Media Relations & Manajemen Reputasi - Dunia Public Relations

Terbaru

Monday, January 16, 2017

Media Relations & Manajemen Reputasi

MEDIA RELATIONS & MANAJEMEN REPUTASI

Manajemen Reputasi - Seperti yang kita tahu, tujuan diadakanya departemen PR/Humas pada dasarnya adalah menangani masalah citra/atau reputasi dimata publiknya baik itu Internal maupun Eksternal. Dalam hal ini Public Relations tidak mungkin mampu bergerak sendiri melainkan membutuhkan sebuah medium atau pihak yang dapat membantu dalam hal ini adalah media yang mampu melakukan publikasi dengan cepat.

Pada kesempatan kali ini berkenaan dengan Media Relations, Dunia Public Relations ingin memaparkan materi tentang Media Relations & Manajemen Reputasi . Untuk selengkapnya silahkan disimak.

Reputasi merupakan aset penting bagi organisasi karena kepercayaan publik dibangun berdasarkan reputasi. Namun, reputasi bukanlah sesuatu yang tetap. Adakalanya surut, untuk itu diperlukan upaya-upaya pemeliharaan reputasi.
Ada 3 penyebab yang dipandang sebagai ancaman terhadap reputasi.
  1. Kritik terhadap perusahaan atau produk yang disampaikan melalui media cetak atau media penyiaran.
  2. Bencana yang mengganggu produksi
  3. Tuduhan dari kelompok-kelompok kepentingan atau pelanggan tentang keamanan produk.

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI REPUTASI

faktor reputasi, manajemen reputasi
faktor yang mempengaruh reputasi


Manajemen Kepercayaan Berbasis Reputasi
manajemen kepercayaan berbasis reputasi

Keterangan:
Agen adalah entitas individual, sedangkan kejadian adalah interaksi antara dua agen atau interaksi antara agen dan sumber daya.
Lisensi adalah perilaku yang diperbolehkan oleh agen. Survei Corporate Reputation Watch 2002, menyebutkan bahwa reputasi membantu organisasi mencapai tujuannya.
Tujuan-tujuan yang terbantu pencapaiannya dengan reputasi adalah:
  • Peningkatan penjualan
  • Mendorong transaksi dan prakarsa strategis
  • Perekrutan pegawai baru dan membuat pegawai merasa betah bekerja
  • Mempertinggi harga saham perusahaan

Penyebab Turunnya Reputasi

Tujuh sebab yang dianggap dapat menurunkan atau merusak reputasi, yakni:
  1. Kritik terhadap perusahaan yang dilakukan media cetak atau penyiaran
  2. Perilaku tidak etis perusahaan.
  3. Bencana yang menghentikan produksi.
  4. Tuduhan atau putusan pengadilan.
  5. Tuduhan dari kelompok kepentingan atau pelanggan atas keamanan produk.
  6. Tuduhan dari pejabat pemerintah atas keamanan produk.
  7. Kritik atas perusahaan di internet

Penyebab Naiknya Reputasi

 
reputasi, naiknya reputasi, manajemen reputasi
penyebab naiknya reputasi

MANAJEMEN REPUTASI

 
Menurut Osborne barometer paling sederhana untuk reputasi adalah liputan media massa, karena liputan media akan mempengaruhi persepsi publik terhadap komitmen satu organisasi pada isu-isu menarik perhatian publik.

Pendekatan Dalam Manajemen Reputasi

manajemen, reputasi
manajemen reputasi
  1. Analisis reputasi:
    Pada dasarnya untuk memahami stakeholder organisasi, yakni pihak pihak yang terkait dan berkepentingan terhadap organisasi. Fokusnya lebih kepada mengidentifikasi isu – isu, tantangan dan peluang yang tersedia bagi organisasi
     
  2. Perencanaan strategis:
    Pada dasarnya melihat lingkungan internal & eksternal organisasi sehingga bisa diidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pada organisasi. Data untuk perencanaan strategis bisa mengacu pada visi dan misi organisasi dan juga pada hasil pemantauan terhadap media massa.
     
  3. Stakeholder relations:
    Pada dasarnya menyusun rencana komunikasi & relasi dalam konteks PR umumnya dan media relations khususnya merupakan suatu keharusan
     
  4. Pelatihan media:
    Pelatihan yang dimaksudkan ini dasarnya untuk memberikan wawasan tentang cara kerja media pada para staf PR berkenaan dengan apa yang dibutuhkan media dan bagaimana cara bekerja sama dengan media massa
     
  5. Pemantauan media:
    Kegiatan yang dilakukan biasanya lebih kepada mengikuti apa yang dilaporkan media, khususnya pemberitaan negatif dan positif bagi organisasi.

    Berikut merupakan langkah – langkah yang di lakukan untuk memantau media:
    • Tabulasi setiap berita
    • Menelaah berita tersebut untuk menentukan apakah organisasi di beritakan positif dan negatif
    • Menilai apakah berita tersebut memuat pesan yang ingin disampaikan organisasi
    • Mengientifikasi pesan yang disampaikan organisasi disiarkan media
    • Menilai isu tertentu yang menjadi perhatian media
    • Menilai bagaimana reaksi stakeholder terhadap berita yang disiarkan media
  6. Materi komunikasi:
    Merupakan pesan yang disampaikan pada media atau publik organisasi. Pesan tersebut bisa dibuat dalam bentuk brosur, leaflet, isi situs web, media internal, teks pidato.
     
  7. Media relations:
    Berhubungan yang baik dengan media massa akan membantu meningkatkan reputasi organisasi , sebaliknya reputasi organisasi akan membantu media tertarik untuk menginformasikan organisasi tersebut.
     
  8. Goverment relations:
    Menjaga hubungan baik dengan pemerintah juga sangat penting, karena pemerintah melalui lembaga – lembaga yang berada didalamnya menjalankan peran sebagai agen regulasi dan pengambil kebijakan, dan hal ini juga bisa membantu menjaga reputasi organisasi
  9. Manajemen isu dan manajemen krisis:
    Isu dan krisis bisa muncul tanpa diduga. Sebaiknya perusahaan telah memiliki prosedur baku dalam manajemen isu dan manajemen krisis untuk berjaga jaga bila krisis melanda organisasi
Langkah-langkah praktis dalam menjaga reputasi organisasi
  1. Penelitian untuk mengetahui persepsi dan sikap khalayak terhadap organisasi
  2. Membangun konsensus tentang nilai dasar dan tujuan organisasi antara manajemen dan karyawan
  3. Mengidentifikasi janji penjualan yang unik (unique selling proposition) dan pesan yang bisa memperkuat USP
  4. Dorongan pada organisasi yang dikembangkan secara internal dan eksternal
  5. Iklan, MR, materi untuk investor, siaran pers dan program filantropis organisasi dijalankan bersama-sama untuk menyebarluaskan pesan yang konsisten dan konferensif.
Pendekatan lain dikembangan oleh Morrissey & Co dalam manajemen reputasi, dalam hal ini pendekatan yang dilakukan lebih kepada aspek yang didasarkan pada sumber daya organisasi untuk disampaikan kepada publik, antara lain:
  1. Penelitian
  2. Positioning
  3. Penyusunan pesan
  4. Strategi

MENJAGA REPUTASI MELALUI MEDIA RELATIONS


Menjaga reputasi melalui media relations berarti membuka diri terhadap publik organisasi. Membuka diri artinya memberian info seluasluasnya kepada publik. Dan sebagai seorang Praktisi PR tentu harus mengembangkan strategi menjaga reputasi.

Pendekatan yang bisa di gunakan organisasi dalam menjaga reputasi melalui media relations adalah dengan menetapkan kebijakan media relations, pendekatan ini berfokus pada kebijakan yang ditetapkan merujuk pada apa yang dilakukan pihak internal organisasi yang berhubungan dengan media, yang diimplementasikan melalui program/kegiatan media relations organisasi dengan tujuan bagaimana menjaga reputasi organisasi.

Praktisi PR dapat menjalankan fungsi komunikasi melalui media relations adalah informatif dan deskriptif, maksudnya di sini:
  • Fungsi informatif : berarti memberikan penjelasan yang bisa dipahami publik yang berkenaan dengan kesenjangan tadi
  • Fungsi deskriptif : berarti menguraikan kesenjangan tadi dengan langkah langkah yang di tempuh organisasi dan di sebarkan kepada publik melalui media massa 
Artikel public relations lainya :
" Media Relations & Manajemen Reputasi "

No comments:

Post a Comment