Strategi E-PR (Membangun Weblog Korporat)

STRATEGI E-PR
MEMBANGUN WEBLOG KORPORAT

Strategi E-PR - Dalam membangun publishitas online yang efektif perusahaan memerlukan sebuah wadah yang dapat dijadikan sumber informasi berkaitan dengan perusahaan dan juga aktifitasnya. Dalam kaitnaya dengan Cyber Public Relations kali ini Dunia Public Relations ingin membahas mengenai Strategi dalam Membangun E-PR yaitu berupa Weblog Korporat, selengkapnya silahkan teman-teman simak ulasan dibawah ini.


STRATEGI MEMBANGUN E-PR


World Wide Web (www) dapat dianggap sebagai media massa PR pertama karena media ini memungkinkan komunikasi yang tertata mengalir langsung antara organisasi dengan audiensi massa tanpa fungsi penjaga pintu seperti apa yang ada di media massa lain.
Baca juga :
Kedatangan medium baru ini sebagai alat komunikasi PR, telah memacu peningkatan minat dalam membangun hubungan melalui internet.

Internet dipandang sebagai media yang sesuai sebagai sarana PR di dalam melakukan promosi. Namun sebelum memutuskan untuk menggunakan E-PR sebagai sarana promosi, beberapa hal yang menjadi pertimbangan adalah “ apa yang ingin anda capai dan bagaimana cara mencapainya”

Dengan demikian, dua hal yang menjadi penting dalam persiapan membangun E-PR, yaitu:
  • Tujuan E-PR
  • Strategi E-PR

Tujuan E-PR

Pada prinsipnya tujuan E-PR harus memiliki dua elemen: 1 apa yang ingin anda capai dalam bisnis (bagi anda dan audiens) dan waktu pencapaian tujuan tersebut. Terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika anda menerapkan kedua elemen tersebut:
  1. Spesifik
  2. Realistik
  3. Pikirkan tentang audiens 
 

PERENCANAAN MEMBANGUN WEBLOG KORPORAT

 
 
Blog korporat adalah “halaman Op-Ed yang baru”. Blog adalah semacam jurnal yang memungkinkan penulisnya memposting pemikirannya, filosofinya, dan pendapatnya di sebuah situs Web untuk konsumsi public. Sebuah survey eMarketer memperkirakan hanya 4 persen saja blog korporat di internet. Survey PRWeek tahun 2005 mengindikasikan bahwa hanya 7,9 persen dari perusahaan yang disurvei memiliki blog, sementara hamper dari separuh perusahaan ini bergerak di sector teknologi

Beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum meluncurkan blog perusahaan: 
  • Tentukan terlebih dahulu tujuan perusahaan. Blog internal melayani tujuan yang berbeda dengan blog umum.
  • Pelajari aturannya. Blogging merupakan bentuk baru dari komunikasi dua arah yang ditandai dengan suasana informal, diperbarui pada waktunya, dan adanya diskusi terbuka. 
  • Pastikan tersedianya waktu dan sumber daya untuk memperbaharui blog Anda. 
  • Pelajari konsekuensi hukum dari meluncurkan sebuah blog serta buatlah petunjuk dan aturan main sehingga para eksekutif dan karyawan tahu bagian mana yang melampaui batas.
Strategi E-PR memuat cara bagaimana kita akan tiba pada tujuan tersebut. Beberapa hal yang diperlukan untuk melakukan langkah tersebut adalah:

Menentukan Target Audience

Audiens meliputi:
  • Konsumen
  • Calon konsumen
  • Investor
  • Pesaing
  • Organisasi perdagangan 
  • Jurnalis
  • Kalangan Industri
  • Moderator Diskusi kelompok
  • Karyawan
  • Regulator online
  • Pemasang iklan online
  • Sponsor online 
  • LSM
  • Perusahaan yang terhubung ke dan dari website anda
Dalam setiap audiens, terdapat beberapa batasan yang harus dibuat dengan cara memperhatikan faktor-faktor berikut:
  • Usia
  • Geografi
  • Gender
  • Sosial-Demografi
  • Pemakai internet
  • Loyalitas
Identifikasi tujuan situs web
tujuan akan sangat bergantung pada pertimbangan apakah sebagai sebuah e-commerce, pencitraan atau situs pendukung. Namun terdapat pula tujuan yang sama untuk seluruh situs bisnis yang ingin melakukan E-PR yang efektif, yang mencakup:
  • Untuk memikat pengunjung baru
  • Untuk membangun hubungan dengan pengunjung yang ada
  • Untuk meningkatkan lalu lintas
  • Untuk melibatkan pengunjung
  • Untuk memanggil pengunjung yang relevan dengan bisnis anda
Menjadikan situs sebagai sumber informasi Jenis informasi yang harus ditampilkan dalam situs harus mencakup:
  • Informasi produk. Salah Satu strategi interaktif yang dapat dilakukan adalah dengan cara menyediakan pertanyaan yang berhubungan dengan kebutuhan konsumen dan membawa mereka pada produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
  • Informasi perusahaan yang relevan dengan audiens
  • Menyediakan halaman pertanyaan-jawaban
  • Event yang informatif, seperti seminar/konferensi online
  • Sediakan press release dan media bersahabat lainnya
  • Sediakan kolom saran
MATERI SITUS
Hal-hal yang bisa dimasukkan dalam situs organisasi adalah:
  1. Latar Belakang/Riwayat Perusahaan
    Apa yang dikerjakan perusahaan
    Statemen (pernyataan) visi misi
    Industri/aplikasi
    Filosofi
    Pendiri atau penjelasan bagaimana perusahaan memulai
    Sponsor sosial/ peristiwa sosial
    Daftar pelanggan  
  2. Arsip Press Release
    Selain arsip press release yang ditawarkan secara online, beberapa bagian juga dapat dimasukan seperti:
    Daftar kronologi tentang artikel pengumuman, mencakup tanggal artikel diterbitkan dan diikuti dengan judul.
    Foto tentang produk perusahaan yang dapat di download.
    Email link an nomor telepon manajer PR 
  3. Informasi keuangan 
  4. Katalog produk / jasa
    Meliputi: uraian dan spesifikasi produk atau jasa, ketersediaan dan penetpan harga terbaru, foto produk mini yang dapat diperbesar dengan meng-klik dan informasi lebih jauh 
  5. Perpustakaan artikel / laporan resmi
  6. Daftar Pameran perdagangan
  7. Informasi fasilitas/lokasi
    Peta untuk kantor pusat dan fasilitas regional utama suatu hyperlink ke peta website untuk petunjuk lebih terinci
    Kapabilitas situs (apa yang dihasilkan di sana jasa/ aktivitas utama)
    Jumlah karyawan pada masing-masing faslitas
    Links ke alamat email dari manager fasilitas atau otoritas utama untuk masing-masing lokasi. 

PETUNJUK BAGI PEMBUATAN SITUS WEB YANG EFEKTIF BERDASARKAN RISET


Pertimbangan Desain

  1. Mulailah dengan desain Web yang sederhana
  2. Berusahalah untuk konsisten: konsistensi membantu pengguna internet menemukan informasi yang dicari
  3. Hindari tekstur dan latar yang warna-warni. Pastikan bahwa tampilan Web anda mudah dibaca.
  4. Gunakan tautan berwarna biru; Link Hyperteks warna biru adalah warna yang paling banyak digunakan.
  5. Gunakan tautan informatif. Berilah deskripsi pada halaman sehingga pengguna dapat memutuskan apakah mereka akan mengkliknya atau tidak. 
  6. Gunakan kolom teks yang sempit; kolom dengan lebar 200- 400 piksel membuat proses membaca menjadi lebih cepat dan lebih mudah.
  7. Minimalisasi page scrolling, gunakan 20-44 baris perhalaman.
  8. Sediakan navigasi: tambahkan “Return to home page” dan tautan penting lainnya.
  9. Sediakan waktu mengunduh dengan cepat.
  10. Sediakan versi ‘text only’ karena tidak semua komputer memiliki kemampuan yang sama.
  11. Masukan informasi kunci. Pastikan mengidentifikasi situs anda dan berikan informasi kontak.
  12. Minimalkan isyarat tipgrafis: hindari penggunaan cetak miring dan cetak tebal yang berlebihan.

Pertimbangan Umum Lainya

  1. Identifikasi audiens anda. Rancanglah situs anda untuk pengguna spesifik. Jadikan sistem mereka menjadi pertimbangan.
  2. Gunakan pendekatan tim. Kapanpun bila memungkinkan, gunakan ide dari beberapa orang dalam merancang situs anda.
  3. Kenalilah pengguna situs anda.
  4. Ikuti kebijakan organisasi Web anda. Gunakan Web secara efisien, sesuai etika, dan hukum.
  5. Hormatilah petunjuk hak cipta. Dapatkan ijin tertulis jika anda menggunakan karya orang lain.
  6. Masukkan meta tag 
  7. Ujilah situs anda pastikan bahwa situs anda berjalan dengan baik dan dapat diunduh dengan cepat.
  8. Pahamilah proses kognitif: komunikasi adalah aktivitas kognitif. 
" Strategi E-PR (Membangun Weblog Korporat) "