Mengenal Tahapan Proses Kerja Public Relations - Dasar-dasar Humas - Dunia Public Relations

Terbaru

Tuesday, December 13, 2016

Mengenal Tahapan Proses Kerja Public Relations - Dasar-dasar Humas

MENGENAL TAHAPAN PROSES KERJA PUBLIC RELATIONS
DASAR-DASAR HUMAS


Proses Kerja Humas - Dalam keseharianya Para praktisi humas memang selalu merencanakan kegiatanya dengan sistematis ini diakrenakan kegiatan Public Relations / Humas bukanlah kegiatan yang sifatnya dadakan dan harus tersusun secara sistematis. Nah didalam pembuatan / pelaksanaan program-program PR ini ada tahapan-tahapan yang umum dilakukan. Dan pada kesempatan yang baik ini Dunia Public Relations akan sharing mengenai Apa saja sih tahapan dalam proses kerja humas?

PROSES KERJA PUBLIC RELATIONS

proses kerja humas, pr, kerja pr
 
Tujuannya adalah bagaimana upaya menciptakan hubungan yang harmonis antara organisasi dan publiknya. Pada akhir tujuannya diharapkan dapat menciptakan citra positif, kemauan yang baik, saling menghargai, saling timbul pengertian, toleransi, anatara kedua belah pihak yang terkait dsb.

Komunikasi yang sifatnya terbuka dari organisasi, mutlak penting dan harus terjadi bila organisasi mau berkembang maju. Sumber informasi sangat penting sebagai langkah membuat keputusan. Seluruh program kerja PR harus melewati 5 elemen dasar, karena awal dan perencanaan itu benar baik, pasti akan memberi hasil yang baik juga

Untuk mencapai efek yang tinggi dalam kegiatan komunika PR, Cutlip & Center (1994) mengemukakan tentang tahap tahap proses operasional PR. Menurut mereka prose operasional PR haruslah melalui 4 tahap berikut :

Defining Public Relations Problem


Planning & Programming
Taking Action & Communicating
Evaluating the Program

Untuk memperlihatkan proses PR di atas, selanjutnya dapat digambarkan berikut ini : 

Empat Tahap Proses Operasional PR




Dalam aplikasinya, keempat tahap tersebut dilakukan secara terus menerus. Jika proses sampai pada tahap 4 yakni evaluasi, maka hasil evaluasi ini akan menjadi satu kembali untuk proses berikutnya, begitu proses berikutnya, begitu seterusnya mengikuti putaran dan melangkah pada tahap-tahap berikutnya. Untuk itu berikut adalah gambar proses operasional

PR seperti dikemukakan Cutlip, Center & Broom 

Four-Step PR Process





MENDEFINISIKAN PROGRAM


Dalam tahap ini, berarti praktisi PR harus dapat menetapkan permasalahan-permasalahan yang menyangkut kegiatan-kegiatan PR. Pada tahap ini Public Relation mengarah pada upaya pengumpulan data dan juga penetapan permasalahan yang dapat terobservasi oleh pejabat PR. Pada tahap ini, PRO harus dapat menganalisis dalam rangka menjawab “apa yang terjadi saat ini?” tahap ini merupakan tahap untuk memperoleh data-data sesuai fakta yang ada.

PLANING & PROGRAMING


Planning secara sederhana dapat diartikan sebagai perencanaan, yaitu perincian secara teratur dan berurutan tentang langkah-langkah yang akan dilaksanakan untuk mencapai tujuan tertentu. Programming : acara /sususnan acara, yaitu perincian waktu atau timing secara teratur dan menurut urutan tertentu tentang pelaksanaan langkah demi langkah sesuai dengan apa yang telah ditetapkan pada planning.

Dalam rangka penyusunan planning ini kita berpijak pada data dan fakta tadi, di mana data dan fakta tersebut harus apa adanya tanpa interpretasi PR
 

Planing

“perencanaan” adalah campuran dari kebijaksanaan dan tata cara (prosedur). Kebijaksanaan menjadi pedoman bagi pemikiran dan tindakan para petugas. Tata cara meliputi pemilihan tindakan yang akan dijalankan kelak dalam tahap pelaksanaan.

Pada prinsipnya, dalam planning harus jelas dirumuskan :
  1. Tujuan yang hendak dicapai
  2. Menetapkan bentuk komunikasi yang akan dilaksanakan.(apakah persona, kelompok, atau massa –boleh juga gabungan ketiganya)
  3. Menetapkan media yang akan digunakan 
  4. Menetapkan target sasaran dan juga komunikator yang dianggap kredibel dalam memberikan kontribusi terhadap target yang akan dicapai
  5. Menetapkan rancangan pesan yang sesuai dengan target sasaran
  6. Menentukan konteks komunikasi yang tepat (baik fisik, psikis, sosial /budaya dan lainnya)
  7. Menetapkan efek komunikasi yang ingin dicapai. Perubahan apa yang ingin dicapai (kognisi, afeksi atau konasinya)
  8. Menetapkan schedule dan anggaran yang diperlukan bagi terlaksananya kegiatan ini.

Programing


Dalam programming, pokok-pokok yang harus mendapat perhatian adalah :
  1. Kapankah waktunya yang tepat untuk pelaksanaan. Ini berarti mengenai hari, jam, tempat dan sebagainya.
  2. Penentuan secara tegas berkaitan dengan program jangka pendek, menengah dan panjang, sehingga tahapan-tahapan program terlihat perkembangannya secara jelas.

Dalam hal ini terdapat 3 program operasional PR :
  1. Program rutin
  2. Program insidental
  3. Program darurat

TAKING ACTION AND COMMUNICATING


Merupakan tahap pelaksanaan dari kegiatan PR sesuai dengan fakta dan data yang telah dirumuskan dalam bentuk perencanaan. Dalam hal ini PRO melakukan kegiatan komunikasi dengan mengacu pada bentuk komunikasi yang telah direncanakan. Jika dalam perencanaan bentuk komunikasi yang ditetapkan adalah komunikasi antarpersona, maka kegiatan komunikasi yang diaplikasikannya berbentuk komunikasi persona. 
 
Seperti : anjansono, personal contact, door to door (face to face), dsb.Komunikasi kelompok, misalnya : dengan cara up grading, diskusi, rapat-rapat, ceramah, briefing, pertemuan-pertemuan, dsb; komunikasi massa : misalnya dengan pameran, penerangan, propaganda, advertising, public speaking, publicity (press release)dsb 
 
Pada prinsipnya, tahap ketiga ini adalah untuk menjabarkan dan menjawab pertanyaan “what do I do?” dan “How and when do we do and say it?” Dalam tahap ini, Cutlip, Center & Broom (1994) mengemukakan

3 hal yang harus diperhatikan :
  1. The Action Component of strategy
  2. The Communication Component of Strategy
  3. Implementing The Strategy

The Action Component of strategy


Dalam hal ini PR melakukan tindakan dengan mendengarkan keinginan publik dan mau bertanggung jawab terhadap publik yang diwakilinya sehubungan dengan segala kegiatan yang dilakukan.

The Communication Component of Strategy


Konsentrasi pada pengkomunikasian dengan mempertimbangkan seluruh komponen komunikasi yang dilaksanakan dimulai pada saat penggunaan media, menggunakan sumber komunikasi, membawa sasaran ke arah yang diinginkan, memodifikasi pesan yang disampaikan sesuai kerangka pesan yang baik, menggunakan konteks komunikasi yang baik, dan dapat menggiring opini, sikap dan perilaku publik sesuai yang diharapkan.

Implementing The Strategy


Dalam hal ini Cutlip, Center & Broom (2009) mengemukakan 7 hal yang termasuk pada pelaksanaan atau implementasi komunikasi PR, yaitu :
 
  • Credibility
  • Context
  • Content
  • Clarity
  • Continuity & Consistency
  • Channel
  • Capability of the Audience 

Evaluating The Program

Pada tahap ini dilakukan penilaian untuk mengetahui sampai dimana kelancaran kegiatan PR yang telah berlangsung. Tahap evaluasi dilakukan antara lain untuk :
  1. Mengevaluasi & mengukur kegiatan yang telah dilakukan
  2. Mengevaluasi manfaat kegiatan yang telah dilakukan
  3. Mengevaluasi kekurangan atau kelebihan dari program yang telah dilaksanakan
  4. Mengevaluasi kegiatan yang sifatnya menyimpang dari dari rencana, sehingga pada tahap berikutnya akan lebih sempurna.tugas. 

" Mengenal Tahapan Proses Kerja Public Relations - Dasar-dasar Humas "

No comments:

Post a Comment