Mengenal Brosur & Tips Pembuatanya - Media KIT

MENGENAL BEROSUR & TIPS PEMBUATANYA
MEDIA KIT

Brosur - Berkenaan dengan media KIT brosur adalah salah satu produk tulisan / karya pr yang juga merupakan media promosi. Untuk itu perlu sekali bagi Praktisi PR untuk mengetahui seperti apa brosur yang baik yang bisa dijadikan sebagai media promosi dan juga komunikasi.

Orang-orang yang berkecimpung di Dunia Public Relations banyak menulis brosur. Tapi apa itu brosur terkadang kita mendapatkan penjelasan yang berbeda, karena brosur bisa berarti juga booklet, flyers, leaflets, pamphlets dsb.

Beda brosur dengan selebaran adalah kalau selebaran terbuat dari selembar kertas sedangkan brosur lebih seperti katalog berbentuk booklet. Penggunaan brosur adalah untuk mempersuasikan, menginformasikan atau mendidik.
Baca : Contoh laporan pembuatan brosur

pengertian brosur, brosur adalah, mengenal brosur, media kit
mengenal brosur

PENGERTIAN BROSUR


  • Menurut Oxford Advance Learner’s Dictionary brosur yaitu buku kecil tanpa jilid (booklet) yang berisi gambar dan informasi tentang sesuatu atau iklan tentang sesuatu.
  • Menurut JS Badudu brosur yaitu publikasi singkat terdiri atas beberapa halaman tanpa jilid.
  • Menurut Allan Swann brosur yaitu sebuah booklet atau pamflet yang berisi gambaran mengenai barang atau jasa.
  • Brosur berbentuk selebaran yang terlipat. Yakni terdiri atas selebaran kertas yang dikemas dengan cara dilipat, dapat satu lipatan atau lebih.
  • Perbedaan brosur, flyer, leaflet atau poster terletak pada kemasan dan cara penyebarannya. Bila brosur terlipat, maka flyer, leaflet dan poster dikemas dalam lembaran yang utuh (tanpa lipatan). Dalam penyebarannya brosur dibagikan langsung ke khalayak, penyebaran poster dilakukan dengan ditempel sedangkan flyer digantungkan.

Keunggulan brosur :

  • Pesan yang disampaikan dapat menjangkau khalayak dengan jumlah banyak.
  • Bila ada kesempatan, penyebar brosur punya cukup waktu untuk menjelaskan materi brosur.
  • Khalayak punya kesempatan untuk bertanya dan mendapatkan jawaban langsung dari khalayak.
  • Penyebar brosur dapat melihat langsung kondisi emosi khalayak.
  • Penyebar brosur dapat dengan mudah mendapatkan khalayak yang potensial. 

Kelemahan brosur

  • Dalam penyebarannya sangat bergantung pada jumlah tenaga penyebar sehingga hanya sanggup menyentuh sedikit khalayak.
  • Seandainya ada kesempatan untuk menambahkan atau mengubah cara penyampaian pesan, prosesnya sangat tergantung pada kemampuan penyebar brosur.
  • Tidak semua khalayak mendapatkan penjelasan lebih lanjut dai penyebar brosur.

Bentuk-bentuk Brosur
  1. Brosur
    Publikasi singkat berupa selebaran cetakan yang berisi keterangan atau informasi tentang perusahaan, organisasi, produk dan jasa.
  2. Leaflet
    Publikasi ringan dengan ukuran relatif kecil atau ukuran A4 hingga A1
  3. Booklet
    Media publikasi perusahaan dengan bentuk satu lipatan.
  4. Poster
    Media publikasi yang dikenal dengan surat tempelan yang dibuat dengan ukuran besar (A4).
  5. Folder
    Folder dapat dikatakan merupakan gabungan dari brosur, leaflet, dan booklet. Bentuknya mirip dengan map, dimana pada bagian dalam terdapat kantung untuk menyimpan aneka berkas-berkas.

Tujuan Pembuatan Brosur

  1. Sebagai media informatif brosur bertujuan untuk menyampaikan informasi sehingga khalayak dapat bertambah pengetahuan dan wawasannya.
  2. Sebagai media persuasif brosur bertujuan mempengaruhi khalayak agar mau melakukan perubahan sikap, pendapat, perilaku atau perubahan sosial. 
4 jenis bujukan dalam pesan media brosur :
  1. Bujukan primer yakni dimaksudkan agar konsumen membeli satu jenis produk tertentu. 
  2. Bujukan selektif yakni dimaksudkan agar konsumen membeli merek tertentu. 
  3. Bujukan emosional yakni dimaksudkan menggugah emosi konsumen agar membeli sesuatu. 
  4. Bujukan rasional yakni dimaksudkan agar konsumen mau berpikir dalam memilih suatu produk.
Tiga pedoman agar brosur dapat mencapai sasaran : 
  1. Kampanye zona yakni mengarahkan segenap usaha penyebaran brosur pada suatu wilayah tertentu saja.
  2. Kampanye krim yakni mengarahkan penyebaran brosur ke segmen atau kelompok paling potensial meskipun banyak kelompok lain yang berpotensi.
  3. Kampanye rasional yakni usaha penyebaran brosur berskala besar untuk memperoleh tanggapan maksimum dari berbagai kalangan khalayak.
4. Tahap-tahap merancang brosur :
  1. Persiapan
    • Pertimbangan ide
    • Pertimbangan desain (gambar, warna, kata-kata, huruf/font).
    • Pertimbangan software (coreldraw, freehand, photoshop, illustrator, pagemaker)
  2. Tata letak (layout)
    • Landscape
    • Portrait
    • Square
    • Penempatan logo
    • Penempatan tagline atau headline
    • Penempatan ilustrasi atau gambar
    • Penempatan naskah atau teks
  3. Perbaikan (editing)
  4. Produksi

Konsep Dasar Desain Brosur

1. Petunjuk Sepertiga
Untuk satu atau dua halaman brosur (setiap halaman terdiri dari satu muka halaman kertras, bukan kertas itu sendiri) mendekati setiap sepertiga halaman masing-masing.

Sepertiga untuk judul dan subjudul. Ditambah dengan informasi tentang pemesanan atau sebuah kupon atau logo-cara khusus untuk mengenalkan diri. Logo juga berbentuk nama, alamat dan nomor telepon yang biasa terlihat dikepala kertas surat.
Sepertiga untuk ilustrasi, termasuk peta dan pemikat Sepertiga untuk naskah umum, yaitu tubuh iklan.

2. Untuk tiga halaman atau lebih.
Gunakan petunjuk dua halaman untuk halaman pertama dan halaman terakhir. Kemudian ruang sisanya dibagi sehingga kita menggunakan setengahnya utnuk naskah dan setengahnya lagi untuk ilustrasi.

3. Ukuran halaman
Usahakan ukuran halaman 81/2”x11” (surat) dan 81/2”x14” (ukuran resmi). Keduanya dapat terlipat ke dalam amplop standar dan dapat digunakan untuk berbagai kepentingan.
4. Desain Brosur
Desain Brosur yang baik terdiri dari pemilihan informasi yang benar, pemilihan tipe, pemilihan jenis kertas, pencetakan, dan warna.

Langkah-langkah penulisan
  1. Susun uraian dan faedah sesuai dengan urutan kepentingan bagi audiens yang diharapkan membaca tulisan anda.
  2. Tetapkan jumlah foto, grafis, peta dan pernik-pernik lain yang ingin disertakan dan pastikan anda mampu mendaptkannya.
  3. Pilih 6 aspek pertama menjadi judul pokok dari selebaran promosi. Jadikan aspek pertama menjadi judul pokok dari lembaran promosi. Gunakan 5 yang lain sebagai anak judul.
  4. Di dalam setiap bagian, tempatkan semua pokok yang sesuai untuk disertakan ke dalam bentuk.
  5. Nyatakan faedah dan manfaat produk sesuai dengan informasi yang sebenarnya sebagaimana keterangan produk yang diinginkan.
  6. Jaga supaya kata yang dipilih tetap terdiri dari tiga suku kata atau kurang dan jumlah rata-rata kata setiap kalimat hanya mencapai 12 atau kurang. Usahakan tulisan sedapat mungkin langsung apa  adanya.

    Jangan terlalu sibuk dengan satu informasi saja diantara berbagai informasi yang dimiliki. Jika materi itu tampaknya memamng terlalu penting untuk dilewatkan, pertimbangkan untuk menambah halaman ketimbang memperkecilkan bentuk atau mengurangi ilustrasi.
  7. Sediakan tempat untuk pembaca yang ingin memesan barang yang disedikan. Tegaskan kembali tawaran, faedah dan harga. Sediakan nomor telepon dan faximile bebas pulsa serta alamat untuk berkirim surat. Dan jangan lupa Keterangan gambar.

Daftar periksa Brosur
  1. Kuotasi (perkiraan biaya)
  2. Anggaran 
  3. Persetujuan proyek 
  4. Khalayak sasaran 
  5. Tujuan 
  6. Fokus keseluruhan 
  7. Fokus judul 
  8. Fokus anak judul 
  9. Tanggapan
  10. Penulis.
  11. Desain
  12. Tata letak 
  13. Foto 
  14. Contoh cetak. 
  15. Ukuran halaman 
  16. Jumlah halaman 
  17. Warna
  18. Penyebaran 
Artikel lainya :
 " Mengenal Brosur & Tips Pembuatanya - Media KIT "