Studi Kasus Information & Communication Technology - Komunikasi Antar pribadi - Dunia Public Relations

Terbaru

Saturday, October 8, 2016

Studi Kasus Information & Communication Technology - Komunikasi Antar pribadi


STUDI KASUS INFORMATION & COMMUNICATION TECHNOLOGY


Berikut ini adalah contoh studi kasus berkaitan Information & Communication Tchnology yang bisa teman - teman jadikan sebagai refrensi mengerjakan Study Kasus, namun saya tekankan disini untuk tidak mencopas srtikel ini karena bagaimanapun study kasus ini adalah sepenuhnya milik penulis, jadi harap gunakan dengan bijaksana bilapun itu mengutip ataupun mencopas silahkan cantumkan sumber dan jangan lupa share ke temen - temen kamu biar kami selau update dan dapat membantu lebih banyak.

PENGERTIAN ICT (INFORMATION & COMMUNICATION TECHNOLOGY)


Information and Communication Technology (ICT) atau teknologi informasi komunikasi adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. ICT mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya.

PERAN INFORMATION & COMMUNICATION TECHNOLOGY ( ICT )


Peningkatan kualitas hidup semakin menuntut manusia untuk melakukan berbagai aktifitas yang dibutukan dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimilikinya. Secara tanpa kita sadari, sebagian aktifitas yang dilakukan oleh manusia telah didukung oleh Teknologi Informasi dan Komunikasi. Teknologi Informasi dan Komunikasi baik secara langsung maupun tidak langsung telah mengubah cara kita hidup, cara kita belajar, cara kita bekerja dan cara kita bermain. Beberapa penerapan dari Teknologi Informasi dan Komunikasi antara lain dalam bidang bisnis, pendidikan, dan kesehatan dan pemerintahan. 

Teknologi komunikasi merupakan perluasan dari ilmu komunikasi dengan basis teknologi seperti wireless, internet, faximille, komputer dan sebagainya. Dengan adanya teknologi tersebut diharapkan tidak ada lagi batasan waktu/jarak dalam berkomunikasi. Teknologi informasi dan teknologi komunikasi tidak dapat dipisahkan. Keduanya saling mendukung. Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi dan teknologi komunikasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi dan rohani.

Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita, bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat bertukar pikiran.

DAMPAK ICT ( INFORMATION & COMMUNICATION TECHNOLOGY )

  • Dampak Positif ICT

  1. Masalah geografis, waktu dan sosial ekonomis Indonesia.
  2. Negara Republik Indonesia merupakan Negara kepulauan, daerah tropis dan pegunungan hal ini akan mempengaruhi terhadap pengembangan infrastruktur pendidikan sehingga dapat menyebabkan distribusi informasi merata.
  3. Mengurangi ketertinggalan dalam pemanfaatan TIK dalam pendidikan dibandingkan dengan negara berkembang dan negara maju lainnya.
  4. Akselerasi pemerataan kesempatan belajar dan peningkatan mutu pendidikan yang sulit diatasi dengan cara-cara konvensional.
  5. Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi.
  6. Anak-anak dapat menggunakan perangkat lunak pendidikan seperti program-program pengetahuan dasar membaca, berhitung, sejarah, geografi, dan sebagainya. Tambahan pula, kini perangkat pendidikan ini kini juga diramu dengan unsur hiburan (entertainment) yang sesuai dengan materi, sehingga anak semakin suka.
  7. Membuat anak semakin tertarik untuk belajar.
  8. Dapat menjadi solusi bagi para orangtua yang memiliki anak yang merasa mudah bosan untuk belajar.
  9. Dapat menambah wawasan.
  10. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web – jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
  11. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.

  • Dampak Negatif ICT

  1. Cyber crime yaitu kejahatan yang dilakukan seseorang dengan sarana internet.
  2. Hacking.
  3. Cracking.
  4. Pornografi sangat merajalela dan bisa diakses oleh siapapun dan dimanapun.
  5. Perjudian.
  6. Penipuan.

STUDI KASUS INFORMATION & COMMUNICATION TECHNOLOGY DI BIDANG EKONOMI


Dalam perekonomian suatu negara, teknologi informasi mulai dianggap memiliki peran penting dalam perekonomian suatu negara karena perkembangan teknologi informasi, perekonomian negara mulai menunjukkan perubahan yang signifikan. Banyak hal yang dirasakan berbeda dan berubah dibandingkan dengan pertumbuhan sebelumnya.

Bila jarak dan waktu tidak menjadi masalah, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, berbagai aplikasi yang dibuat untuk memfasilitasi ini. Perekonomian suatu negara dapat dilihat dari perkembangan teknologi informasi dan komunikai di negara ini. Semakin tinggi perkembangan teknologi informasi, semakin tinggi pertumbuhan ekonomi negara. Namun, perkembangan teknologi informasi juga memiliki sisi negatif, dimana banyak penyalahgunaan teknologi dalam melakukan kejahatan.

Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan ilmu kemajuanm. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru untuk aktivitas manusia.

Khusus dalam bidang teknologi orang telah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir. Namun, meskipun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga memungkinkan penggunaan istilah negatif dari kemajuan teknologi dalam kehidupan manusia.

  • Dampak Positif ICT di Bidang Ekonomi

  1. Internet Banking. Teknologi ini berkembang pesat, baik teknologi informasi, komunikasi, dan transportasi. Sehingga orang dapat berhubungan melewati batas-batas negara.
  2. Meningkatkan produktivitas dunia industri. Kemajuan teknologi akan meningkatkan produktivitas industri baik dari industri teknologi dan aspek produksi. Investasi dan reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang akan meningkatkan produktivitas ekonomi dunia.Di masa depan, dampak dari perkembangan teknologi dalam industri akan semakin penting.

    Tanda-tanda telah menunjukkan bahwa bisnis akan segera teknologi yang memungkinkan konsumen individu untuk melakukan kontak langsung dengan pabrik sehingga layanan dapat diimplementasikan dalam selera langsung dan individu dapat dipenuhi, dan yang lebih penting, konsumen tidak perlu pergi muncul ke toko.
  3. Persaingan di dunia kerja yang membutuhkan pekerja untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka. Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi, akan berdampak pada lapangan kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat. Akibatnya, pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja mampu mentransformasikan pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan tuntutan tenaga kerja berubah.
  4. Ekonomi Kemajauan di bidang kedokteran mampu membuat produk medis menjadi komoditas.
  5. Penggunaan yang lebih luas dari ICT akan semakin menciptakan lapangan kerja.
  6. Dengan fasilitas di iklan internet di situs tertentu akan mempermudah kegiatan promosi dan pemasaran suatu produk.
  7. Perusahaan dapat menjangkau pasar yang lebih luas, karena pembeli mengakses Internet tidak dibatasi ruang dan waktu.
  8. Perusahaan tidak perlu membuka cabang distribusi.
  9. Menghabiskan lebih sedikit, karena karyawan tidak banyak.
  10. Harga barang lebih murah, karena biaya operasional yang rendah.
  11. Bisnis berbasis ICT atau yang biasa dikenal sebagai e-commerce dapat mempermudah transaksi bisnis suatu perusahaan atau individu.
  12. Pemanfaatan TIK untuk membuat layanan baru dalam ekonomi dan bisnis, antara lain, internet banking, SMS banking, dan e-commerce.
  13. Konsumen tidak perlu menyimpan untuk mendapatkan barang.
  14. Pembeli dapat menghemat waktu dan biaya perjalanan.
  15. Konsumen dapat membandingkan harga pengiklan lain di internet.
  16. Konsumen dapat membeli barang-barang di dalam negeri tidak ada.
  17. Harga barang lebih murah.
  18. Dengan perkembangan ICT yang mengakibatkan banyak pedagang online yang muncul, konsumen tidak perlu pergi ke toko untuk mendapatkan barang.
  19. Pembeli dapat menghemat waktu dan biaya perjalanan.
  20. Konsumen dapat membandingkan harga pengiklan lain di internet.
  21. Konsumen dapat membeli barang-barang yang tidak ada di negara ini.
  22. Di bidang bisnis baik perdagangan barang dan jasa komputer akan sangat penting untuk transaksi rutin kegiatan yang baik, periodik, maupun insidental dan menyediakan informasi secara cepat dan Manajemen Informasi tepat.
  23. Sistem (SIM) atau Sistem Informasi Manajemen (SIM), adalah sistem informasi yang sudah banyak diterapkan pada perusahaan yang bergerak dibidang perdagangan barang dan jasa baik pada perusahaan besar, menengah dan perusahaan kecil.
  24. Dalam perusahaan dagang seperti department store, telah menggunakan cash register (mesin kasir) yang dilengkapi dengan kontrol komputer sehingga mesin dapat dikendalikan oleh manajer ruangan hanya bekerja dengan cepat dan akurat, untuk kode barang barcode scanning, menghitung laba rugi , persediaan dan sebagainya.

  • Dampak Negatif ICT Perekonomian

  1. Dengan mudah melakukan transaksi di Internet akan memfasilitasi juga menyebabkan transaksi yang dilarang sebagai selundupan transaksi atau transaksi narkoba.
  2. Hal yang sering terjadi adalah pembobolan sebuah lembaga atau rekening perorangan yang mengakibatkan kerugian finansial yang besar.
  3. Dengan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan banyak kasus penipuan dalam perdagangan online.
  4. Perlawanan Membeli online. Untuk orang awam yang belum pernah bertransaksi secara online, akan merasa canggung ketika mereka harus bertransaksi tanpa tatap muka atau melihat penjual. Belum lagi rasa takut jika pembayaran tidak dikirim atau tidak diterima. Atau barang tidak dikirim, atau bahkan barang dikirim tetapi tidak diterima.
  5. Kekekrasan dan Gore. Kekejaman dan kesadisan juga ditampilkan dalam dunia bisnis internet. Karena segi bisnis dan isi di internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara untuk dapat menjual situs mereka, salah satunya dengan menunjukkan hal-hal yang tabu.
  6. Carding. Karena sifatnya yang langsung (real time), bagaimana menggunakan belanja kartu kredit Anda adalah yang paling banyak digunakan di dunia internet. Internetpun kebanyakan penjahat melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi keberadaan transaksi (menggunakan kartu kredit) secara online dan mencatat kode kartu yang digunakan. Selanjutnya mereka menggunakan daptkan data mereka untuk melakukan kejahatan.
  7. Cybercrime.
    Cybercrime adalah kejahatan seseorang melalui internet di dunia maya yaitu :
    - Melintasi perbatasan
    - Perbuatan dilakukan secara ilegal
    - Kerugian yang sangat besar
    - Membuktikan secara hukum sulit
    - Hacking
    - Cracking
    - Bisnis ilegal memasuki jaringan dengan maksud untuk mencuri, mengubah atau menghancurkan file yang disimpan pada jaringan. Dalam dunia bisnis online ini menyebabkan kerusakan besar.
    - Saling menghujat di media sosial sejak mengambil foto kesaksian atau foto dari produk yang dijual tanpa izin.

PEMCAAN MASALAH & SOLUSI MENGATASI PERMASALAHAN ICT


Agar penggunaan ICT lebih optimal dan di jalankan dengan baik dan benar, berikut ada beberapa metode pemecahan masalah agar dampak negatif dari ICT dapat tertanggulangi dengan.

  • Mempertimbangkan pemakaian ICT dalam perekonomian, khususnya untuk anak di bawah umur yang masih harus dalam pengawasan ketika sedang melakukan pembelajaran dengan ICT. Analisis untung ruginya pemakaian.
  • Tidak menjadikan ICT sebagai media atau sarana satu-satunya dalam pembelanjaan, misalnya kita tidak hanya berbelanja online saja, tetapi masih tetap membeli barang – barang secara langsung, tidak hanya berkunjung ke toko online, namun juga masih berkunjung ke pasar tradisional maupun modern.
  • Pihak-pihak pengajar baik orang tua maupun guru, memberikan pengajaran-pengajaran etika dalam ber-ICT agar ICT dapat dipergunakan secara optimal tanpa menghilangkan etika.
  • Perlu ada kesadaran peran dan kerjasama antara seluruh pengguna lanyanan ICT.
  • Menggunakan software yang dirancang khusus untuk melindungi ‘kesehatan’ kita. Misalnya saja program nany chip atau parents lock yang dapat memproteksi anak maupun kita sendiri dengan mengunci segala akses yang berbau seks dan kekerasan.
  • Letakkan komputer di ruang publik rumah, seperti perpustakaan, ruang keluarga, dan bukan di dalam kamar anak. Meletakkan komputer di dalam kamar, akan mempersulit orang lain dalam hal pengawasan. Kita bisa leluasa mengakses situs porno atau menggunakan games yang berbau kekerasaan dan sadistis serta berbelanja secara online dengan tidak bijak di dalam kamar terkunci. Bila komputer berada di ruang keluarga, keleluasaannya untuk melanggar aturan pun akan terbatas karena ada anggota keluarga yang lalu lalang.
  • Untuk mencegah kecanduan kita perlu membuat kesepakatan dengan diri sendiri soal mengatur pengeluaran dalam berbelanja secaara online. Sehingga, diharapkan kita sudah dapat lebih mampu mengatur pengeluaran dengan baik.
  • Pemerintah sebagai pengendali sistem-sistem informasi seharusnya lebih peka dan menyaring apa-apa saja yang dapat di akses oleh para konsumen dan seluruh rakyat Indonesia di dunia maya. Selebihnya, Kementrian juga bisa menyebarkan filter berupa program software untuk menekan dampak buruk teknologi informasi. Kedua, perlu adanya dukungan dari orangtua, tokoh budaya hingga kalangan agamawan, untuk mensosialisasikan tentang saran, manfaat dan sisi positif belanja online maupun bertransaksi secara online.

KESIMPULAN STUDY KASUS

Jadi, solusinya adalah kita jangan sampai mengatakan tidak pada teknologi (say no to technology) karena jika kita berbuat demikian, maka kita akan ketinggalan banyak informasi yang sekarang ini informasi-informasi tersebut paling banyak ada di internet. Kita harus mempertimbangkan kebutuhan kita terhadap teknologi, mempertimbangkan baik-buruknya teknologi tersebut dan tetap menggunakan etika, juga tidak lupa jangan terlalu berlebihan agar kita tidak kecanduan dengan teknologi yang memudahkan kita bertransaksi secara online.

Selain itu dengan teknologi yang sederhana asal dimanfaatkan dengan maksimal, maka teknologi itu akan menghasilkan kualitas yang optimal. Seperti juga toko online dan jejaring sosial yang memudahkan kita dalam bertransaksi lainnya apabila dimanfaatkan dengan baik, maka akan bisa memberikan manfaat bagi kita. Yang terpenting adalah dari diri kita sendiri untuk menggunakan teknologi moderen ini secara sehat. Internet banking pada dasarnya adalah sarana, sebuah hasil karya teknologi informasi komunikasi yang bertujuan memudahkan hidup kita.

" Studi Kasus Information Communication Technology "

No comments:

Post a Comment