Perencanaan Kampanye PR - Memilih Hidup Yang Jauh & Bebas Dari Narkonba

PERENCANAAN KAMPANYE PR
MEMILIH HIDUO YANG JAUH & BEBAS DARI NARKOBA


A.    Latar belakang Kampanye

Badan Narkotika Nasonal (BNN), sebuah lembaga yang didirikan oleh pemerintah, salah satu tugas dan fungsinya adalah menanggulangi penyalahgunaan narkoba. Permasalahan narkoba cenderung terus meningkat kasusnya, mulai anak-anak usia sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Ini adalah masalah yang serius karena anak-anak, remaja dan pemuda adalah masa depan bangsa. Mengingat begitu pentingnya masalah ini, Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) mengesahkan Undang-Undang Nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1977 tentang Narkotika. Berdasarkan kedua Undang-undang tersebut, Pemerintah yang pada saat itu dipimpin oleh Presiden Abdurahaman Wahid, membentuk Badan Koordinasi Narkotika Nasional (BKNN), dengan Keputusan Presiden Nomor 116 Tahun 1999.
Kemudian pada tahun 2002, BKNN sebagai badan koordinasi dirasakan tidak lagi memadai untuk menghadapi ancaman bahaya narkotika yang semakin serius. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 17 Tahun 2002 tentang Badan Koodinasi Narkotika Nasioanl, BKKN diganti menjadi Badan Narkotika Nasional (BNN). BNN, sebagai sebuah lembaga forum dengan tugas mengkoordinasikan 25 instansi pemeritah terkait dan ditambah dengan kewenangan operasional, dan diketuai oleh Kapolri.
Mengingat begitu pentingnya tugas-tugas yang harus dilaksanakan oleh Badan Koordinasi Narkotika Nasional (BKNN), penulis ingin mengetahui strategi kampanye sosial penanggulangan narkoba secara nasional, target utama kampanye tersebut ditujukan pada usia remaja, terutama yang masih duduk di bangku sekolah.


B.     Maksud dan Tujuan Kampanye

·         Maksud

    Kampanye sosial penaggulangan narkoba yang dilakukan oleh BKNN dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang penyalahgunaan narkoba di kepada semua kelompok masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah baik sekolah dasar, sekolah menengah pertama, maupun sekolah menengah atas. Selain itu kegiatan ini juga mengharapkan peran serta sekolah dalam pengawasan peredaran serta penyalahgunaan narkoba dilingkungan sekolah.

·         Tujuan

    Adapun tujuan kegiatan tersebut agar Sekolah berperan serta aktif melaksanakan program serta kegiatan yang telah dibagikan kepada pihak sekolah dalam pengawasan peredaran serta penyalahgunaan narkoba di lingkungan Sekolah untuk mewujudkan lingkungan Sekolah Bebas dari Narkoba, antara lain dengan membentuk Unit Kegiatan Sekolah ( UKS ) serta kegiatan-kegiatan Ekstrakulikuler lainnya.

C.    Analisis situasi Terkait Kampanye

Narkoba (Narkotika, Psikotropika dan Bahan Berbahaya) sudah sangat memprihatinkan perkembangannya di Indonesia, di kalangan generasi muda terutama remaja. Usia remaja yang duduk dibangku Sekolah Menengah Umum yang tinggal di Jakarta, merupakan usia yang rawan dan dapat dengan mudah terpengaruh oleh tekanan kelompok pergaulan, dengan mentalitas yang belum stabil. Oleh karena itu, perlu dilakukan usaha atau kegiatan untuk memberikan informasi melalui suatu kampanye sosial yang terpadu, untuk memberikan pengetahuan serta kesadaran kepada para remaja akan bahaya narkoba. Dan diharapkan para remaja mampu mengatakan tidak pada narkoba dan memilih hidup jauh dan bebas dari narkoba.


D.   
Kesimpulan

Berdasarkan kampanye sosial diatas, tentang penanggulangan Narkoba yang dilaksanakan oleh Badan Koordinasi Narkotika Nasional (BKNN). Kita dapat menarik makna bahwa Sebaiknya sejak usia dini anak sudah harus ditanamkan Ilmu Agama maupun ilmu pengetahuan yang baik agar semua anak dapat menolak dan mengatakan tidak pada Narkoba. Dengan diajarkan apabila narkoba itu dilarang dan dapat merusak tubuh maupun jiwa maka diharapkan setiap anak di indonesia dapat tumbuh dewasa bersih dari Narkoba.
Apabila dilingkungan sekitar kita ditemukan seseorang yang menyebar, maupun menyalahgunakan Narkoba sebaiknya langsung dilaporkan kepada pihak yang berwajib dan dirujuk ke tempat rehabilitasi agar dapat segera di tangani pihak medis. ( Tegar Trisna Bimbiana | 2016 )


" Strategi Kampanye PR - Memilih Hidup Yang Jauh & Bebas Dari Narkoba "