Aturan Dan Tingkah Laku Profesional Public Relations / Humas - Dunia Public Relations

Terbaru

Sunday, January 15, 2017

Aturan Dan Tingkah Laku Profesional Public Relations / Humas

ATURAN DAN TINGKAH LAKU PROFESIONAL
PUBLIC RELATIONS / HUMAS

Tingkah Laku PR - Tidak hanya harus taat pada Kode Etik Profesi Humas, seorang PR yang profesional juga harus mencerminkan tingkah laku selaknya seorang PR yang profesional dan memiliki integritas tinggi, selain itu PR yang baik juga harus mengetahui etika dalam profesi Public Relations.

PR yang keseharianya sangat tidak bisa dipisahan dengan yang namanya citra, jadi PR yang baik harus bisa menjaga tingkah laku profesionalnya meskipun dalam kegiatan keseharianya diluar perusahaan. Pada kesempatan yang baik ini Dunia Public Relations akan membahas mengenai Tingkah Laku Profesional PR/Humas.

tingkah laku pr, profesionalisme pr
tingkah laku public relations

ATURAN TINGKAH LAKU PROFESIONAL PR/HUMAS


PR yang profesional dituntut bekerja secara profesional juga sebagi seorang ahli baik secara keilmuan maupun secara tingkah lakunya. Sehingga yang diemban oleh seorang PR profesional adalah bekerja dengan:
PR Profesioanal juga harus tampil prima, diantaranya:
  • Teman seprofesinya
  • Di kenal oleh media
  • Di kenal oleh kliennya
  • Di kenal oleh atasannya
  • Dan di kenal oleh dunia luar.
Perilaku tentang tata aturan keprofesionalan PR di atur dalam suatu wadah keprofesian dalam PR, yaitu IPRA ataupun PRCA dimana setiap anggota IPRA dan PRCA tunduk kepada aturan yang dikeluarkan oleh asosiasi tersebut. Dimana sistem keanggotannya cukup ketat, artinya bila suatu asosiasi dapat di terima menjadi anggota ini berarti sandar penampilan keprofesionalis me-nya sudah tinggi.
Baca : Makalah Profesionalisme Public Relations

PR Code dari PROFESIONAL


INTERNATIONAL PUBLIC RELATIONS ASSOCIATION (IPRA)


A. Integritas Pribadi dan Profesional

Seperti diketahui bahwa integritas pribadi berarti terpeliharanya baik standar moral yang tinggi maupun reputasi yang baik. Sedang integritas profesional artinya ketaatan pada anggaran dasar, peraturan dan khususnya kode tersebut sebagaimana disetujui IPRA.

B. Tingkah Laku Terhadap Klien dan Majikan

  1. Seorang anggota mempunyai kewajiban umum berurusan secara jujur terhadap klien atau majikan, dulu atau sekarang.
  2. Seorang anggota hendaknya tidak mewakili kepentingan yang berlawanan atau bersaing tanpa izin mereka yang bersangkutan.
  3. Seorang anggota hendaknya menjaga kepercayaan klien atau majikan baik dulu atau sekarang.
  4. Seorang anggota hendaknya tidak memakai metode yang cenderung menghina klien atau majikan anggota lainnya.
  5. Dalam kegiatan pelayanan bagi klien atau majikan seorang anggota hendaknya tidak menerima bayaran, komisi atau barang apapun lainnya yang bertalian dengan pelayanan ini dari seseorang selain klien atau majikan tanpa izin klien atau majikan, yang diberikan setelah pengungkapan fakta sepenuhnya.
  6. Seorang anggota hendaknya tidak mengusulkan kepada calon klien atau majikan bahwa bayarannya atau penggantian lain tergantung pada prestasi hasil-hasil tertentu, begitu juga hendaknya tidak mengadakan persetujuan pembayaran apapun dengan akibat yang sama.
C. Tingkah Laku Terhadap Media dan Umum
  1. Seorang anggota hendaknya melakukan kegiatan-kegiatan profesionalnya sejalan dengan kepentingan umum dan dengan penuh hormat demi martabat pribadi.
  2. Seorang anggota hendaknya tidak melakukan kegiatan dalam praktik apapun yang cenderung merusak integritas saluran-saluran komunikasi umum.
  3. Seorang anggota hendaknya tidak menyebarkan dengtan sengaja informasi palsu atau menyesatkan.
  4. Seorang anggota hendaknya di setiap waktu berusaha memberikan gambaran seimbang dan terpercaya terhadap organisasi yang dilayaninya.
  5. Seorang anggota hendaknya tidak membentuk organisasi apapun untuk tujuan tertentu, tetapi sebenarnya untuk kepentingan khusus yang tidak diungkapkan atau probadi anggota atau klien atau majikan, demikian juga hendaknya ia tidak menggunakan organisasi itu atau organisasi yang ada semacam itu.
D. Tingkah Laku Terhadap Rekan
  1. Seorang anggota hendaknya tidak dengan sengaja mencemarkan reputasi professional atau praktek anggota lainnya. Namun demikian, jika seorang anggota memiliki bukti bahwa anggota lain telah melakukan kesalahan yang tidak etis, illegal atau praktek-praktek tak jujur yang melanggar kode ini, hendaknya ia menyerahkan informasi itu kepada dewan IPRA.
  2. Seorang anggota hendaknya tidak mencari mengganti anggota lainnya dengan majikan atau klien
  3. Seorang anggota hendaknya bekerja sama dengan para anggota lainnya dalam menegakkan dan melaksanakan kode ini.
Selain IPRA, masih banyak lagi organisasi keprofesionalan PR/HUMAS memiliki kode etik profesi, di antaranya:
  1. PERHUMAS
  2. PUBLIC RELATIONS SOCIETY OF AMERICA (PRSA)
  3. ASOSIASI PERUSAHAAN PUBLIC RELATIONS INDONESIA (APRI)
  4. INSTITUT PUBLIC RELATIONS (IPR)


" Aturan Dan Tingkah Laku Profesional Public Relations / Humas "

No comments:

Post a Comment