Apa Itu PUBLIC SPEAKING? - Definisi & Tujuan - Dunia Public Relations

Terbaru

Monday, February 20, 2017

Apa Itu PUBLIC SPEAKING? - Definisi & Tujuan

APA ITU PUBLIC SPEAKING?
DEFINISI & TUJUAN

Public Speaking _ Adalah kegiatan komunikasi antara individu atau sejumlah orang dengan khalayak atau masa yang sangat banyak. Teknik ini adalah teknik yang harus dikuasai oleh Praktiti PR dimana PR sebagai ujung tombak penyambung lidah perusahaan dituntut untuk mampu mengkomunikasikan kebijakan-kebijakan atau Good Will perusahaan dengan baik kepada khalayaknya.

Untuk menelisik lebih jauh mengenai Public Speaking kali ini Dunia Public Relations ingin membahas apa itu Public Speaking serta definisi dan tujuan dari kegiatan yang satu ini.

 

PENGERTIAN PUBLIC SPEAKING


Pengertian Umum :
  • Public : umum, khalayak, massa.
  • Speaking : berbicara secara runtut dan mengandung makna.
  • Public-Speaking : tata cara melakukan bicara di depan umum, secara runtut dan terencana, dengan tujuan tertentu.
  • Istilah Public Speaking berawal dari para ahli retorika, yang mengartikan sama yaitu “seni (keahlian) berbicara atau berpidato” yang sudah berkembang sejak abad sebelum Masehi.
Pelaku Public-Speaking :
  • Orator : ahli pidato.
  • Presenter : Penyaji Program, konotasinya berkaitan dengan media massa elektronik.
  • Motivator / Instructur : figur yang diyakini dapat memberikan motivasi kepada khalayak.

TUJUAN PUBLIC SPEAKING


  • Informasi : hanya sekedar memberikan pesan.
  • Influence / mempengaruhi : untuk mengarahkan sikap atau perilaku khalayak.
  • Participates in / mengikuti : pesan yang disampaikan diarahkan untuk diikuti atau menjadi panutan dan dijadikan teladan bagi khalayak.

Jenis-Jenis Public Speaking

  • Pidato (speech). 
  • Pemaparan (explanation).
  • Promosi (promotion).
  • Lobby (mempengaruhi).
  • Presentasi (menyampaikan gagasan).
  • Negosiasi (kompromi).
  • Argumentasi (argument).
  • Pendadaran (ilmiah).
PIDATO (Speech) :
  • Menggunakan teks.
  • Tanpa teks.
  • Isinya ringkas (to the point).
  • Skematis sederhana : greeting–pengantar–isi–penutup (closing).
  • Isi berkaitan dengan thema acara pada saat penyampaian pidato, misal : peresmian, peringatan nikah emas, wisuda
PEMAPARAN (Explanation) :
  • Ada teori yang harus dijelaskan untuk mendapatkan fakta.
  • Ada penjelasan yang diberikan untuk menemukan kebenaran sebuah alasan.
  • Dimungkinkan disertai tanya-jawab.
PROMOSI (Promotion) :
  • Memperkenalkan produk barang maupun jasa.
  • Sifatnya sangat persuasif / mempengaruhi audience.
  • Disertai penjelasan atau contoh produk.
  • Dimulai dengan keuntungan / benefit yang bakal diperoleh audience.
LOBBY (Mempengaruhi) :
  • Biasanya berkaitan dengan politik.
  • Seringkali memerlukan kehadiran Moderator untuk memberikan solusi / jalan tengah.
  • Dimaksudkan untuk menarik lawan menjadi kawan.
  • Biasanya dilakukan dalam kondisi tidak formal (informal – meeting).
PRESENTASI (Menyampaikan Gagasan) :
  • Meyakinkan pendapat pribadi untuk dapat diterima oleh umum.
  • Disampaikan menggunakan visualisasi, akan lebih efektif.
  • Menggunakan bahasa yang dimengerti oleh kedua pihak, baik Komunikator maupun Audience.
  • Menyertakan penjelasan yang seringkali bersifat analog maupun konotatif.
NEGOSIASI (Kompromi) :
  • Mencari kesepakatan yang biasanya bersifat simbiosis mutualistis (saling menguntungkan).
  • Kadangkala juga memerlukan kehadiran moderator untuk memperoleh jalan tengah yang terbaik.
  • Dalam beberapa kasus, kondisi negosiasi dipengaruhi oleh situasi yang terus berkembang di kedua belah pihak.
ARGUMENTASI (Argument) :
  • Mirip dengan presentasi, namun lebih banyak mengemukakan pendapat individu atau kelompok yang beranjak dari teori.
  • Biasanya disampaikan dalam program DEBAT, yang memerlukan keteguhan individu untuk mempertahankannya.
  • Tata cara penyampaian harus terjaga dengan baik, sehingga tidak berkesan asal mempertahankan yang menjadi debat kusir.
PENDADARAN (Ilmiah) :
  • Disampaikan di depan team yang akan memberikan penilaian, misalnya : skripsi maupun desertasi.
  • Berdasarkan teori yang terbukti kebenarannya dan berkaitan dengan hasil penelitian.
  • Diperlukan bukan hanya kemampuan menyampaikan pendapat, namun juga kemampuan memberikan sanggahannya.
Analisis Public Speaking dalam Model Komunikasi Model Lasswell

Dikenal dengan 5 W yang kemudian di Jurnalistik ditambah 1H yaitu :
  • How
  • Who (siapa)
  • Says What (mengatakan apa)
  • In which channel (dengan saluran yang mana)
  • To Whom (kepada siapa)
  • With what effect (dengan efek bagaimana)
" Apa Itu PUBLIC SPEAKING? - Definisi & Tujuan "

No comments:

Post a Comment