Media Kampanye - Strategi Kampanye PR - Dunia Public Relations

Terbaru

Sunday, January 22, 2017

Media Kampanye - Strategi Kampanye PR

MEDIA KAMPANYE
STRATEGI KAMPANYE PR
 
Media Kampanye - Dalam kaitanya dengan Kapanye perusahaan, media disini sangat membantu perusahaan dalam menyampaikan pesan-pesan kampanye yang diggagas oleh perusahaan lewat PR. Nah pada kali ini Dunia Public Relations ingin membahas mengenai media apa saja yang digunakan dalam berkampanye, berikut kita simak.
 

MEDIA / SALURAN KAMPANYE

 
Marshall McLuhan menyatakan : media adalah pesan itu sendiri. Bahwa teknologi komunikasi baru tidak hanya mengubah jumlah ketersediaan informasi dimasyarakat tapi juga mempengaruhi isi pesan yang ditransmisikan. Dengan kata lain bentuk media yang mempresentasikan informasi akan menentukan makna pesan yang “disampaikan” dan juga derajat ambiguitas pesan tersebut.
 

Saluran Kampanye

Schramm mengartikan saluran kampanye sebagai perantara apapun yang memungkinkan pesan-pesan sampai kepada penerima.

Klingemann dan Rommele secara lebih spesifik mengartikan saluran kampanye sebagai segala bentuk media yang digunakan untuk menyampaikan pesan kepada khalayak. Dalam kampanye komunikasi, media massa cenderung ditempatkan sebagai saluran komunikasi utama karena hanya lewat media inilah khalayak dalam jumlah besar dapat diraih. Disamping kemampuan melipatgandakan penyebaran informasi, media masa juga memiliki kemampuan untuk mempersuasi khalayak.

Dalam hal kemampuan media menyampaikan persuasi, Klapper (Antar Venus) membedakan 6 jenis perubahan yang mungkin terjadi akibat penggunaan media massa yakni:
  1. Menyebabkan perubahan yang diinginkan
  2. Menyebabkan perubahan yang tidak diinginkan
  3. Menyebabkan perubahan kecil (baik dalam bentuk maupun itensitasnya)
  4. Memperlancar perubahan (diinginkan atau tidak)
  5. Memperkuat apa yang ada (tidak ada perubahan)
  6. Mencegah perubahan.
Dalam pemanfaatan media untuk penyelenggaraan kampanye saat ini memperlihatkan 2 kecenderungan yaitu:
  • Menerapkan strategi satu arah (Uni-directional campaign) atau disebut juga media oriented campaign.
  • Menerapkan strategi dua arah (bi-directional campaign) atau disebut juga Audience oriented campaign.

Penggunaan Media Kampanye

Penggunaan media kampanye yang berbeda-beda adalah mengacu pada subjeck permasalahan dan afiliasi demografis khalayak serta pencapaian tujuantujuan tertentu dari komunikator untuk menciptakan efek tertentu pada khalayaknya. untuk efisiensi biaya yang harus dikeluarkan untuk kegiatan kampanye, pemilihan media sebagai saluran kampanye dilakukan dengan mengukur dan menganalisis kesempatan untuk melihat format dan isi pesan kampanye, nilai respons, biaya per penayangan pesan kampanye, akibat yang ditimbulkan dan kreteria lainnya.
Baca artikel PR lainya :

Dalam kegiatan kampanye harus ditentukan dulu aspekaspek yang akan mempengaruhi pemilihan media yang digunakan sebagai saluran kampanye, sebagai berikut;
  1. Jangkauan ;
    Jumlah orang yang memberi perhatian tertentu dalam batas geografis tertentu dan merupakan bagian dari seluruh populasi
  2. Tipe Khalayak :
    Profil dari orang yang potensial dan memberi perhatian tertentu, seperti nilai, gaya hidup, dll.
  3. Ukuran khalayak:
    Seberapa banyak orang yang terhubung
  4. Biaya :
    Ongkos produksi dan pembelian media
  5. Waktu :
    Skala waktu untuk respons yang dikehendaki, hubungan dengan penggunaan media lain dan sebagainya.
  6. Keharusan Pembelian Media:
    Waktu penyiaran yang terjual melalui penawaran yang kompetitif dan membutuhkan pemesanan selama beberapa minggu sebelumnya.
  7. Batasan atau aturan :
    Pengaturan untuk mencegah masuknya produkproduk atau hal-hal tertentu dari media tertentu.
  8. Aktivitas pesaing:
    Kapan, dimana dan kenapa selalu bersaing dengan penyedia jasa periklanan.
Menurut Rosady Ruslan, hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih media untuk kepentingan kampanye adalah :
  1. Siapa dan bagaimana tipe pembacanya (audiensinya)
  2. Kebijakan umum keredaksian, peliputan beritanya.
  3. Reach, jangkauan media bersangkutan untuk menjangkau audiensinya.
  4. Bagaimana kredibilitas dan keahlian wartawan yang bersangkutan.
  5. Frekuensinya, bagaimana kuantitas atau jumlah tiras yang terjual dan terbitnya; harian, mingguan, atau bulanan serta kualitas cetakan.
  6. Media bersangkutan berpengaruh atau tidak dimata para pembacanya.
Media memiliki kemampuan untuk mempengaruhi sikap dan prilaku khalayak, maka pertanyaanya bagaimana membuat media menjadi efektif untuk kegiatan kampanye. Hal ini dapat diukur dari bagaimana cara mengonsumsi pesan dari jenis media massa tertentu.

Khalayak harus segera “melihat” perilaku yang dikampanyekan dengan segera dan dapat langsung mengaktualisasikannya pada kehidupan sehari-hari. 
Menurut Lattimore, dkk (2010:164) terdapat 3 pertimbangan dasar dari pemilihan media, antara lain: 
  • Audiensi, publik menjadi tujuan sebuah pesan, dengan mengidentifikasi siapa publik yang akan dijangkau dan mencari tahu apa ketertarikan mereka.
  • Waktu, kebutuhan akan waktu yang tepat untuk menjangkau audiensi dalam menerima pesan.
  • Anggaran, biasanya keputusan pertama yang harus dibuat adalah apakah pesan perlu disampaikan dengan lebih dari satu medium. Jika diperlukan banyak media, maka perlu mempertimbangkan biaya ketika memutuskan media mana yang akan digunakan.

Jenis-Jenis Media Kampanye

Media cetak
 
medaia cetak, media kampanye
media cetak
 
Media elektronik
 
media kampanye, elektronik
elektronik sebagai media kampanye
 
Media luar ruang (Spanduk, Billboard dan Poster)
bilboard, poster
media kampanye billboard & poster
media kampanye spanduk, medialuar ruangan
media kampanye spanduk

Film/bioskop
Media kampanye film/bioskop
Media kampanye film/bioskop
 
Film pendek “Save Water”
media kampanye, Film pendek “Save Water”
Film pendek “Save Water”
 
Media Sosial 
Media Sosial, media kampanye
Media sosial

Perencanaan Anggaran Media 

01. Pemasangan iklan di media surat kabar
  1. Deskripsi                             : 4 x 270 mmk (display) bonus tulisan 3x 270 FC untuk Lipsus.
  2. Insertions                            : 2 x Surat kabar (2 Lipsus)
  3. Harga Iklan di Koran           : @ Rp. 75.600.000
  4. Total                                   : Rp. 151.200.000
  5. Harga Khusus di Koran      : @ Rp. 35.000.000
  6. Total                                  : 2 x 35.000.000 = Rp. 70.000.000
  7. Total Harga + Ppn 100 %   : Rp. 89.000.000
  8. Include Ppn 100 %             : Rp. 11.000.000
  9. Harga Keseluruhan             : Rp. 240.300.000
  10. Jadwal terbit iklan                : 31 April 2011, dan 15 Mei 2011.

02. Pemasangan iklan di media online
 
biaya iklan online, pemasangan iklan online
Pemasangan iklan di media online
 
03. Pemasangan iklan di majalah
  • The Basic
    Frekuensi     : Bi – weekly
    Format          : 14 x 18 cm
    Publisher       : PT. Media Satu Group
    Launcher       : Oktober 2010
    Sirkulasi       : 40.000
    Readership  : 160.000
  • Covers
    Front cover (dps)                    : Rp. 84.000.000
    Front covers (full pages)          : Rp. 62.000.000
    Inside front cover (dps)           : Rp. 42.000.000
    Inside front cover (full pages)   : Rp. 24.000.000
    Back cover (dps)                    : Rp. 58.500.000
    Back cover (full pages)            : Rp. 34.000.000
    Inside back cover (dps)            : Rp. 26.500.000
    Inside back cover (full pages)   : Rp. 21.500.000
  • Inside
    Double page spread (dps) : Rp. 26.500.000
    Full pages : Rp. 16.000.000
    ½ pages : Rp. 14.000.000
    ¼ pages : Rp. 9.500.000
" Media Kampanye - Strategi Kampanye PR "

No comments:

Post a Comment