Pengertian Krisis dan Jenis-Jenis Krisis - Dunia Public Relations

Terbaru

Wednesday, February 8, 2017

Pengertian Krisis dan Jenis-Jenis Krisis

PENGERTIAN KRISIS DAN JENIS-JENIS KRISIS

Krisis - Sebelum suatu masalah itu pecah menjadi sebuah krisis, pada umumnya mengalami beberapa tahap dan juga terkadang ditandai dengan sinyal-sinyal krisis dan juga melalui tahapan-tahapan seperti tahap Prodromal, tahap akut maupun kronnis. menelaah lebih jauh mengenai Krisis kali ini Dunia Public Relations ingin mebahas mengenai Apa itu krisis?? dan Apa saja jenis-jenisnya?? Untuk selengapnya yuk kita simak.  

PENGERTIAN KRISIS


  • Krisis menurut Rhenald Kasali merupakan suatu turning point for better or worse atau titik balik untuk makin baik atau makin buruk. Suatu turning point yang diselesaikan dengan baik akan menghasilkan kemenangan (for better) dan bila gagal akan menimbulkan korban (for worse).
  • Krisis adalah suatu waktu yang krusial atau momen yang menentukan (decisive moment).
Faktor-faktor Penyebab Terjadinya Krisis
  1. Krisis karena bencana alam
  2. Krisis karena kecelakaan industri
  3. Krisis karena produk yang kurang sempurna
  4. Krisis karena persepsi publik
  5. Krisis karena hubungan kerja yang buruk
  6. Krisis karena kesalahan strategi bisnis
  7. Krisis karena terkait karena masalah kriminal
  8. Krisis karena pergantian manajemen
  9. Krisis karena persaingan bisnis

Tahap Pertumbuhan Krisis

Seperti manusia, perusahaan juga mengalami tahap-tahap pertumbuhan sebagai berikut:
  1. Tahap Kewirausahaan – Krisis:
    Cara Memimpin: Dalam masa sebagai perusahaan muda biasanya belum dikelola secara profesional. Petugas PR belum ada. Besar kemungkinan perusahaan akan memasuki tahap krisis karena kurang memiliki ketrampilan memimpin atau perhatian pada manajemen.
    Baca : Proses penelitian dalam manajemen krisis
  2. Tahap Pembentukan I Krisis:
    Perlunya Pendelegasian dan Pengendalian Perusahaan mulai menyadari perlunya petugas PR. Pekerjaan ini perlu didelegaikan kepada seorang perintis. Biasanya dicoba dengan staf lama untuk menangani kegiatan itu. Krisis pada tahap ini timbul karena keengganan pemilik atau pendiri perusahaan untuk mendelegasikan kegiatannya kepada para manajer, karena ingin menguasai secara berlebihan.
  3. Tahap Pembentukan II Krisis:
    Terlalu banyak red tape Tindakan kebanyakan para manajer pada tahap ini adalah membuat aturan, prosedur dan sistem pengendalian. Semakin lama aturan semakin banyak, pengambilan keputusan semakin lamban, komunikasi berkurang. Untuk mengurangi antrian, perusahaan bukan mengurangi prosedur, melainkan menambah personil, akibatnya perusahaan semakin birokratis dan mengakibatkan perusahaan kehilangan kepercayaan dari stakeholdersnya. Pekerjaan praktisi PR akan terbentur birokrasi yang tidak mau dilangkahi.
  4. Tahap Perluasan Krisis: Perlunya Revitalisasi
    Perusahaan yang menua akan segera menurun kondisinya, loyo dan kurang berdaya menghadapi serangan dari luar. Di sini dibutuhkan revitalisasi. Tugas PR adalah melobi semua pihak agar tetap percaya pada perusahaan dan eksekutifnya.

Tahap Penurunan Perusahaan

Tahap-tahap menurunnya perusahaan:
  • Tahap Buta, dimana tidak terjadi penurunan omzet melainkan pada perolehan laba.
  • Tahap Mendiamkan, ditandai dengan perusahaan mencoba mencari partner untuk mengatasi krisis, atau membenahi organisasi, sdm dan struktur perusahaan
  • Tahap Salah Langkah, ditandai dengan moral kerja yang ambruk, pembayaran tidak teratur, Pers membuat berita buruk dan pelanggan tidak percaya.
  •  Tahap Likuidasi, ditandai dengan perusahaan kehilangan pasar, reputasi, uang, dan karyawan terbaik.
  • Tahap Krisis, ditandai dengan pemecahan masalah tidak jelas, kepanikan karyawan, teriakan konsumen, lampu kuning pemerintah, pengrusakan, konflik dll. PR sulit bertindak.


JENIS-JENIS KRISIS


  1. Krisis Keuangan (Financial Crisis)
    Krisis yang terjadi karena perusahaan mempunyai masalah cash flow atau likuiditas jangka pendek dan kemungkinan pailit di masa datang.
  2. Krisis Public Relations
    Sering disebut sebagai krisis komunikasi. Terjadi karena pemberitaan negatif yang kemudian berimbas buruk pada bisnis perusahaan.
  3. Krisis Strategi (strategis crisis)
  4. Perubahan dalam lingkungan bisnis yang menyebabkan kelangsungan hidup perusahaan menjadi terganggu. 
Baca artikel menarik lainya :
" Pengertian Krisis dan Jenis-Jenis Krisis "

No comments:

Post a Comment