Planning Marketing Public Relations Program - Marketing PR - Dunia Public Relations

Terbaru

Monday, March 6, 2017

Planning Marketing Public Relations Program - Marketing PR

PLANNING MARKETING PUBLIC RELATIONS PROGRAM 
MARKETING PR


Jargon PR Proyek Program Kampanye -  Proyek adalah aktivitas PR tunggal dan biasanya berumur pendek, didesain untuk menjumpai sasaran yang spesifik, contoh: jumpa pers untuk mengumumkan CEO baru, suatu kegiatan peluncuran produk baru.

Program adalah aktivitas PR terus-menerus yang menangani beberapa tujuan. Program mempunyai komisi lanjutan dalam organisasi dan fokus dengan publik khusus/target sasaran. contoh: suatu kegiatan (CSR) yang fokus kepada isu lingkungan, program hubungan dengan media yang berkelanjutan.

Kampanye adalah kegiatan PR yang sistematis, dengan tujuan khusus dan terbatas, terus-menerus selama kurun waktu yang panjang dan berhubungan dengan tujuan-tujuan yang terkait dengan masalah tertentu. 
Contoh: Kampanye untuk mengurangi merokok, kampanye untuk sosialisasi kebijakan pemerintah yang baru.


PERENCANAAN MARKETING PUBLIC RELATIONS


Sama seperti bidang yang lain, perencanaan dalam PR sangatlah penting.
  1. Memfokuskan Upaya - Dengan memastikan tanpa pengecualian bahwa kita bekerja untuk hal-hal yang tepat
  2. Meningkatkan Efektivitas - Dengan bekerja pada hal-hal yang tepat, tujuan yang ditetapkan akan berhasil dicapai.
  3. Mendorong Perspektif Jangka Panjang - Rencana membutuhkan Anda untuk melihat ke depan. Ini memaksa Anda untuk memakan waktu lebih lama dibandingkan dengan perspektif segera di sini dan sekarang.
  4. Membantu Menunjukkan Nilai Uang - Perencanaan anggaran memerlukan proses yang dapat membantu Anda untuk mengurangi biaya yang tidak perlu.
  5. Minimalkan Terjadinya Insiden - Perencanaan yang hati-hati, berarti Anda telah mempertimbangkan berbagai skenario dan kemungkinan mempersiapkan rencana untuk itu.
  6. Meredam Konflik - Perencanaan yang baik membantu Anda dan tim yang sama untuk melihat dan persepsi
  7. Memfasilitasi Ide - Perencanaan dapat menampung banyak ide dan proaktif


PROSES KEGIATAN MARKETING PUBLIC RELATIONS


Proses kegiatan MPR hakekatnya mengikuti empat langkah proses public relations seperti yang dirancang oleh Cutlip dan Center (Rusady Ruslan) yaitu :
  1. Defining The Problem
  2. Planning and Programming
  3. Taking action and Communicating
  4. Evaluating The Program 

1. Mendefinisikan Masalah
Langkah ini membutuhkan riset dan pengumpulan fakta, sama baiknya dengan penyelidikan dan mengamati pengetahuan, pendapat, sikap, dan perilaku yang memprihatinkan tersebut dengan terhadap perbuatan dan kebijakan organisasi.

Essensinya, ini adalah fungsi kecerdasan organisasi; itu memerlukan dalam menentukan “apa yang sedang terjadi sekarang?”

2. Perencanaan dan Program
Langkah ini melibatkan kecerdasan ke arah kebijakan dan program-program organisasi. Menghasilkan keputusan yang mempengaruhi program publik, tujuan, prosedur, dan strategi pada kepentingan semua perhatian. Menjawab pertanyaan "apakah yang harus kami lakukan dan mengapa?"

3. Aksi dan Komunikasi
Langkah ini diperlukan untuk menjalankan rencanarencana dan program, baik melalui aksi maupun komunikasi yang dibentuk untuk mencapai sasaran yang spesifik yang berhubungan dengan tujuan.

4. Mengevaluasi Program
Langkah ini digunakan untuk menghasilkan program sebaik bagaimana menilai keefektivan persiapan program dan implementasinya. Penyesuaian bisa dibuat pada program lanjutan atau program dapat dihentikan setelah mempelajari "bagaimana Anda melakukannya?"

THE PLANNING PROCESS, B 

planing process, proses plan




THE PLANNING PROCESS MODEL

planing model,process model









Model Perencanaan Strategi PR

model strategi,stratei pr


















ELEMEN PENTING PERENCANAAN PR

Suatu Perencanaan PR yang Komprehensif, antara lain:
  • Latar belakang / Analisis Situasi
  • Tujuan:
    - Proyek / Tujuan Bisnis
    - Tujuan Hubungan Masyarakat
  • Publik / Target Sasaran
  • Pesan Kunci
  • Strategi
  • Berhubung dgn susunan / Peralatan / Kegiatan
  • Sumber
  • Tabel waktu
  • Anggaran
  • Evaluasi
1. Latar Belakang/Analisis Situasi
  • Analisis untuk mengetahui di mana kita berada, dan yang kami inginkan. Jika kita tidak mengetahui hal tersebut, kita tidak bisa membuat bebrapa rencan.
  • Analisis yang dapat mempersingkat atau yang memperpanjang dan penelitian mendalam, tergantung kebutuhan .
Analisis Model Populer:
  • PEST Analysis (Political, Economic, Social and Technology)
  • SWOT Analysis (Strength, Weakness, Opportunities and Threats)
  • Kuesioner
  • Wawancara satu per satu
  • Wawancara telepon
  • Kelompok yang terarah
  • Riset internet
  • Riset informal
  • Riset media / pemantauan
  • Audit komunikasi
  • Survei garis dasar 
SASARAN PR
Sasaran PR dapat berbentuk :
  • Menciptakan kesadaran
  • Meningkatkan pehaman
  • Mengatasi kesalahpahaman dan sikap apatis
  • Memberitahukan
  • Membangun pengetahuan
  • Menciptakan dukungan 
2. Menetapkan Tujuan
Tujuan harus SMART
  1. Specific : tujuan harus fokus, jelas dan ringkas
  2. Measurable : harus dapat dibandingkan, diukur, untuk melakukan evaluasi yang lebih mudah.
  3. Achievable :
  4. Realistis : dapat dicapai. Jangan berandaiandai.
  5. Time : waktu yang spesifik
Tujuan dalam PR harus berasal dari Tujuan Bisnis, yakni: Untuk menjadi pemain no.1 pasar, melalui mendominasi pasar.

3. Publik/Target Sasaran
Publik / Target Audiens adalah penerima dari kegiatan komunikasi Beberapa publik / target sasaran yang jelas dan mudah untuk mengidentifikasi, tetapi beberapa dari mereka harus ditetapkan terlebih dahulu sesuai dengan kebutuhan komunikasi.

Identifikasi publik / target sasaran harus berdasarkan prioritas, karena kita tidak dapat berkomunikasi dengan seluruh sasaran yang relevan sekaligus pada saat yang sama. 

Salah satu cara yang paling populer untuk mengidentifikasi publik / sasaran adalah model pemasaran STP (Segmenting, Targeting, Positioning). Dalam PR, kita dapat mengubah menjadi ITP (Identifying, Targeting, Prioritizing).


Parliament Local parliamentReligious Leaders Traditional leaders 



MARKETING PUBLIC RELATIONS PLAN


  1. Background (Executive Summary) : Suatu kondisi yang melatar belakangi suatu program, kondisi product, dan ringkasan keseluruhan rencana dan biaya.
  2. Analisis situasi : dicantumkan gambaran inti dari informasi yang diperlukan untuk mengerti masalah dan kesempatan dari segi pemasaran :
    - Produk : (terdapat gambaran dari produk)
    - Pasar Sasaran : rencana aspek demografis dan profil psikografis dari target market.
    - Lingkungan : kondisi pasar serta perubahannya, analisis SWOT, gambaran program promosi     juga termasuk dalam kajian lingkungan ini.
  3. Market Goals : Ikthisar mengenai sasaran dan strategi yang disiapkan oleh pihak manajemen pemasaran juga termasuk disini dan dalam kaitan dengan program PR yang ada, juga kesetaraan antara program pemasaran dengan PR.
  4. Rekomendasi MPR :
  • Sasaran MPR :Sasaran yang hendak dicapai disajikan dalam bentuk peningkatan komunikasi informasi, awareness dan upaya pengembangan pengaruh terhadap perilaku .
  • Strategi MPR : Dituangkan dalam bentuk upaya pencapaian tujuan dari MPR
  • Rekomendasi MPR : Merupakan inti program dan taktik untuk bagaimana menunjang strategi diatas. Ide-ide tersebut ditetapkan disini dan diperlihatkan pula bagaiman rekomendasi tersebut dapat menunjang seluruh kegiatan pemasaran
  • Pesan : Dituangkan pesanyang mencakup semua program yang berkaitan dengan MPR dan alasan mengapa product harus dibeli oleh konsumen.
  • Media : Rencana media plan program, harus mencakup pula upaya untuk menyebarluaskan informasi yang bermanfaat bagi pihak pemasaran dan corporate.
  • Program : Dalam progran dituangkan taktik yang dibutuhkan untuk menyampaikan pesan baik mengenai produk atau perusahaan agar dapat memenuhi keinginan audience/ kelompok sasaran
  • Kalender kegiatan : Secara dirinci dibuat kalender setiap kegiatan dan waktu yang diperlukan untuk persiapan, menghasilkan, implementasi atas setiap elemen dalam [rogra tersebut.
  • Anggaran : Perlu dipikirkan jumlah anggaran yang seimbang dengan kegiatan promosi yang lain atau berkaitan dengan titik tekan kegiatan perusahaan guna dapat mencapai strategi dan sasaran pemasaran yang ada.
  • Evaluasi : Melakukan kegiatan penelitian dan analisis untuk mengukur keberhasilan suatu program. Analis dapat dilakukan baik secara kuantitatif maupun kualitatif dengan memperhatikan parameter yang ada. Yang perlu juga mendapat perhatian dalam evaluasi adalah keseimbangan exposure measurement dengan behavior measurement.
  • Kesimpulan : Dalam kesimpulan patut dicantumkan secara singkat dasar/alasan atas program MPR yang ada serta hal-hal yang berkaitan dengan upaya-upaya yang ada dan semuanya disarikan secara sistematik dan mencakup bidang yang cukup luas sampai juga dengan buadaya perusahaan.
Planning Marketing Public Relations Program - Marketing PR "

No comments:

Post a Comment