Melatih Sklil Komunikasi - Etiket & Pengembangan Diri

MELATIH SKIL KOMUNIKASI
ETIKET & PENGEMBANGAN DIRI

 
Skil Komunikasi - Adalah keahlian yang memadukan antara ide dan penyamaian pola-pola informasi sehingga dapat dengan mudah dicerna oleh penerima pesan atau komunikan. dalam dunia kehumasan seorang praktisi PR yang profesional memang selalu dituntut untuk dapat merancang sedemikian rupa pesan sehingga diharapkan apa yang menjadi maksud dari perusahaan dapat diterima dan dipahami oleh publiknya sehingga tercapai suatu pemahaman yang akan berdampak pada naiknya citra perusahaan dimata masyarakat.
 

DEFINISI KOMUNIKASI

 
Komunikasi merupakan kegiatan vital manusia dalam mengarungi hidup dan kehidupan, bahkan komunikasi memiliki porsi 80 % dari seluruh aktivitas manusia, baik dalam kehidupan informal (pergaulan sehari-hari) maupun kehidupan formal (berorganisasi).

Keberhasilan seseorang dalam berinteraksi dengan lingkungannya sangat ditentukan oleh tingkat kemampuannya dalam berkomunikasi. Tujuan utama komunikasi adalah mengekspresikan pikiran, ide, dan perasaan kepada orang lain dengan maksud terciptanya saling pengertian. Komunikasi yang baik tidak berarti kosa kata yang banyak. Komunikasi yang baik adalah membuat diri anda dimengerti orang lain.

menurut Carl Rogers (McKenna:15) komunikasi yang sesungguhnya terjadi ketika kita mendengarkan dan beusaha memahami. Melihat ide dan sikap menurut sudut pandang orang lain, merasakan dan berusaha mengerti orang lain, menangkap apa yang dibicarakan berdasrkan pola pikirnya.

Menurut Dent & Mike Brent (2006:50-69)
Kemampuan berkomunikasi adalah kemampuan untuk mengungkapkan ide dan informasi secara jelas dan dengan sikap yang sesuai bagi pendengar, memakai kemampuan mendengar, mempertanyakan, mencari tahu, kesadaran akan bahasa tubuh, bahasa, paralinguistis, dan kefasihan verbal.
  • Kemampuan mendengar
    Mendengar adalah sebuah proses dua arah yang kompleks, meliputi berbagai kemampuan berkomunikasi. Proses ini melibatkan kegiatan menerima dan menyalurkan informasi. Saat mendengarkan, kita tak hanya memperhatikan kata-kata dan nada suara, tetapi juga perilaku nonverbal pembicara.
  • Kesadaran akan bahasa tubuh
    Ini berarti menyadari pesan-pesan non-verbal yang anda sampaikan kepada orang lain, serta memastikan bahwa kata-kata dan bahasa tubuh anda sejalan, yakni bahwa keduanya menyampaikan pesan yang sama.
Anda juga harus melatih kemampuan anda untuk membaca bahasa tubuh orang lain, apa yang mereka katakan melalui pesan nonverbal dan memberikan respon pada pesan-pesan ini.
 
Komponen-komponen kunci dari komunikasi nonverbal adalah:
  • Kontak mata
  • Postur tubuh
  • Jarak/kontak fisik
  • Ekspresi wajah
  • Gerak/isyarat/ bahasa tubuh
  • Nada bicara, perubahan nada dan volume
  • Kefasihan
  • Waktu
  • pakaian 
bocy paralaanguage, skil komunikasi

Bahasa tubuh adalah bentuk komunikasi yang sangat kuat dan tidak diragukan lagi sangat berdampak pada pesan yang disampaikan. Aspek terpenting dari bahasa tubuh adalah memastikan keselarasannya dengan kata-kata dan paralinguistik yang dipakai.
  • Pahasa dan paralinguistis
    Kita tahu bahwa kata hanyalah satu aspek dari komunikasi. Akan tetapi dalam konteks tertentu kata memiliki lebih banyak makna. Kata-kata anda harus memberi dampak-kata-kata harus bisa membangkitkan minat pendengar. Kata-kata sedapat mungkin dibuat dapat menghidupkan semua indra pendengar.
  • Mempertanyakan dan mencari tahu
    Mempertanyakan adalah kemampuan untuk mengajukan pertanyaan yang tepat di saat yang tepat. Menyelidiki/mencari tahu meliputi mengajukan pertanyaan terkait yang bertujuan untuk menggali lebih dalam atas sebuah masalah.
Pertanyaan efektif adalah pertanyaan yang mendorong orang untuk menjawab dengan bebas dan jujur. Kriteria pertanyaan efektif adalah :
  • Membuat pertanyaan dengan kalimat positif
  • Memakai bahasa yang dirasa nyaman oleh pihak lain
  • Fokus pada topik yang dibicarakan
  • Pendek dan tepat sasaran
  • Menunjukkan minat yang tulus
  • Menunjukkan bahwa anda mendengarkan dengan menunjukkan pemahaman.

Kefasihan verbal


Mampu mengungkap kasus secara jelas, penuh percaya diri dan elegan, hal ini berarti :
  1. Menunjukkan pengatahuan tentang masalah
  2. Memakai perumpamaan, analogi, penggambaran.
  3. Mengatur suara dan unsur nonverbal lainnya
  4. Memilih kata degan hati-hati disesuaikan dengan pendengarnya
  5. Menghindari pernyataan negatif.
Bagaimana cara anda berkomunikasi seringkali lebih penting dari isinya.kita tidak perlu kosa kata yang banyak agar dapat dipahami oleh orang lain. Bukan apa yang dikatakan, tetapi bagaimana mengatakannya. Komunikasi verbal dan nonverbal dikombinasikan untuk membentuk suatu gaya personal yang unik bagi setiap komunikator.

Perkataan dan sikap anda mencerminkan diri pribadi.


Komunikasi dan perilaku manusia terbagi ke dalam 3 kategori dasar yaitu :
  • Pasif
  • Agresif
  • Asertif
Asertif adalah “mengekspresikan dengan penuh keyakinan apa yng kita rasakan, pikirkan, percaya-berdiri di atas hak kita dengan mengormati hak-hak orang lain.” (Norma Carr-Rufino) Asertif berakar dari rasa respek; respek terhadap diri sendiri dan orang lain. Perilaku asertif meningkatkan diri pribadi. Ketika anda mengekspresikan secara jujur, biasanya anda akan mendapatkan apa yang anda inginkan. Lalu, dengan berperilaku secara asertif walaupun anda tidak mendapatkan apa yang anda inginkan, anda akan merasa nyaman dengan diri sendiri. (Mckenna : 24) komunikasi yang sesungguhnya terjadi ketika kita mendengarkan dan berusaha memahami. Memberikan respon kepada lawan bicara, dalam hal ini, terdapat 4 hal penting (Allesandra:142):
  1. Kontak mata
  2. Respon lisan dan partisipasi vokal seperti :”Hmm.”, “Betul,” “Wow,” dan “serius”, semua itu menunjukkan minat terhadap apa yang dikatakan.
  3. Gerak gerik (nonverbal) lain yang mengungkapkan pengakuan.
  4. Memberikan komentar yang memberi penjelasan, yang menyatakan kembali maksud pembicara.
" Melatih Sklil Komunikasi - etiket & Pengembangan Diri "