Apa Itu Komunikasi Intrapersonal?? - Pengertian Intrapersonal Communication

APA ITU KOMUNIKASI INTRAPERSONAL??
PENGERTIAN INTRAPERSONAL COMMUNICATION
Intrapersonal Communication - Dalam dunia komunikasi, mungkin teman-teman pernah mengenal yang namanya Komunikasi Intrapersonal atau Intrapersonal Communication, apa sih sbenernya maksud dari jenis komunikasi yang satu ini? Yap Intrapersonal komunikasi adalah Komunikasi yang terjadi di dalam diri kita sendiri, mungkin teman-teman pernah berfikir, merenung, atau mungkin bertanya pada diri sendiri?? Yap itulah yang disebut dengan Intrapersonal komunikasi.

Pada kesempatan yang baik ini Dunia Public Relations akan mencoba menelaah lebih dalam mengenai Komunikasi Intrapersonal untuk selengkapnya, Yuk! kita simak ulasan diwah ini.

PENGERTIAN KOMUNIKASI INTRAPERSONAL

Apa Itu Komunikasi Intrapersonal?? - Pengertian Intrapersonal Communication

Dalam Ilmu Komunikasi dikenal ungkapan : “Words don’tmean; people mean“. Setiap informasi akan diberi makna berbeda oleh orang yang berbeda. Setiap kali manusia menerima informasi, ia akan mengolahnya, lalu menyimpan (memori) dan bisa menghasilkannya kembali (recall).

PROSES KOMUNIKASI INTRAPERSONAL


Proses ini terjadi di dalam diri manusia sendiri,  Komunikasi Intrapersonal meliputi persepsi, memori dan berpikir. Dalam hal ini pancaindra sangat berperan penting.

A. Sensasi

Sensasi merupakan tahap paling awal dalam penerimaan informasi. Sensasi berasal dari kata “Sense” (alat pengindraan) yang meng-hubungkan organisme dengan lingkungannya. Jadi, sensasi adalah proses menangkap stimuli melalui alat indra. Proses sensasi terjadi saat alat indra mengubah informasi menjadi impuls-impuls syaraf yang dimengerti otak. Sensasi tiap orang bisa berbeda-beda terhadap stimuli yang sama.

Penyebabnya :
  • Faktor Personal (kapasitas alat indra, perbedaan pengalaman, dan lingkungan budaya).
  • Faktor situasional / faktor luar ® stimulinya harus cukup kuat untuk bisa ditangkap alat indra (mis : keras lembutnya suara, tajam-halusnya bebauan, terangburamnya cahaya).
Contoh :
  • Ari minum jamu pahit muntah, adiknya tidak, malah dengan mudah dapat menelannya.
  • Edu makan gado-gado kepedasan sampai keluar air mata, Emon tenang-tenang saja memakannya.
  • Masakan Padang sangat pedas bagi orang Jawa, tetapi biasa-biasa saja bagi orang Sumbar. Alat indra : Panca indra + Kinestesis + Vestibular. Perbedaan kapasitas alat indra menyebabkan perbedaan dalam memilih pekerjaan / jodoh, mendengarkan musik, atau memutar radio.
Persepsi adalah memberikan makna pada stimuli indrawi (sensory stimuli). Cara menginterpretasi atau mengerti pesan yang telah diproses sistem indrawi kita  proses memberi makna pada sensasi. Jadi sensasi adalah bagian dari persepsi. Pengalaman-pengalaman lansung dan mendasar akibat dari suatu stimulus fisik tertentu.

Dengan persepsi :
  • Manusia memperoleh pengetahuan baru
  • Mengubah sensasi menjadi informasi
Contoh perbedaan sensasi-persepsi :
  • S : Telinga Budi menangkap suara / bunyi
  • P : Suara ternyata memanggil namanya, lalu Budi menoleh.
  • S : Rosi mencium bau parfum
  • P : Rosi sadar bau parfum itu sama dengan bau parfum pacarnya.
  • S : Emon merasakan nikmatnya tiupan angin
  • P : Emon ingat suasana waktu di pantai
 Bagan Sekema Persepsi
skema persepsi


Contoh :
Anda melihat objek berwarna biru. Indra mata menangkap objek tersebut, lalu mengirim sinyal ke otak. Otak akan mengolahnya dengan mencari pengalaman sejenis sebelumnya. Karena anda sudah pernah mengenal warna biru, maka anda segera memahami bahwa objek yang anda lihat berwarna biru

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi

A. Faktor-faktor personal  = karakter orang yang bersangkutan:
  1. Kebutuhan atau motif
  2. Sikap nilai preferensi, dan keyakinan.
  3. Tujuan
  4. Kapasitas
  5. Kegunaan
  6. Gaya komunikasi
  7. Pengalaman dan kebiasaan
B. Faktor-faktor yang berasal dari stimuli.
  1. Karakter fisik stimuli
  2. Pengorganisasian pesan
  3. Novelty ( kebaruan, keluarbiasaan ) 
  4. Model
  5. Asal mula informasi

C. Perhatian (Attention)
Salah satu faktor yang mempengaruhi persepsi adalah perhatian (attention). Perhatian terjadi bila kita memusatkan diri hanya pada salah satu indra dan mengabaikan masukan melalui indra-indra lain.

Contoh:
Budi mendengar sayup-sayup suara orang menangis di tengah malam sepi ketika melewati rumah Pak Roni. Budi berhenti melangkah, mencoba mendengar dengan lebih jelas. Semakin ia memusatkan indra pendengarannya semakin jelas suara tangisan itu.

Faktor faktor yang mempengaruhi perhatian :
a. Faktor eksternal antara lain :
  • Intensitas stimuli
  • Gerakan
  • Novelty (kebaruan)
  • Pengulangan
b. Faktor Internal antara lain :
  • Faktor biologis
  • Faktor sosiopsikologis

D. Pengaruh Media dan Lingkungan.
Media (channel) berpengaruh dalam penerimaan dan pengolahan informasi. Informasi yang diambil dari berita TV akan dipersepsi berbeda dengan informasi yang sama yang diambil dari berita politik. Berita yang sama yang diambil dari sesama sumber atau pelaku politik-pun bisa dipersepsikan berbeda. Faktor lingkungan juga sangat berpengaruh. Situasi komunikasi, setting / konteks yang mendasari suatu proses komunikasi berpengaruh pada persepsi kita akan sesuatu.

Memori


Memori adalah stimuli yang telah diberi makna, direkam, dan kemudian disimpan dalam otak manusia. Memori memegang peranan penting dalam proses persepsi. Otak akan merekam stimulus yang ditangkap panca indra, baik secara sadar maupun tidak sadar.

Menurut Schlessinger dan Groves (1976:352), Memori melewati 3 proses tahapan, yaitu :
  1. Perekaman (encoding)
  2. Penyimpanan (storage)
  3. Pemanggilan kembali / mengingat kembali (retrieval)
Jadi, mengingat adalah perbuatan menyimpan halhal yang sudah diketahui, untuk pada suatu saat lain dikeluarkan dan digunakan kembali.

Jenis-jenis memori:
  1. Pengingat (Recall)
  2. Pengenalan (Recognition)
  3. Belajar lagi (Relearning)
  4. Reintegrasi (Reintegration)
Namun terkadang manusia sering lupa apa yang terdapat dalam memorinya, penyebab manusia sering lupa :
  • Tidak digunakan, materi itu lenyap dengan sendirinya.
  • Materi tidak lenyap, tapi mengalami perubahan secara sistematis (penghalusan, penegasan).
  • Pelajaran baru mengurangi daya ingat pelajaran lama, atau materi baru tidak dapat kita pelajari karena terhambat materi yang lebih dulu dipelajari.

Berpikir

Berpikir adalah setiap perilaku yang menggunakan ide (Hilgard). Menurut Anita Taylor mendefinisikan berpikir sebagai proses penarikan kesimpulan (Thinking is an inferring process). Manusia disebut berpikir ketika ia membayangkan sesuatu atau berusaha memecahkan persoalan.

Berpikir diperlukan dalam pembuatan keputusan dan memecahkan masalah.

Tahapan Proses berpikir, yaitu :
  1. Minat timbul sadar akan masalah
  2. Timbul beberapa alternatif pemecahan
  3. Konsekwensi alternatif dievaluasi
  4. Pengambilan keputusan
  5. Putusan itu dilaksanakan.

Selain itu menurut proses berpikir terbagi ke dalam 2 macam, yaitu:
  1. Berpikir autistic, yaitu melamun, berfantasi, menghayal, dan whisful thinking.
  2. Berpikir realistic, disebut juga nalar (reasoning), ialah berpikir dalam rangka menyesuikan diri dengan dunia nyata.

Proses pembuatan keputusan sangat tergantung pada faktor-faktor personal atau individual, yakni :
  • Kognisi
  • Motif
  • Sikap
" Apa Itu Komunikasi Intrapersonal?? - Pengertian Intrapersonal Communication "