Laporan pembuatan naskah pidato dan naskahnya



A.    Konteks & Situasi Pidato
Kontesks pidato ini adalah suasana / keadaan pada saat pidato berlangsung dengan rincian sebagai berikut :
v  Penyampai naskah pidato    : Ketua Senat Mahasiswa Bina Sarana Informatika
v  Jenis acara                           : Pelantikan Anggota Baru Senat Mahasiswa BSI
v  Audiens                                 : Anggota baru senat mahasiswa, Direktr BSI, Pudir 1 Bagian Akademik, Panitia Pelaksana
v  Waktu penyampaian            : Pidato disampaikan pada pukul : 15.30 dengan durasi sekitar 15 – 30 menit

B.   Judul Pidato
Judul pidato yang akan diambil pada kesempatan kali ini berkaitan dengan poltik di Indonesia pada Era Gloalisasi yang memanfaatkan media social sebagai sarana untuk mencapai kepentingan politik.

Judul dari pidato ini dipilih sehubungan dengan pesta demokrasi di Indonesia dengan tujuan agar rekan-rekan Senat Mahasiswa dapat lebih jeli dalam memilih pemimpin kepala daerah.

Judul yang akan saya ambil dalam pidato kali ini adalah : “Potret Politik Indonesia di Era Sosial Media”

C.   Tema Pidato
Tema pidato yang akan disampaikan pada kesempatan kali adalah “ Politik & Pemilu “. Sehubungan dengan konteks acara pada saat pidato ini yaitu pelantikan anggota baru senat mahasiswa, jadi saya kira pemilihan tema Politik adalah yang palin tepat unutuk disampaikan agar dapat memeberikan edukasi serta wasawan tambahan kepada Anggota Baru Senat Mahasiswa.

C. Jenis Pidato           
v  Pidato Pengarahan
B. Metode
Metode yang diambil dalam penyampaian pidato pada kesepatan kali ini adalah “Metode Naskah” Alasan pengambilan metode ini adalah untuk meminimalisir terjadinya kesalahan-kesalahan pada saat penyampaian naskah / isi pidato mengingat pidato yang disampaikan akan didengar oleh undangan terhormat seperti Dikeritur BSI dan juga akan dihadiri oleh Pudir 1 Bagian akademik
Selain itu juga sangat saya pahami bahwa penyampai pidato pada kesempatan kali ini adalah Ketua Senat Mahasiswa yang juga di saksikan oleh bawahan / anggota-anggota senat lainya yang tentunya tidak ingin ada kesalahan dalam penyampaian pidato yang dapat menyebabkan penurunan kredibiitas dan juga citra dari Ketua Senat itu sendiri.

C. Tujuan Pidato
v  Memberikan arahan / himbauan dalam memilih pemimpin yang baik
v  Memberikan gambaran pemimpin kepala daerah yang baik.
v  Memberikan edukasi serta arahan kepada Anggota baru Senat Mahasiswa

D.   Gaya Bahasa
Gaya bahasa yang akan saya gunakan dalam pembuatan naskah pidato pada kesempayan kali ini adalah Synecdoche

Gaya bahasai ini merupakan gaya bahasa yang digunakan untuk mewakili hal lain diluar kata yang diungkapkan. Gaya bahasi ini merupakan gaya bahasa yang paling tepat untuk mencari penggantian kata / kalimat untuk menggambarkan situasi politik saat ini.
E.    Perilaku Hadirin
Perilaku para hadirin yang menyaksikan pidato kali ini merupakan tambahan dari gambaran suasana yang telah diulas ada point “A” dengan rincian sebagai berikut :

1.    Aspek psikologis
v  Inteektualitas tinggi
2.    Aspek perilaku
v  Dengan sopan mendengarkan
v  Feedback tinggi






E. Naskah Pidato

E.1 Pembukaan.

Potret Politik Indonesia di Era Sosial Media
Assalamualaikum Wr. Wb.
Yang saya Hormati, Bapak Naba Aji Notoe saputro selaku Direktur Bina Sarana Informatika
Yang Saya Hormati, Bapak Mochamad Wahyudi selaku Pudir I Bagian Akademik Bina sarana Informatika
Serta Rekan-rekan Senat Mahasiswa yang saya cintai
E.2. Isi
Era globalisasi saat ini, media sosial adalah merupakan hal yang sangatlah berpengaruh bagi setiap sendi-sendi kehidupan, saking besar pengaruhnya Media Sosial ini juga dimanfaatkan oleh punggawa politik demi melancarkan hasratnya menuju sigah sana politik di Negri kita tercinta ini.
Tak jarang mereka memanfaatkan media sosial untuk melancarkan politik hitam mereka. Tak jarang merekan memanfaatkan media social ini untuk menyebarkan isu-isu bahkan fitnah dengan mengatas namakan agama, ras dan juga golongan demi menjatuhkan lawan mereka.
Kita sebagai Agen of Change , sebagai tiang penyangga bangsa ini harus pinta-pintar menilai situasi. Pilihlah pemimpin dengan hati nurani bukan karena dia siapa tapi lihat apa yang Ia bawa, perubahan atau janji manis belaka.
Dalam memilih sosok pemimpin, sebaiknya kita mempertimbangkan tentang banyak hal. Mulai akhlak sosok pemimpin yang akan kita pilih, visi-misinya, dan tentunya kapabilitasnya. Kita harus bisa menjadi seorang pemilih yang cerdas, karena suatu bangsa itu bisa maju awal mulanya juga berawal dari pola pikir masyarakatnya sendiri. Mari kita memilih pemimpin secara bijak sesuai dengan nauluri kita dan berdasarkan objektivitas.
Memilih pemimpin bagi kita umat muslim merupaka suatu kewajiban. Jadi iantara kita ada yang tidak menggunakan hak pilihnya dalam pemilu mendatang karena bagaimanapun juga pemimpin yang kita pilih nantinya, dialah yang akan menentukan masa depan bangsa kita nanti.
Sekian Pidato yang saya sampaikan, kurang lebihnya saya mohon maaf. Akhir kata saya akhiri, sekaian Wassalamu 'Alaikum Wr. Wb.

F.    Kesimpulan
Membuat naskah pidato yang baik naskah yang tidak hanya mementingkan pemilian kata ataupun kalimatnya saja namun kita juga harus mempertimbangkan aspek isi dari pidato tersebut yang tidak kalah penting.