Pengertian & Tekhnik Penulisan Berita - Dasar-dasar Jurnalistik - Dunia Public Relations

Terbaru

Sunday, December 18, 2016

Pengertian & Tekhnik Penulisan Berita - Dasar-dasar Jurnalistik

PENGERTIAN & TEKHNIK PENULISAN BERITA
DASAR-DASAR JURNALISTIK

Penulisan Berita -Selain dituntut untuk mampu berbicara dengan baik, seorang praktisi PR juga diwajibkan untuk menguasai Tekhnik Menulis yang baik dimana memang kebanyakan produk - produk PR memang berupa media cetak atau tulisan, seperti Press Release, Anual Report dll.

Untuk itu kali ini Dunia Public Relations akan mengulas tentang seluk-beluk dari produk tulisan Jurnalistik, yaitu Berita. Pada artikel kali ini kita selain belajar tentang apa itu berita?, juga akan bahas mengenai Tekhnik-tekhnik penulisanya.

PENGERTIAN BERITA


Pengertian & Tekhnik Penulisan Berita - Dasar-dasar Jurnalistik
  1. Secara Sosiologis berita adalah: semua hal yang terjadi di dunia.
  2. Daug Newson dan James A Wollert dalam “Media Writing”: News For the Mass Media mengemukakan berita: apa saja yang ingin dan diketahui oleh orang atau lebih luas lagi oleh masyarakat.
  3. Dean M lyle Spencer dalam News Writing berita: suatu kenyataan atau ide yang benar yang dapat menarik perhatian sebagian besar pembaca Meliputi :

Produk Jurnalistik

Surat kabar, Tabloid, Majalah, Buletin, Radio, Televisi, dan Media on line atau Internet.
  • Surat kabar, Tabloid, Majalah, Buletin, digolongkan dalam 3 kelompok besar yaitu:
  1. Berita (news)
  2. Opini (views)
  3. Iklan (advertising)
Berita dan opini saja yang disebut jurnalisitik

JENIS-JENIS BERITA (NEWS)

  1. Straight news report : laporan langsung mengenai suatu berita. Berita yang memiliki nilai penyajian objektif tentang fakta-fakta yang dapat dibuktikan, biasanya ditulis dengan unsurunsur yang dimulai dengan what, who, when, where, why, dan how (5w 1H)
  2. Depth News Report : Reporter (wartawan) menghimpun informasi dengan fakta-fakta mengenai peristiwa itu sendiri sebagai informasi tambahan untuk peristiwa itu
  3. Comprehensive news : laporan tentang fakta yang bersifat menyeluruh ditinjau dari berbagai aspek
  4. Interpretative report : memfokuskan sebuah isu, masalah atau peristiwa kontroversial. Laporan intrepretatif biasanya di pusatkan untuk menjawab pertanyaan mengapa.
  5. Feature story : penulis menyajikan suatu pengalaman pembaca yang lebih bergantung pada gaya penulis dan humor dari pada pentingnya informasi yang di sajikan
  6. Depth reporting : Laporan jurnalistik yang bersifat mendalam, tajam lengkap dan utuh tentang suatu peristiwa fenomenal dan aktual
  7. Investigative reporting : berita memusatkan pada masalah dan kontroversi
  8. Editorial writing : pikiran sebuah institusi yang di uji didepan sidang pendapat umum.
Penyajian fakta dan opini yang menafsirkan berita penting yang mempengaruhi pendapat umum Kelompok opini (views) meliputi:
  • Tajuk rencana
  • Karikatur
  • pojok
  • Artikel
  • Kolom
  • Esai
  • Surat pembaca
Kelompok iklan meliputi berbagai jenis iklan produk dan jasa

NILAI BERITA (NEWS)


  1. Keluarbiasaan (Unusualness) 
  2. Kebaruan (Newness)
  3. Akibat (Impact)
  4. Aktual (Timeliness)
  5. Kedekatan (Proximity)
  6. Informasi (Information)
  7. Konflik (Conflict)
  8. Orang penting (Prominence)
  9. Ketertarikan manusiawi (Human interest)
  10. Kejutan (Surprising)
  11. Seks (Sex)

BAHAN BAKU BERITA


  1. Lokasi tempat perkara (TKP)
  2. Wawancara dengan sumber berita utama dan pihak-pihak terkait
  3. Press Release
  4. Pidato atau ceramah tokoh terkenal
  5. Polling
" Pengertian & Tekhnik Penulisan Berita - Dasar-dasar Jurnalistik "

No comments:

Post a Comment