Pengertian Jurnalistik Online & Mengenal Jenis-jenisnya - Dunia Public Relations

Terbaru

Monday, December 19, 2016

Pengertian Jurnalistik Online & Mengenal Jenis-jenisnya

PENGERTIAN JURNALISTIK ONLINE
& MENGENAL JENIS-JENISNYA


Saat ini dengan berkembangnya teknologi memang memunkinkan siapa saja untuk menjadi Jurnalis Online, seperti pemanfaatan web / blog. Namun tidak hanya sampai disitu karena masih banyak lagi jenis-jenis jurnalistik online yang akan Dunia Public Relations bahas kali ini.

PENGERTIAN JURNALISTIK ONLINE


Jurnalistik Online (Online Journalism) adalah proses penyampaian informasi atau pesan yang menggunakan internet sebagai medianya sehingga mempermudah jurnalis dalam melakukan tugasnya. “Online journalism is defined as the reporting of facts when produced and distributed via the Internet" (Wikipedia).
Jurnalistik Online lahir pada tanggal 19 Januari 1998, ketika Mark Drugle membeberkan cerita perselingkuhan di Internet presiden Amerika Serikat Bill Clinton dengan Monica Lewinsky atau sering disebut monicagate. Kini, jurnalistik juga berlaku di internet atau media online sehingga melahirkan "ilmu baru" bernama jurnalistik online (online journalism).
Istilah lainnya :
  1.  Internet Journalism.
  2. Website Journalism (jurnalistrik webiste),
  3. Digital Journalism,
  4. Daring Journalism,
  5. Headline Journalism (jurnalistik judul).

Jurnalis Online
Jurnalis Online

KARAKTERISTIK JURNALISTIK ONLINE


Karakteristik jurnalistik online sekaligus menjadi keunggulannya, dikemukakan James C. Foust dalam buku Online Journalism. Principles and Practices of News for The Web (Holcomb Hathaway Publishers, 2005)
  1.  Audience Control.
    Kendali pembaca. Jurnalistik online memungkinkan pembaca (user/visitor) leluasa dalam memilih berita yang diinginkan. Mereka bisa pindah dengan cepat dari satu berita ke berita lain atau dari satu portal berita ke website lain.
  2. Nonlienarity.
    Jurnalistik online memungkinkan setiap berita yang disampaikan dapat berdiri sendiri sehingga pembaca tidak harus membaca secara berurutan. Pembaca bisa memulai dengan berita terbaru, bahkan bisa mulai dengan berita yang diposting satu-dua tahun lalu.
  3. Storage and retrieval.
    Online jurnalisme memungkinkan berita tersimpan, terarsipkan, atau terdokumentasikan dan diakses kembali dengan mudah oleh pembaca.
  4. Unlimited Space.
    Ruang tanpa batas. Jurnalistik online relatif tanpa ada batasan jumlah berita atau informasi yang akan dipublikasikan, juga relatif tanpa batasan jumlah huruf dan kata/kalimat. Berbeda dengan media cetak yang dibatasi kolom/halaman atau radio/televisi yang dibatasi durasi (waktu).
  5. Immediacy.
    Kesegeraan, kecepatan. Jurnalisme online memungkinkan informasi dapat disampaikan secara cepat dan langsung kepada pembaca. Internet adalah medium tercepat untuk menyebarkan informasi.
  6. Multimedia Capability.
    Kemampuan multimedia. Jurnalisme online memungkinkan berita disampaikan tidak hanya dalam format teks, tapi juga bisa dilengkapi audio dan video.
  7. Interactivity.
    Interaktivitas. Jurnalisme online memungkinkan adanya peningkatan partisipasi pembaca dalam setiap berita, dengan adanya kolom komentar dan/atau fasilitas media sosial yang memungkinan pembaca menyebarkan/membagi (share) berita di akun media sosial.
Berbagai keunggulan jurnalistik online menjadikan "jurnalisme baru generasi ketiga" ini sebagai jurnalistik masa depan.


KODE ETIK JURNALISTIK ONLINE

  1. Dilarang menyerang kepentingan individu, pencemaran nama baik, dan karakter atau reputasi seorang
  2. Dilarang menyebarkan kebencian, dan mempertentangkan ajaran agama
  3. Larangan menyebarkan hal-hal yang tidak bermoral
  4. Dilarang menerapkan kecurangan dan tidak jujur, termasuk menyampaikan promosi atau iklan palsu
  5. Larangan melanggar dan mengabaikan hak cipta (copyright) dan Hak atas Karya Intelektual (HAKI atau Intelectual Copy Right/IPR)

PRINSIP JURNALISME ONLINE


Paul Badshaw dari Online Jurnalis Blog menyatakan prinsip Jurnalisme sebagai berikut :
  1. Ringkas (Brevity)
  2. Mampu beradaptasi (Adaptability)
  3. Mampu dipindai (Scannability)
  4. Interaktif (Interactivity)
  5. Community and Conversation

Gaya Penulisan Jurnalistik Online

  1. Tidak ada “indent” (lekuk) di alinea
  2. Harus ada spasi antar-alinea
  3. Batasan maksimum baris dalam alinea (maksimum lima baris per alinea)
  4. Naskah yang maksimal setengah (50%) panjang naskah media cetak
  5. “penyesuaian” dengan mesin pencari –terutama Google- karena umumnya pembaca mencari data dan berita melalui mesin pencari

Bentuk-bentuk Online Journalism:
Blog, Aktivitas Cyber Public Relation, RSS feeds, Situs Pencari News & Blog, Konvergensi Media, WWW > WWR>WWT

Citizen Journalism
Jurnalistik Online Detik.com

CITIZEN JOURNALISM

Citizen journalism atau jurnalisme warga merupakan kegiatan dimana peran wartawan atau kegiatan jurnalistik bisa dilakukan oleh masyarakat yang secara formal bukan wartawan. Dalam menyiarkan informasinya, citizen journalism bisa dilakukan dengan mengirim tulisannya kepada media massa seperti koran atau media online, kemudian redaksi memutuskan apakah tulisan tersebut layak atau tidak untuk dipublikasikan melalui media massanya.
Cara lain yang bisa dilakukan menggunakan blog, di sini citizen journalism bisa juga disebut sebagai blogger. Tapi tidak semua blogger merupakan citizen journalist.
Menurut Andy F. Noyah, Citizen journalism berbeda dengan jurnalis professional. Segmen dan tuntutan tugas keduanya berbeda. Pada jurnalisme professional, kedalaman, kelengkapan dan akurasi adalah syarat mutlak dalam penyampaian berita.

Sebaliknya, pada citizen journalism kecepatan informasi yang menjadi penanda utama, selain nilai berita yang disampaikan tentunya. Hanya saja, karena kurangnya pengetahuan terhadap suatu isu, maka maka informasi yang disajikan menjadi kurang akurat

Citizen Journalism vs Media Konvensional

Citizen Journalism dan juga Media Konfensional memiliki perbandingan tersendiri seperti pada tabel beriku :
 
Bagan perbandingan Citizen journalism & Media Konfensional
Citizen Journalism vs Media Konfensional

 

Contoh jurnalistik online
Contoh : jurnalistik online
 

No comments:

Post a Comment