Memahami Sistem Komunikasi dalam Kelompok - Psikologi Komunikasi - Dunia Public Relations

Terbaru

Thursday, December 15, 2016

Memahami Sistem Komunikasi dalam Kelompok - Psikologi Komunikasi

MEMAHAMI SISTEM KOMUNIKASI DALAM KELOMPOK
PSIKOLOGI KOMUNIKASI

Komunikasi Kelompok - Didalam lapisan masyarakat kadang kita menemui kelompok-kelompok dengan karakteristik tertentu seperti kelompok pelajar, kelompok pekerja, kelompok pedagang dan lain-lain. Dalam masing-masing kelompok ini mereka masuk dalam klasifikasi tertentu yang kali ini akan Dunia Public Relations bahas dalam Sistem Komunikasi Kelompok

SISTEM KOMUNIKASI KELOMPOK 

 
Psikologi komunikasi, sistem komunikasi kelompok,

1. Klasifikasi Kelompok


Tidak setiap himpunan orang disebut kelompok. Dikatakan kelompok jika terdapat kesadaran dan ikatan antara yang mempersatukan anggotanya. Menurut Baron & Byrne (1979:558), kelompok memiliki dua tanda psikologis yaitu: pertama, anggota kelompok merasa terikat dengan kelompok (ada sence of belonging). Kedua, nasib anggota kelompok saling bergantung sehingga hasil setiap orang terkait dalam cara tertentu dengan hasil yang lain.

Seseorang memilih suatu kelompok untuk memenuhi kebutuhannya di dalam konteks sosial.
Kelompok menurut Charles Pavitt & Ellen Curtis, yaitu:
  • Produktifitas
  • Morale
Menurut Gerald Wilson dan Michael Hanna ada 3 hal yang membuat seseorang masuk dalam suatu kelompok, yakni :
  1. Daya tarik anggota kelompok
  2. Daya tarik kegiatan & tujuan kelompok
  3. Daya tarik menjadi anggota kelompok

Menurut JF Cragan dan David Wright, mengklasifikasikan kelompok menjadi 4 bagian yaitu:
  • Primary Group dan Secondary Group (kelompok primer dan kelompok sekunder)
  • Ingroup dan Outgroup
  • Kelompok Keanggotaan dan Kelompok Rujukan (Membership group dan Reference group)
  • Kelompok Deskriptif dan Kelompok Peskriptif.

A. Primary Group dan Secondary Group (kelompok primer dan kelompok sekunder)
Menurut Charles Horton Cooley (1999) mendefinisikan kelompok primer dan sekunder adalah :
  • Kelompok primer : hubungan antar anggota keluarga, teman-teman sepermainan yang lebih akrab, lebih pribadi, lebih menyentuh hati.
  • Kelompok sekunder : hubungan antar anggota yang tidak terlalu dekat, tidak akrab, impersonal, tidak menyentuh hati.

B. In Group dan Out Group
  • In group (kelompok “kita”) merupakan kelompok dalam, dapat berupa kelompok primer maupun sekunder. Contoh : Keluarga In group primer Fakultas tempat kita belajar In group sekunder
  • Out group (kelompok “mereka”) merupakan kelompok luar. Seperti letak geografis, suku bangsa, ideologi, profesi. Contoh : orang yang berbeda suku dengan kita.

C. Kelompok Keanggotaan dan Kelompok Rujukan
Theodore Newcomb (1930) melahirkan istilah kelompok keanggotaan (membership group) dan kelompok rujukan (reference group).
  • Kelompok Keanggotaan : Kelompok dimana individu secara administratif dan fisik menjadi anggota kelompok itu.
  • Kelompok rujukan : Kelompok yang digunakan sebagai alat ukur (standard) untuk menilai diri sendiri atau untuk membentuk sikap.
Contoh :
  • Jika anda menggunakan kelompok itu sebagai teladan bagaimana seharusnya bersikap Þ rujukan positif ( + ).
  • Jika anda menggunakan kelompok itu sebagai teladan bagaimana seharusnya tidak bersikap Þ rujukan negatif ( - )
Contoh :
  • Saya kuliah di BSI ® BSI = kelompok keanggotaan saya
  • Saya tidak mau mengikuti / menyesuaikan diri dengan nilainilai (norma-norma) yang ada di BSI ® BSI = rujukan (-)

 D. Kelompok Deskriptif dan Kelompok Preskriptif


John F. Cragan dan David W. Wright membagi kelompok pada dua kategori:
  • Kelompok Deskriptif
    Klasifikasi kelompok dengan melihat proses pembentukannya secara alamiah. Kelompok deskriptif dibagi menkadi 3, yaitu : kelompok tugas (kelompok pemecah masalah), kelompok pertemuan (kelompok terapi di RS) dan kelompok penyadar (kelompok keamanan) 
  • Kelompok Preskriptif
    Klasifikasi kelompok menurut langkahlangkah rasional yang harus dilewati oleh anggota kelompok untuk mencapai tujuannya. Terdapat enam format kelompok preskriptif, yaitu: diskusi meja bundar, simposium, diskusi panel, forum, kolokium, dan prosedur parlementer.

2. Pengaruh Kelompok pada Perilaku Komunikasi


  • Konformitas
  • Fasilitasi sosial
  • Polarisasi

3. Tahap Perkembangan Kelompok


  • Orientasi
  • Konflik
  • Kemunculan (Emergence) 
  • Penguatan (Reinforcement)

4. Budaya Kelompok

Budaya kelompok muncul ketika suatu jaringan terbentuk dimana simbol dan aturan yang ada dibakukan melalui komunikasi.
Fungsi budaya kelompok :
  • Membentuk identitas kelompok yang membedakan satu kelompok dengan kelompok yang lain.
  • Memberikan rasa kebersamaan.
 " Memahami Sistem Komunikasi dalam Kelompok - Psikologi Komunikasi "

No comments:

Post a Comment