Marketing PR, Corporate PR & Advertising - Marketing Public Relations - Dunia Public Relations

Terbaru

Sunday, March 5, 2017

Marketing PR, Corporate PR & Advertising - Marketing Public Relations

MARKETING PR, CORPORATE PR DAN ADVERTISING
MARKETING PUBLIC RELATIONS


Marketing Public Relations - Strengthen the function of company management and support marketing target (memperkuat fungsi pimpinan perusahaan dan membantu target pemasaran).

Corporate Pubic Relations - As function of company management and support company target (sebagai fungsi manajemen perusahaan dan mendukung target perusahaan) .

Artikel terkait :

PERBEDAAN MPR DAN CPR AKTIFITAS MPR


Aktifitas Marketing PR terdiri dari :
  • Positioning Company as leader or expert
  • Establish trust confident of the customers
  • Introducing new product
  • Re-launching mature products
  • Communicating the advantages of old products
  • Promoting recognized product with new marketing
  • Entangling society to our product
  • Reach secondary markets
  • Pushing weak markets
  • Extending Advertisement Reach
  • Propaganda before advertised
  • Motivated sales forces
  • Identify brand image with company
  • etc

AKTIFITAS CPR

Aktifitas Corporate PR terdiri dari:
  • Government Relations
  • Community Relations
  • Media Relations
  • Employee Relations
  • Stakeholder Relations
  • Bank Relations
  • Opinion leader Relations
  • Institution Relations
  • Management Crisis
MPR Hold responsible to Marketing Manager (bertanggung jawab Kepada manager pemasaran)

mpr,marketing pr, prmasaran

MARKETING, MPR, dan CPR Tanggung jawab fungsional

1. Marketing 
  • Penilaian pasar 
  • Segmentasi pelanggan 
  • Pengembangan produk
  • Pemberian harga 
  • Distribusi 
  • Pelayanan 
  • Iklan konsumen 
  • Promosi penjualan 
  • Penjualan 
2. (MPR) Marketing Public Relations
  • Publisitas 
  • Kegiatan sponsorship 
  • Special events 
  • Pelayanan publik 
  • Publikasi 
  • Kegiatan2 media 
  • Kunjungan media 
  • Membantu perdagangan 
3. CPR
  • Hubungan media perusahaan
  • Investor relations
  • Government relations
  • Community relations
  • Employee communications
  • Hubungan dg publik
  • Iklan advokasi 


MARKETING PUBLIC RELATIONS DAN PERIKLANAN


Baik periklanan maupun publik relations keduanya adalah merupakan program komunikasi hanya saja terdapat banyak hal yang membedakan keduanya.
  • Sifat komunikasi dari PR adalah informatif dan edukatif dalam tujuan menciptakan pemahaman dan pengertian sedangkan periklanan karena tujuannya adalah membujuk kelompok sasaran untuk suatu tindakan maka sifat komunikasinya adalah persuasif
  • Tujuan dan sifat komunikasi antara periklanan dan public relations adalah dua hal yang mendasari perbedaan keduanya. Untuk suatu progam komunikasi yang efektif, PR dan periklanan merupakan dua sisi program komunikasi yang sinergis, saling melengkapi dan saling memperkuat.


PERBEDAAN PERIKLANAN DAN PR

Promotion Advertise Publikasi PR 
  1. Iklan display, baris pada surat kabar, majalah tabloid, dan lain-lain dengan ruang halaman terbatas dan ditentukan. 
  2. Pembuatan artikel, features, press release dan foto release, berita dan lain-lain dimuat di surat kabar, majalah, dan tabloid dengan ruang halaman lebih luas dan bebas
  3. Iklan komersial tv atau radio yang ditayangkan ditentukan dan terbatas. Kreativitas, efek demonstrasi, dan eksploitasi tujuan komersial tinggi. 
  4. Film dokumenter, video release atau tape recording yang penayangan lebih dinamis, efek dramatisir, dan emosional tinggi. 
  5. Menyebarkan brosur, booklet, poster, dan pemasangan iklan media luar ruang yang lebih banyak menitikberatkan ‘bujukan’, paksaan dengan berbagai klaim janji dan hadiah yang menjebak. 
  6. Menyelenggarakan seminar, diskusi dan presentasi atau pemasangan media luar ruang lebih banyak membantu suatu pengertian yang sifatnya mendidik. 
  7. Mengikuti sponsorship dengan menitikberatkan untuk tujuan promosi pemasaran.
  8. Tingginya biaya promosi (high cost of promotion) karena adanya perhitungan nilai ekonomi yang ketat. 
  9. Mengikuti karnaval atau event tertentu, bagi PR sifatnya partisipatif belaka.
  10. Biaya publikasi rendah bahkan ‘zero’ karena tidak ketat dalam perhitungan biaya nonkomersial. 


KELOMPOK SASARAN

  • Kelompok sasaran pada periklanan: untuk mengiklankan produk perlu direncanakan kelompok sasaran yang menjadi target komunikasi dan hal ini direncanakan menurut segmentasi pasar, SES (status ekonomi sosial), demografi, psikografi, dan seluruh kajian ini dituangkan dalam perencanaan periklanan. Pesan iklan disampaikan pada kelompok tertentu.
  • Kelompok sasaran PR: tidak terbatas hanya pada kelompok sasaran primer tetapi juga pada kelompok sasaran sekunder yang terkait secara tidak langsung dengan program PR, oleh karena itu untuk menjangkau kelompok sasaran PR tidak hanya menggunakan media massa saja namun juga media khusus lainnya.

TUJUAN KOMUNIKASI

  • Komunikasi periklanan bertujuan: untuk menciptakan awareness dalam upaya motivasi pembelian, sedangkan PR bertujuan untuk menciptakan pengetahuan, pengertian, pemahaman, minat dan dukungan dari berbagai pihak yang dapat menentukan jalannya organisasi/perusahaan. Berbeda dengan Corporate PR yang mempunyai fungsi untuk dukungan terhadap perusahaan. Marketing PR lebih berfungsi untuk pemasaran produk.
  • Tujuan PR dapat berbeda-beda sesuai dengan public (kelompok sasaran) yang dihadapi. Terdapat hubungan yang erat CPR dengan MPR dimana perusahaan yang telah dikenal baik lebih mempunyai kekuatan untuk dapat memberikan dukungan terhadap produk-produk di bawah payung perusahaan tersebut.

PENDEKATAN KOMUNIKASI

Periklanan dalam tujuan untuk memotivasi pembelian produk oleh karena itu iklan harus mampu untuk menarik perhatian dan menggugah kelompok sasaran terhadap pesan yang disampaikan dengan berbagai cara termasuk mendramatisir.

Pendekatan PR berbeda sebab pesan haruslah berlandaskan kredibilitas dan tidak bisa melebih-lebihkan ataupun mengurangi informasi yang disampikan kepada kelompok sasarannya.

MEDIA

Perbedaan antara periklanan dan PR dalam penggunaan media sebagai sarana penyampai pesan dapat dilihat dari :
  1. Jenis media dan pilihan media
  2. Bagian dari organisasi media yang dihubungi (periklanan berhubungan dengan bagian iklan sedangkan PR berhubungan dengan redaksi).
  3. Jenis ruang dalam media yang digunakan
  4. Kemampuan pengembangan-pengembangan media.

EFEKTIFITAS DAN EFISIENSI MPR DAN PERIKLANAN


MPR dan tertentu dapat dikatakan MPR akan berjalan dengan efektif tanpa dukungan periklanan. Efektifitas dariperiklanan merupakan dua aspek komunikasi yang saling mengisi dan memperkuat satu dengan yang lain, namun dalam beberapa situasi MPR dikaitkan dengan efisiensi biaya, memperkuat kesimpulan bahwa MPR merupakan program komunikasi yang efisien dan efektif untuk dapat memperbesar pangsa pasar.

" Marketing PR, Corporate PR & Advertising - Marketing Public Relations "

No comments:

Post a Comment