Pengertian Komunikasi Persuasi Kampanye Public Relations

PENGERTIAN KOMUNIKASI PERSUASI KAMPANYE
PUBLIC RELATIONS
Komunikasi Persuasi - Seorang Public Relations yang prfofesional memang selalu dituntut untuk dapat mengkomunikasikanpesan-pesan, program-progam ataupun mengkomunikasikan kebijakan-kebijakan perusahaan. Kali ini Dunia Public Relations akan membahas apa itu Kampanye? kamapney yang persuasi itu yang seperti apa? untuk selengkapnya mari kita simak.

PENGERTIAN KAMPANYE


Leslie B Snyder - Kampanye merupakan aktivitas komunikasi yang terorganisir, secara langsung ditujukan khalayak tertentu, pada periode waktu yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan tertentu

Rogers dan Storey - Kampanye sebagai serangkaian kegiatan komunikasi yang terorganisir dengan tujuan untuk menciptakan dampak tertentu terhadap sebagian besar khalayak sasaran secara berkelanjutan dalam periode waktu tertentu.

Merujuk dari pengertian yang ada maka kegiata kampanye mengandung lima hal yakni:
  1. Tindakan kampanye yang ditujukan untuk menciptakan efek atau dampak tertentu,
  2. Pada Jumlah khalayak yang besar
  3. Biasanya dipusatkan pada kurun waktu tertentu.
  4. Melalui serangkaian tindakan komunikasi yang terorganisasi
  5. Adanya sumber yang jelas, yang menjadi penggagas, perancang, penyampai sekaligus penanggungjawab suatu kampanye , sehingga setiap individu yang menerima pesan dapat mengidentifikasi bahkan mengevaluasi kredibilitas sumber pesan.
Pengertian kampanye sering disamakan dengan propaganda, padahal ada perbedaan diantaranya :

  • Leonard W. Doob : Propaganda sebagai kegiatan sistematis yang dilakukan oleh individu atau kelompok lainnya yang masingmasing berkepentingan untuk mengontrol sikap kelompok individu lainnya dengan cara menggunakan sugesti dan sebagai akibatnya akan mengontrol kegiatan tersebut.

  • MO Palapah : Propaganda adalah suatu spesialisasi publisitik dan komuniksi yang bertujuan untuk menanamkan pandangan, sentimen dan ataupun penilaian atas dasar sugesti.

kampanye, kampanye pr, strategi kampanye pr, kampanye adalah, pengertian kampanye

PERBEDAAN ANATARA KAMPANYE DAN PROPAGANDA



Suatu kampanye pada prinsipnya memiliki tujuan untuk mengupayakan perubahan yaitu :
  1. Tahapan pertama: kegiatan kampanye diarahkan untuk menciptakan perubahan pada tataran pengetahuan atau kognitif. Pada tahap ini pengaruh yang diharapkan adalah munculnya kesadaran, berubahnya keyakinan atau meningkatnya pengetahuan khalayak tentang isu tertentu.
  2. Tahapan kedua : perubahan dalam ranah sikap atau attitude, sasarannya adalah untuk memunculkan simpati, rasa suka, kepedulian atau keberpihakan pada isu yang menjadi tema kampanye.
  3. Tahapan ketiga ; mengubah prilaku khalayak secara konkrit dan terukur, tahap ini menghendaki adanya tindakan tertentu yang dilakukan oleh sasaran kampanye.

JENIS-JENIS KAMPANYE

  1. Product-oriented Campaigns
    Istilah lainnya adalah commercial campaigns, kampanye yang berorientasi pada produk umumnya terjadi dilingkungan bisnis. kampanye pemasaran peluncuran produk baru.
  2. Candidate-oriented campaigns
    Kampanye yang beroreintasi pada kandidat umumnya dimotivasi hasrat untuk meraih kekuasaan politik. (political campaigns) tujuannya mememenagkan dukungan khalayak terhadap kandidat yang diajukan partai politik untuk menduduki suatu jabatan politis. Iklan kampanye saat pemilu.
  3. Ideological or cause-Oriented Campaigns
    Jenis kampanye yang berorientasi yang bertujuan bersifat khusus dan berdemensi perubahan social ( social change campaigns).
 

STRATEGI KOMUNIKASI DALAM KAMPANYE


Kampanye PR dalam berkomunikasi bertujuan menciptakan pengetahuan, pengertian, pemahaman, kesadaran, minat dan dukungan dari berbagai pihak untuk memperoleh citra bagi lembaga atau organisasi yang diwakilinya. strategi hakekatnya adalah suatu perencanaan dan manajemen untuk mencapai tujuan tertentu dalam praktek operasionalnya.

Tujuan utama strategi komunikasi menurut R Wayne Pace, Brent D Peterson dan M. Dallas Burnet sebagai berikut:
  1. To secure understanding
  2. To Establish acceptance
  3. To Motive Action
  4. The goals wich the communicator sought to achieve.
Peristiwa dalam proses komunikasi kampanye ini melibatkan konseptor (conception skill), teknisi komunikasi, (technical skill) dan komunikator dengan segala kemampuan komunikasi untuk mempengaruhi komunikan (communication skill), untuk mempengaruhi komunikan dengan dukungan berbagai aspek teknis dan praktis operasional dalam membentuk perencanaan yang taktis dan strategik untuk mencapai tujuan tertentu.

LANDASAN KAMPANYE KOMUNIKASI PERSUASI


Menurut Michael Pfau & Roxanne Parrot, bahwa kegiatan kampanye itu selalu melekat dengan
kegiatan komunikasi persuasif. Persuasif disini bukan berarti untuk tujuan perorangan. Menurut Johnson komunikasi persuasif adalah merupakan proses transaksional diantara dua orang atau lebih dimana terjadi upaya merekonstruksi realitas melalui pertukaran makna simbolis yang pada akhirnya menciptakan perubahan kepercayaan, pandangan, sikap atau prilaku secara sukarela.

Menurut Otto Lerbinger ada beberapa model untuk mereka yasa persuasi, antara lain sebagai berikut :
  1. Stimulus respons
  2. Kognitif
  3. Motivasi
  4. Sosial
  5. Personalitas
Salah satu strategi persuasi adalah berupaya mencari tahu sesuatu yang telah diyakini dan dapat membujuk komunikan sekaligus mempengaruhi agar opini “digiring “ sesuai dengan keinginan dan tujuan dari komunikasi tersebut, antara lain melalui teknikteknik.
  1. Teknik “ Ya-Ya”
  2. Jangan tanya “apabila”, tapi tanya yang mana
  3. Menjawab pertanyaan dengan melempar pertanyaan
  4. Membangun kesepakatan (deal)
  5. Dengarkan dahulu pendapat floor kemudian diskusikan.
  6. IOU ( I owe you).
Menurut Perloff, menyarankan beberapa strategi persuasi yang dapat digunakan dalam praktek kampanye yakni :
  1. Pilihlah komunikator yang dipercaya
  2. Kemaslah pesan sesuai keyakinan khalayak
  3. Munculkan kekuatan dari khalayak.
  4. Ajaklah khalayak untuk berpikir
  5. Gunakan Strategi Pelibatan
  6. Gunakan Strategi pembangunan inkonsistensi
  7. Bangun resistensi khalayak terhadap pesan negatif
Prinsip-prinsip persuasi yang selalu dapat diterapkan dalam praktek kampanye menurut Hogan yaitu :
  1. Prinsip Timbal balik
  2. Prinsip kontras
  3. Prinsip karena teman
  4. Prinsip harapan
  5. Prinsip asosiasi
  6. Prinsip konsistensi
  7. Prinsip kelangkaan
  8. Prinsip kompromi
  9. Prinsip kekuasaan
Menurut Cutlip dan Center dalam peranan PR ketika berkomunikasi perlu memperhatikan prinsip “the 7C’s of communication” antara lain : 
  1. Credibility
  2. Contex
  3. Content
  4. Clarity
  5. Continuity and consistency
  6. Channels
  7. Capability of audience 

 " Pengertian Komunikasi Persuasi Kampanye Public Relations "