Teknik Penulisan Berita - Dasar-Dasar Jurnalistik

TEKNIK PENULISAN BERITA
DASAR-DASAR JURNALISTIK


Tekhnik Penulisan - Setelah kemarin Dunia Public Relations membahas mengenai apa itu berita? sekarang kita akan belajar tentang teknik-teknik dalam menulis berita, disini kita akan belajar mengenai anatomi berita dan juga cara membuat lead yang merupakan bagian paling penting dalam berita.

TEKNIKMENULIS BERITA


Teknik Penulisan Berita - Dasar-Dasar Jurnalistik
  • Teknik penulisan berita secara universal dapat dibedakan, sesuai dengan prinsip pelaporan (to report), menjadi dua pola, yaitu: pola penulisan piramida terbalik (inverted pyramid) dan pola penulisan dengan rumus 5W+1H.
  • Berita disajikan dengan pola piramida terbalik karena tiga asumsi, yaitu; memudahkan khalayak pembaca dan pendengar, memudahkan reporter dan editor dalam memotong bagianbagian yang dianggap kurang atau tidak penting ketika dihadapkan kepada kendala teknis, dan memudahkan para jurnalis dalam menyusun pesan berita melalui rumus baku.
  • Berita ditulis dengan rumus 5W+1H agar berita itu lengkap, akurat, dan sekaligus memenuhi standar teknis jurnalistik.

Pola Penulisan Piramida Terbalik



MENULIS JUDUL BERITA


Judul adalah identitas berita. Syarat judul berita
  1. Provokativ (membangkitkan minat dan perhatian)
  2. Singkat-padat (judul langsung menusuk jantung, tegas, lugas, terfokus, menukik pada pokok intisari berita tidak berteletele)
  3. Relevan (berkaitan sesuai dengan pokok susunan pesan terpenting yang ingin disampaikan) pada tidak pada
  4. Fungsional (setiap kata yang terdapat judul bersifat mandiri, berdiri sendiri tergantung pada kata lain)
  5. Formal (resmi judul langsung menukik permasalahan)
  6. Representatif (Judul mewakili dan mencerminkan teras berita)
  7. Menggunakan bahasa baku.
  8. Spesifik (mengandung kata-kata khusus)

Berita ditulis dengan rumus 5W 1H

  1. What (apa) : peristiwa apa yang akan dilaporkan kepada khalayak
  2. Who (siapa ) : siapa yang menjadi pelaku dalam peristiwa itu
  3. When (kapan) : kapan peristiwa itu terjadi, tahun, bulan, minggu, hari jam, menit
  4. Where (dimana): dimana peristiwa itu terjadi
  5. Why (mengapa) : mengapa peristiwa itu sampai terjadi
  6. How (bagaimana) : bagaimana jalannya peristiwa atau bagaimana cara menanggulangi peristiwa 

MENULIS TERAS BERITA (LEAD BERITA)


Teras berita atau lead adalah: paragraf pertama yang memuat fakta atau informasi terpenting dari keseluruhan uraian berita .Fungsi teras berita
  • Atraktif
  • Introduktif
  • Korelatif
  • Kredibilitas
 

JENIS-JENIS TERAS BERITA (LEAD BERITA)


1. Who lead ( teras berita siapa) 

Unsur siapa atau pelaku peristiwa memiliki nilai berita (news value) yang lebih besar, kuat atau lebih tinggi dibandingkan dengan unsurunsur lain seperti apa (what) kapan (when) tempat (where) mengapa (why) dan bagaimana (how). Teras berita who terbagi atas 2 jenis : teras berita siapa individu dan teras berita siapa institusi

2. What Lead (teras berita apa) 

Unsur apa peristiwa memiliki nilai berita (news value) yang lebih besar, kuat atau lebih tinggi dibandingkan dengan unsur-unsur lain seperti siapa (who), kapan (when) tempat (where) mengapa (why) dan bagaimana (how).

3. When lead (teras berita kapan) 

Unsur waktu peristiwa memiliki nilai berita (news value) yang lebih besar, kuat atau lebih tinggi dibandingkan dengan unsur-unsur lain seperti siapa (who), apa (what), tempat (where) mengapa (why) dan bagaimana (how).
 

4.Where lead (teras berita dimana) 

Unsur dimana peristiwa memiliki nilai berita (news value) yang lebih besar, kuat atau lebih tinggi dibandingkan dengan unsur-unsur lain seperti siapa (who), apa (what) kapan (when), mengapa (why) dan bagaimana (how).

5.Why lead (teras berita mengapa) 

Unsur mengapa memiliki nilai berita (news value) yang lebih besar, kuat atau lebih tinggi dibandingkan dengan unsur-unsur lain seperti siapa (who), apa (what) kapan (when) tempat (where) dan bagaimana (how).
 

6.How Lead (teras berita bagaimana) 

Unsur bagaimana memiliki nilai berita (news value) yang lebih besar, kuat atau lebih tinggi dibandingkan dengan unsur-unsur lain seperti siapa (who) apa (what) kapan (when) tempat (where) dan mengapa (why)
 

7.Contras lead (teras berita kontras) 

Unsur kontras atau Contrast Lead sesuatu yang berlawanan pada subjek pelaku peristiwa diyakini memiliki nilai berita (news value) yang lebih besar, kuat atau lebih tinggi dibandingkan dengan unsur-unsur lain seperti Siapa (who) apa (what) kapan (when) tempat (where) mengapa (why) dan bagaimana (how).

8.Quotation lead (Teras berita kutipan)

Unsur perkataan langsung yang dilontarkan oleh nara sumber atau pelaku peristiwa di yakini memiliki nilai berita (news value) yang lebih besar, kuat atau lebih tinggi dibandingkan dengan unsur-unsur lain seperti siapa (who), apa (what) kapan (when) tempat (where) mengapa (why) dan bagaimana (how).

9. Question lead (teras berita pertanyaan) 

Unsur pertanyaan yang dilontarkan oleh nara sumber atau pelaku peristiwa di yakini memiliki nilai berita (news value) yang lebih besar, kuat atau lebih tinggi dibandingkan dengan unsur-unsur lain seperti siapa (who), apa (what) kapan (when) tempat (where) mengapa (why) dan bagaimana (how).

10. Descriptive Lead (Teras berita Pemaparan) 

Unsur suasana atau situasi yang melekat dalam suatu peristiwa yang terjadi memiliki memiliki nilai berita (news value) yang lebih besar, kuat atau lebih tinggi dibandingkan dengan unsur-unsur lain seperti siapa (who), apa (what) kapan (when) tempat (where) mengapa (why) dan bagaimana (how).

11. Narative Lead (teras berita bercerita) 

Unsur realitas cerita yang terdapat dalam suatu peristiwa yang terjadi memiliki nilai berita (news value) yang lebih besar, kuat atau lebih tinggi dibandingkan dengan unsur-unsur lain seperti siapa (who), apa (what) kapan (when) tempat (where) mengapa (why) dan bagaimana (how).

12. Exclamations Lead (Teras berita menjerit) 

Unsur jeritan atau teriakan yang dilontarkan oleh nara sumber atau pelaku peristiwa memiliki nilai berita (news value) yang lebih besar, kuat atau lebih tinggi dibandingkan dengan unsur-unsur lain seperti siapa (who), apa (what) kapan (when) tempat (where) mengapa (why) dan bagaimana (how).


" Teknik Penulisan Berita - Dasar-Dasar Jurnalistik "