Perbedaan Antara Humas/PR, Pemasaran dan Periklanan

PERBEDAAN ANTARA HUMAS/PR, PEMASARAN DAN ADVERTISING

Bagi sebagian orang mungkin masih sukar membedakan antara Humas (PR), Pemasaran (Marketing) dan juga Periklanan (Advertising) kita kadang suka keliru bahkan tertukar saat menyumpulkanya bahkan ada

juga yang menyebut mereka itu sama, padahal tidak. Antara Public Relations, Marketing dan Advertising ini jelas beda dari segi tujuan maupun kegiatan - kegiatan yang dijalankan. Kali ini Dunia Public Relations akan mebahas mengenai ketiganya dan untuk selengkapnya silahkan teman-teman simak.

Public Relations merupakan suatu fungsi strategi dalam manajemen yang melakukan komunikasi untuk menimbulkan pemahaman dan penerimaan dari publik. Dalam proses penerimaan publik ini, perusahaan perlu memperhatikan hubungan yang harmonis dengan masyarakatnya, seperti terbuka, jujur, fair, konsisten, dan tidak mengasingkan diri.

Namun, pekerjaan yang paling sulit adalah memisahkan Public Relations dari berbagai fungsi yang overlapping di dalam perusahaan. Seringkali orang sulit membedakan fungsi PR dengan Pemasaran dan Advertising.

MEMBEDAKAN HUMAS DENGAN PERIKLANAN


PR dan periklanan merupakan fungsi yang berbeda dan saling melengkapi dalam kegiatan pemasaran. Dalam tahap-tahap awal pengenalan suatu produk/jasa, fungsi PR akan lebih menonjol, sedangkan pada tahap-tahap akhir menjelang konsumen mengambil sikap atau keputusan tentang produk atau jasanya tersebut, fungsi periklanan akan lebih berperan. Berkaitan dengan hal tersebut, Jefkins (2004) membedakanPR dengan periklanan melalui analisanya sebagai berikut :

Definisi Periklanan

Menurut Institute of Practicioners in Advertising (IPA) Inggris : “ Periklanan mengupayakan suatu pesan penjualan yang sepersuasif mungkin kepada calon pembeli yang paling tepat atas suatu produk atau jasa tertentu dengan biaya yang semurahmurahnya”. Ini jelas berbeda dengan PR yang menekankan pada pemberian informasi, pendidikan, dan penciptaan pemahaman melalui pengetahuan.

Perbedaan humas dengan periklanan





Perbedaan pokok antara PR dan periklanan

  • PR bukan salah satu bentuk periklanan. Karena PR merangkum kegiatan-kegiatan yang jauh lebih luas daripada kegiatan periklanan.
  • PR menyangkut seluruh komunikasi yang berlangsung pada sebuah organisasi, sedangkan periklanan terbatas pada fungsi pemasaran saja.
  • Periklanan mungkin tidak dilaksanakan oleh semua organisasi, namun organisasi manapun tidak dapat lepas dari PR. Karena PR mecakup keseluruhan komunikasi dalam organisasi, sementara iklan terbatas pada hal-hal yang berkaitan dengan fungsi penjualan an pembelian.
  • Tulisan-tulisan PR (dan berbagai bentuk isi dari komunikasi kreatif humas lainnya seperti jurnal internal dan kaset video tentang organisasinya) harus sepenuhnya faktual & informatif, serta tidak boleh melebih-lebihkan seperti yang kita temui pada tulisantulisan iklan.
  • Untuk menjamin kredibilitas, kegiatan-kegiatan humas haruslah bersifat edukatif, jauh dari nuansa emosional/ dramatik dan menghindari memuji diri sendiri. Oleh karena itu, penulisan naskah PR memerlukan keterampilan yang berbeda dari yang dituntut oleh naskah iklan.
  • Humas juga dipakai dalam organisasi yang tidak terlibat dalam bidang periklanan. Misalnya dinas kepolisian tidak mengiklankan pengamanan , namun mereka senantiasa melakukan kegiatankegiatan kehumasan agar seluruh anggota masyarakat mengetahu keberadaan fungsinya.
  • Media yang digunakan berlainan. Yang paling banyak digunakan oleh iklan hanyalah media-media komersial yang ada, seperti pers, radio dan televisi, sedangkan PR memakai media komersial yang jauh lebih beragam, bahkan bisa ditambah lagi dengan media yng diciptakannya sendiri seperti jurnal internal, slide, video, pameran tentang perusahaan, seminar dan lain-lain.
  • Sasaran utama kegiatan iklan adalah membujuk orang-orang supaya melakukan sejumlah tindakan yang diinginkan seperti mendatangi toko, dll. Sedangkan PR tidak berniat mendorong orang lain melakukan sesuatu, melainan bertujuan menciptakan saling pengertian di antara segenap khalayaknya mengenai kedudukan perusahaan yang tepat, tentang produk / jasanya


MEMBEDAKAN HUMAS DENGAN PEMASARAN


Definisi Pemasaran

Menurut Chartered Institute of Marketing (CIM) Inggris, “Pemasaran adalah suatu proses manajemen yang bertanggung jawab untuk mengenali, mengantisipasi, dan memuaskan keinginan atau kebutuhan pembeli demi meraih laba”. Dalam prakteknya, pekerjaan bagian pemasaran meliputi antara lain melakukan penelitian, mendesain produk, mengemas produk, menentukan harga, melakukan promosi dan distribusi produk.

Sementara itu, fungsi dari Public Relations adalah untuk mendukung kinerja pemasaran, terutama untuk menciptakan kebutuhan konsumen sebelum produk tersebut diluncurkan. Menurut Thomas L. Harris, Public Relations bisa mengenalkan produk baru sebelum iklan diluncurkan. PR bisa menciptakan kebutuhan konsumen terlebih dahulu.

Contoh :
Toyota-Astra melakukan kampanye PR secara terselubungmengenai tren mobil keluarga masa depan. Dalam  kampanye tersebut, marketing PR PT Toyota melakukan edukasi pasar bahwa mobil keluarga masa depan tidak berbentuk kotak, tetapi penuh dengan lekukan dinamis menyerupai elips.

Edukasi pasar ini sangat luar biasa karena dalam waktu setahun telah mampu mengedukasi konsumen bahwa mobil keluarga masa depan adalah mobil yang memiliki bentuk aerodinamis. Itulah sebabnya, begitu kijang baru diluncurkan pada tahun 1996, permintaan konsumen langsung melesat hingga untuk setia pemesanan harus menunggu selama 6 bulan.

Dengan demikian, jelaslah bahwa PR merencanakan dan menjalankan program komunikasinya untuk mendukung pemasaran. Dalam hal ini PR mengenalkan barang/jasa atau perusahaan kepada masyarakat dan melakukan pula informasi serta edukasi kepada pasar yang berkaitan dengan produk dan perusahaan yang dipasarkannya


KETERKAITAN HUMAS PERIKLANAN DAN PEMASARAN


PR dan pemasaran sesungguhnya mencakup keseluruhan proses perencanaan, implementasi, dan evaluasi program-program komunikasi pemasaran sebagai ‘penghubung’ perusahaan dengan konsumen serta masyarakat luas. Sekaligus sebagai bagian dari strategi pemasaran dan strategi perusahaan secara keseluruhan.

Keterkaitan PR dengan Pemasaran & Periklanan Public Relations dan kaitannya dengan Pemasaran sangat penting terkait dengan hal-hal berikut :
  • Membangun brand awareness (kesadaran produk)
  • Membangun brand knowledge (pengetahuan produk)
  • Future Market
  • Mendidik konsumen dan masyarakat mengenai manfaat produk atau jasa yang ditawarkan.
Bentuk kegiatan PR dalam menunjang aktivitas pemasaran antara lain dengan mengadakan pameran, jumpa pers atau pertunjukan. PR memang tidak menghasilkan penjualan secara langsung. Tetapi PR mampu menciptakan iklim yang sangat kondusif yang mampu mempengaruhi keputusan pembelian. Dan sekali tercipta suatu kesan dan keyakinan, maka efek yang dihasilkan akan lebih lama dibandingkan dengan rasa tertarik sesaat.

Arti penting PR itu sendiri terletak pada kemampuannya dalam menunjang pendidikan pasar, yakni dengan menjadikan khalayak mengetahui keberadaan dan kegunaan produk-produk dari perusahaan yang bersangkutan.

Ilustrasi Perbedan Antara Humas dan Periklanan


Contoh akivitas pr dalam menunjang pemasaran dengan mengadakan pameran



 " Perbedaan Antara Humas/PR, Pemasaran dan Periklanan "