Pengertian Sistem & Definisi Komunikasi Massa - Psikologi Komunikasi

PENGERTIAN SISTEM & DEFINISI KOMUNIKASI MASSA
PSIKOLOGI KOMUNIKASI

Komunikasi Massa - Adalah cara penyampaian pesan dimana media Massa sangat berperan penting dalam penyampaian pesan kepada khalayak umum. Namun tidak hanya sampai disini, banyak definisi menurut para ahli yang menemukakan pendapatnya mengenai Komunikasi Massa ini seperti apa saja definisi tersebut, mari kita simak ulasan berikut.
 

PENGERTIAN KOMUNIKASI MASSA

 
komunikasi massa, pengertian komunikasi massa, mass communication
 
Menurut Bittner - Komunikasi massa adalah pesan yang dikomunikasikan melalui media massa pada sejumlah besar orang. Sedangkan menurut Maletzke - Komunikasi massa adalah setiap bentuk komunikasi yang berusaha menyampaikan pernyataan secara berubah melalui media penyebaran teknis secara tidak langsung dan satu arah pada publik yang tersebar.

Definisi Komunikasi Massa menurut George Gerbner (Rakhmat, 2003: 188):
“komunikasi massa adalah produksi dan distribusi yang berlandaskan teknologi dan lembaga dari arus pesan yang kontinyu serta paling luas dimiliki oleh orang dalam masyarakat industri”

Menurut Denis McQuail:
  • The term ‘mass media’ : means of communication that operate on a large scale, reaching and involving virtually everyone in a society to a greater or lesser degree. 
  • Merujuk pada koran, majalah, film, radio, tv, rekaman musik, internet dll.

Jadi, komunikasi massa diartikan sebagai jenis komunikasi yang ditujukan pada sejumlah khalayak yang tersebar, heterogen, dan anonim melalui media cetak / elektronik. Pesan yang sama dapat diterima secara serentak dan sesaat

KAITAN KOMUNIKASI MASSA DENGAN PSIKOM
 
  1. Ingin melihat bagaimana karakteristik manusia mempengaruhi penggunaan media?
  2. Betulkah media massa ini amat kuat dalam mengubah sikap dan perilaku khalayak?

Komunikasi Massa – Komunikasi Interpersonal

 
Perbandingan komunikasi massa dengan komunikasi interpersonal :
  1. Komunikasi massa adalah komunikasi yang disampaikan melalui media massa seperti SK, majalah, radio, TV, film.
  2. Dalam komunikasi interpersonal, yang menentukan efektifitas komunikasi bukanlah struktur komunikasi, melainkan aspek hubungan manusiawinya (apa yang sudah dibicarakan sukar didengar kembali, kecuali jika direkam).
  3. Sistem komunikasi massa menekankan pada isinya (berita disusun berdasarkan sistem) dan ditulis dengan menggunakan tanda-tanda baca dan pembagian paragraf / alinea yang tertib.
  4. Pesan media massa biasanya dapat disimpan, diklasifikasikan dan didokumentasikan.

Menurut E.Neumman, secara teknis ada 4 tanda pokok komunikasi massa yang tidak dimiliki komunikasi interpersonal :
  1. Bersifat tidak langsung (harus melalui media teknis).
    Contoh :
    • Satu arah (tidak ada interaksi antara orang-orang yang berkomunikasi).
    • Bersifat terbuka (ditujukan pada publik / khalayak yang tidak terbatas dan anonim).
    • Mempunyai publik yang secara geografis tersebar luas.
Sistem komunikasi massa mempunyai karakteristik psikologi yang khas dibandingkan sistem komunikasi interpersonal. Hal ini tampak pada :
  1. Pengendalian arus informasi
  2. Feedback (UB)
  3. Stimuli alat indera
  4. Proporsi unsur isi pesan dengan hubungan

Pengendalian arus informasi

Yaitu mengatur jalannya pembicaraan yang disampaikan dan diterima. Dalam komunikasi massa pengendalian arus informasi tidak dapat dilakukan secara langsung (harus melalui media teknis), sedangkan dalan komunikasi interpersonal pengendalian arus informasi dapat dilakukan secara langsung.

Feedback (Umpan Balik/UB)

Dalam komunikasi, UB dapat diartikan sebagai respon dan peneguhan. Sebagai respon, UB adalah pesan yang dikirim kembali dari penerima (komunikan) ke sumber (komunikator), memberitahu sumber tentang reaksi penerima dan memberikan landasan pada sumber untuk menentukan perilaku selanjutnya.

Untuk memberikan UB ini dapat menggunakan satu saluran atau melalui berbagai saluran. UB sebagai peneguhan, bermula dari aliran Psikologi Behaviorism. Respon yang diperteguh akan mendorong orang untuk mengulangi respon tersebut. Kebalikannya, respon yang tidak diperteguh akan dihilangkan.

Perbedaan Komunikasi Massa - Komunikasi Tatap Muka (KM – TM) De Fleur dan Dennis :
  1. Konsekwensi menggunakan media.
  2. Konsekwensi memiliki khalayak luas dan beragam.
  3. Pengaruh sosial dan kultural
Konsekwensi menggunakan media
  • TM : respon langsung.
  • KM : - Tidak tahu langsung respon komunikan.
              - Hambatan mekanik
Jadi, komunikasi melalui media massa kemungkinan besar akan kurang akurat dibandingkan dengan komunikasi tatap muka.

Konsekwensi memiliki khalayak yang luas dan beragam
 
Jika menyajikan hal-hal yang berat (politik, hukum, ekonomi) kemungkinan tidak akan dinikmati oleh masyarakat yang minim pendidikan. Begitu pula jika menyajikan hal-hal yang ringan (kuiz, lagu-lagu dangdut) kemungkinan tidak akan dinikmati komunikan intelektual / pendidikan tinggi.

" Pengertian Sistem & Definisi Komunikasi Massa - Psikologi Komunikasi "