Contoh Analisis Isu Full Day School KEMENDIKBUD - Manajement Krisis PR - Dunia Public Relations

Terbaru

Friday, October 7, 2016

Contoh Analisis Isu Full Day School KEMENDIKBUD - Manajement Krisis PR

CONTOH ANALISIS ISU FULL DAY SCHOOL KEMENDIKBUD


Berikut ini adalah conto analisis isu seputar full day school yang digagas oleh Kementrian Pendidikan dan kebudayaann yang sedang hangat diperbincangan. Conto analisis isu ini adalah kiriman Tiwi Destiani yang bisa anda jadikan sebagai refrensi atau acuan dalam mengerjakan tugas mata kuliah Majanement Krisis Public relations

ANALISIS ISU SISTEM PENDIDIKAN FULL DAY SCHOOL DI INDONESIA



A. LATAR BELAKANG


Sekolah adalah tempat dimana setiap anak dapat menimba ilmu dan menambah pengetahuan serta sarana untuk membangun karakter anak sejak dini . tetapi apa jadinya bila mendikbud mengagas program sehari penuh disekolah ? dalam memulai awal masa jabatannya mentri pendidikan dan kebudayaan ( mendikbud) Prof . Dr . Muhadjir effendy akan menggagas sistem / program “ full day school ” program ini di buat bertujuan untuk mendidik karakter anak agar tidak liar diluar sekolah dan di jam dimana orangtua tidak mengawasi atau belum pulang kerja . di program ini juga anak murid akan di awasi oleh guru atau pihak sekolah untuk melakukan tugas atau hal-hal positif seperti kegiatan ekstrakurikuler dan mengaji . sementara program ini terus di sosialisasikan dari mulai pusat kota sampai kota terpencil , sekolah swasta ataupun negri di Indonesia . program full day school menerapkan setengah hari belajar disekolah dan sisanya akan diisi oleh kegiatan ekstrakurikuler dan untuk SD 80% untuk mendidik karakter dan 20% untuk pengetahuan umum , sementara SMP 60% untuk mendidik karakter dan 40% untuk pengetahuan umum dan gagasan program inipun di respon dengan baik oleh bapak Presiden Jokowi, namun belum ada kepastian dalam program tersebut di karenakan banyaknya pro kontra dari masyarakat perihal program full day school.
Banyak yang perlu kita ketahui dalam isu berita diatas diantaranya tujuan konsep dari program full day school yang akan di gagas diIndonesia :

  1. Maksud dari full day school adalah memberi jam tambahan , namun pada jam tambahan siswa tidak lagi dihadapkan dengan mata pelajaran yang membosankan melainkan diisi dengan ekstrakurikuler dalam kegiatan ekskul ini diharapkan akan membangun / melatih 18 karakter anak beberapa diantaranya jujur , toleransi , disiplin , tanggung jawab , rasa cinta terhadap tanah air . serta membentuk kepribadian dan mengembangkan potensi untuk menghindari arus pergaulan negatif , seperti narkoba , tawuran , pergaulan bebas dan sebagainya .
  2. Faktor lainya adalah hubungan antara anak dan orangtua pada jam pulang sekolah sekitar jam 1 murid sekolah sudah bisa pulang kerumahnya dan tidak dapat dipungkiri di perkotaan biasanya oranngtua murid pulang kerja sekitar jam 5 sore dengan kata lain anak tidak ada pengawasan dari orangtua setelah jam pulang sekolah dengan program full day school anak dapat diawasi oleh guru .
  3. Program ini dianggap membantu guru mendapatkan durasi mengajar selama 24jam/minggu ini salah satu syarat untuk lolos proses sertifikasi guru . kalo nantinya program ini di terapkan dalam sepekan sekolah akan libur dua hari , yakni hari sabtu dan minggu dan hari hari tersebut dapat digunakan untuk berkumpul dengan keluarga.

B. ANALISA ISU

Disisi lain adapun rencana ini juga menuai pro dan kontra sebagian orang berpendapat bahwa tingkat konsentrasi siswa berbeda-beda siswa sd dan smp tergolong anak anak yang mudah bosan . dari segi fisik ini juga tidak baik untuk kesehatan para siswa masih butuh istirahat yang cukup dirumah untuk dapat konsentrasi maksimal . dan dilihat dari segi soial dan geografis sistem full day school belum cocok untuk dijalankan kebanyakan orantua siswa bermata pencaharian sebagai petani , nelayan yang masih membutuhkan bantuan anaknya .
Selain itu sistem ini juga dapat meresahkan kesejahteraan guru swata diIndonesia yang gajinya masih jauh dibawah upah minimum banyak guru yang bekerja Sembilan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan juga harus ada pengkajin khusus untuk guru swasta .
Dilihat dari sistem ini bisa kita bedakan dengan sistem pendidikan lain yang diterapkan oleh luar negri yang banyak menciptakan murid murid berprestasi salah satu contohnya :
Finlandia

Pelajar di Finlandia datang ke sekolah hanya 190 hari dalam satu tahun. Jumlah hari liburnya 30 hari lebih banyak daripada di Indonesia.Sebaliknya,Indonesia memberikan waktu belajar di sekolah sebanyak 230 hari (termasuk negara yang menerapkan jumlah hari belajar efektif dalam setahun yang tertinggi di dunia).dan finlandia hanya menghabiskan waktu 4 jam sehari dikelas , Kita masih menganut pandangan bahwa semakin sering ke sekolah anak makin pintar, mereka malah berpandangan semakin banyak hari libur anak makin pintar.

B.I. ISU UNIVERSAL


Isu ini termasuk isu universal ,di karenakan isu ini mempengaruhi dan berdampak banyak kepada siswa – siswa Indonesia seperti mendapatkan tekanan dari sekolah dan bagi mereka sekolah bukan lagi tempat yang menyenangkan jika sistem full day school di terapkan dan sekolah sudah menjadi momok yang mengerikan untuk para siswa serta memungkinkan mempengaruhi keadaan fisik dan mental setiap siswa yang ada diIndonesia

C. KESIMPULAN DAN SARAN


C.I. KESIMPULAN


Dari pembahasan tentang sistem pendidikan full day school dapat diambil beberapa kesimpulan :
· full day school mengandung arti sistem pendidikan yang menerapkan atau kegiatan belajar mengajar sehari penuh dengan memadukan sistem pengajaran yang intensif yaitu dengan menambah jam pelajaran untuk pendalaman materi pelajaran serta pengembangan diri dan kreatifitas .
· tujuan mendikbud sendiri menggagas sistem full day school ialah untuk menjaga siswa dari pergaulan di luar sekolah sebelum orang tua mereka mengawasi dan membuat siswa mempunyai kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat.

C.II. SARAN


Sebaiknya mentri pendidikan dan kebudayaan (mendikbud) lebih mematangkan serta mengkaji lebih dalam konsep sistem full day school dan melibatkan semua pihak yang terkait dalam bidang pendidikan dikarenakan tidak semua orangtua diindonesia bekerja dan di kota terpencil masih banyak orangtua yang butuh bantuan anaknya untuk bekerja seperti petani , nelayan dll dan memperhatikan kondisi fisik serta mental siswa yang nantinya akan menjalani sistem full day school itu sendiri.


" Contoh Analisis Isu Full Day School KEMENDIKBUD "

No comments:

Post a Comment