami kepentingan/keinginan/kebutuhan pihak lain adalah hal yang sangat penting dan akan menghasilkan kesepakatan yang memuaskan semua pihak sehingga dapat menghilangkan perasaan kalah-menang.
  • Mengetahui pilihan yang tersedia, adalah mengumpulkan informasi sebanyak dan selengkap mungkin sehingga dapat diketahui alternatif-alternatif yang tersedia guna membentuk kesepakatan bersama.

SYARAT BAGI DUTA BESAR ATAU ORANG YANG MELAKUKAN NEGOSIASI

  • Harus mampu melakukan negosiasi ataupun perundingan.
  • Harus mampu mengkomunikasikan apa yang dikehendaki pemerintah negaranya sendiri terhadap negara tempat dia bertugas.
  • Harus mampu menginformasikan sesuatu yang dikehendaki pemerintah negara tempat dia berkedudukan kepada pemerintahnya.
  • Harus mampu menundukkan atau minimal mempengaruhi politik luar negeri dari negara tempat dia berkedudukan guna memberikan keuntungan kepada negaranya sendiri.

KARAKTERISTIK UTAMA NEGOSIASI

  1. Senantiasa melibatkan orang, baik sebagai individual, perwakilan organisasi atau perusahaan, sendiri atau dalam kelompok.
  2. Menggunakan cara-cara pertukaran sesuatu, baik berupa tawar-menawar (bargain) mapun tukar-menukar (barter).
  3. Negosiasi biasanya menyangkut hal-hal di masa depan atau sesuatu yang belum terjadi dan kita inginkan terjadi.
  4. Ujung dari negosiasi adalah adanya kesepakatan yang diambil oleh kedua belah pihak, meskipun kesepakatan itu misalnya kedua belah pihak sepakat untuk tidak sepakat.
  5. Hampir selalu berbentuk tatap muka yang menggunakan bahasa lisan, gerak tubuh maupun ekspresi wajah.
  6. Memiliki ancaman terjadinya atau di dalamnya mengandung konflik yang terjadi mulai dari awal sampai terjadi kesepakatan dalam akhir negosiasi.
  7. Lobi atau negosiasi sejatinya merupakan cara yang paling efektif untuk mengatasi dan menyelesaikan konflik atau perbedaan kepentingan. Dengan mengembangkan kemampuan lobi dan negosiasi, setiap pihak bisa mendapatkan apa yang dibutuhkannya tanpa harus melakukan cara-cara ekstrim, seperti perang, pemaksaan, atau perebutan.

BEBERAPA PENDEKATAN DALAM NEGOSIASI

  1. Soft Bargaining
    Soft bargaining melibatkan bentuk negosiasi yang menitikberatkan pada posisi (menang/kalah), dibandingkan kepentingan dari diadakannya negosiasi itu sendiri. Akan tetapi, untuk menghindari masalahmasalah yang kerap muncul dalam perundingan yang melibatkan posisi, para negosiator akan melakukan pendekatan ”soft” seperti memperlakukan lawan bicaranya sebagai teman, mencari kesepakatan dengan harga apapun, dan menawarkan sebuah hasil perundingan atas dasar penciptaan hubungan yang baik dengan lawan bicara.
     
  2. Hard Bargaining
    Sebagaimana yang sudah diutarakan pada bagian soft bargaining, hard bargaining juga menitikberatkan pada posisi dibanding kepentingan dari perundingan yang terjadi. Negosiator dengan pendekatan semacam ini sangatlah bersifat kompetitif, dengan melihat kemenangan sebagai satu-satunya tujuan akhir.
  3. Principled Negosiation
    Memisahkan pelaku dari masalah berarti meniadakan hal-hal yang berhubungan dengan masalah personal dari isu inti, dan bila memang ingin dibicarakan, sebaiknya dibicarakan secara independen. Masalah personal/orang umumnya akan melibatkan masalah yang berkaitan dengan persepsi, emosi dan komunikasi. 

Baca juga :

Searches related to Diplomasi dan Negosiasi

contoh kasus lobby negosiasi dan diplomasi
hubungan antara lobi, diplomasi, negosiasi dan perundingan
pengertian diplomasi negosiasi dan lobby dalam hubungan internasional
hambatan dalam lobi diplomasi dan negosiasi
pengertian lobby dan negosiasi
contoh kasus lobi dan negosiasi
perbedaan lobi dan negosiasi
makalah lobi dan negosiasi

" Diplomasi dan Negosiasi - Tenik Loby Public Relations "

No comments:

Post a Comment